SURABAYA (Swaranews) – Ratusan pengusaha yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Kalianak ( PPK) mengadakan Nota kesepakatan antara PPK, Pemkot Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, bertempat di pergudangan Kalianak Barat 55 F Surabaya, 5/4/2019.

Acara yang di kemas dalam bentuk Forum Grup Diskusi ini membahas masalah mekanisme pergudangan, industri dan ekspor impor.
Hadir Wakapolres Tanjung Perak, Kompol
Faishal Amir. Pejabat sementara camat Kalianak Deddy Iriawan dan jajarannya termasuk lurah dan warga.

Dalam pernyataannya Ketua PPK, Choirul Huda, menghimbau masalah keamanan, kebersihan, dan drainase akan ditingkatkan. Program infrastruktur menyangkut perbaikan jalan dan saluran irigasi untuk mengantisipasi banjir.
Selain itu, “Masalah keamanan sirkulasi barang akibat banyaknya bongkar muat serta kontainer yang jumlahnya makin banyak,” ujar Huda.
“Untuk menjalin keamanan dan kebersihan pihak PPK mengandeng warga setempat mulai dari camat, lurah, dan instansi lain yang terkait, tambahnya.

Plt Camat Kalianak Deddy Irianto yang juga kabag pemerintahan pemkot surabaya dalam sambutannya menganjurkan kebersihan di lokasi pergudangan untuk kesehatan terutama nyamuk demam berdarah.
Harapan kalianak bebas dari penyakit DBD dan menjaga stabilitas menjelang Pemilu.

Dalam kesempatan yang sama Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faishol Amir, ingin memastikan kerjasama PPK, Pemerintah Kota dan Kepolisian bisa menjamin keamanan bersama di pergudangan kalianak dan sekitarnya.
Sistem keamanan terpadu, antara security internal, warga dan kepolisian agar dapat saling berkoordinasi secara cepat dan responsif, ini harapan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Acara FGD ini di akhiri dengan dialog interaktif dan Nota kesepakatan antara PPK, Polres Tanjung perak, Pemkot/camat dan Danramil dan warga setempat ( M.Mufti Mubarok)