SURABAYA (Swaranews) – Gelaran Sosialisasi ‎Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2019 di DBL Jalan Ahmad Yani Surabaya dihadiri langsung ole Presiden Jokowi. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini juga masih dalam rangka kunjungan kerja hari keduanya di Jawa Timur.

Turut hadiri digelaran tersebut diantaranya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan ratusan pendamping dana desa di wilayah Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menjabarkan beragam pencapaian dari dana desa di Jawa Timur. Dimana sepanjang 2015-2018, Jawa Timur mendapat alokasi dana desa mencapai Rp 19 triliun.

“Kami di Jawa Timur mengucapkan syukur kepada Allah yang telah memberikan Hidayat ke presiden dan para menteri yang telah membangun desa. Sejak 2015-2018, Jatim mendapat alokasi dana desa Rp 19 triliun yang telah dirasakan manfaatnya oleh 7724 desa di Jatim, 29 Kab dan satu Kota Batu,” ujar Soekarwo, Sabtu (2/2/2019).

‎Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengapreasi para pendamping desa yang bekerja keras dan cepat untuk memajukan desa.

“Saya senang sekali dapat laporan dari gubernur mengenai hasil dana desa di Jatim. Keberhasilan ini sangat didukung oleh para pendamping desa yang lain‎,” ungkap Joko Widodo.

Presiden Republik Indonesia yang akrab disapa Jokowi ini menyampaikan bahwa dibandingkan daerah provinsi lain, di Jatim ini, pendamping desanya sangat militan untuk desanya masing-masing.

“Saya dibisiki Pak Menteri, realisasi dana desa 99,6 persen. Ini sangat tinggi sekali, saya apresiasi,” sambungnya.

Jokowi berpesan agar dana desa selalu berputar di desa, tidak diharapkan kembali ke Jakarta.

Senentara itu, Zainuddin Chair salah satu pendamping lokal desa di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang mengatakan bahwa dirinya bersama teman sejawat siap terus mendukung program pemerintah tersebut.

“Alhamdulillah di acara sosialisasi priorotas dana desa 2019 kami juga bisa silaturrahmi dan sharing pengalaman dengan pendamping profesional antar daerah se jawa timur,” tutur pria yang ajrab disapa Zen ini. (mar)