SURABAYA (Swaranews) – Chairul Tanjung, pemilik CT Corp dan sejumlah media mengatakan soal perubahan bisnis di era digital di acara “Konvensi Nasional Media Massa: Winner Takes All Market” dalam rangka Hari Pers Nasional 2019 di Ball room Sheraton Hotel, Surabaya, 8/2/2019.

Dikatakannya, dunia memasuki era digitalisasi yang mempengaruhi dan mendisrupsi hampir semua model bisnis, termasuk media.
Acara ini dihadiri Menteri Infokom Rudiantara, Gubernur Jatim Soekarwo, para pelaku media massa di Indonesia.

CT mengatakan, saat ini perilaku masyarakat menikmati media mengalami perubahan yang signifikan. Di 2019 ini, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu 8 jam dan 36 menit untuk menggunakan internet. Angka ini meningkat dari 2015 yang angkanya 5 jam dan 6 menit.

Sementara untuk TV hanya 2 jam dan 53 menit.

Meningkatnya jumlah masyarakat milenial di Indonesia turut mengubah tren pergerakan media. “Jumlah generasi milenial makin banyak dan jadi penguasa pasar. Generasi ini tergantung pada internet dan mobile phone. Kemudian sangat konsumtif. Disrupsi digital terjadi lebih cepat dan dampaknya lebih besar,” tutur CT.

Model media di era digital sekarang banyak berubah. Bermunculan media berkonsep baru atau new media seperti Google, Facebook, Twitter, Netflix, Instagram.

“Pemasang iklan kini tidak perlu memasang iklan lewat agen iklan. Media seperti Google dkk bisa pasang langsung tanpa agen dan punya data lengkap,” katanya..
“Selain itu pemasang iklan tidak perlu pasang di media. Tp bisa lewat influencer. 84% perusahaan percaya beriklan lewat influencer itu efektif,” lanjutnya.

Lantas apa pesan CT untuk media di Indonesia dalam menghadapi perubahan yang terjadi?
Media seperti Google meraup keuntungan karena media kita sendiri. Mengapa berita- berita dari media kita lewat Google? Pembacanya bacanya lewat Google. Mereka diuntungkan oleh kita. Berani tidak seperti saya yang memutuskan perusahaan media saya seperti detik.com yang tidak masuk ke google.

Mengutip pernyataan Charles Darwin, CT mengatakan evolusi yang terjadi pada industri media saat ini harus direspons dengan mengubah model bisnisnya.
“Evolusi terjadi di media. Prinsipnya kita harus mengubah bisnis model kita. Karena tantangan dan lingkungannya berubah. Charles Darwin mengatakan bukan yang terkuat yang akan bertahan atau yang paling pintar, tapi yang paling cepat merespons perubahan,” tegas CT. sgt