Oleh: Kris Mariyono
Director Jurnalism Asosiasi Pendidikan dan Sosial (APENSO) indonesia.

“Pusing…pus..ing …masak medsos isinya berita saling menghujat…sekali-sekali saling menghargai..kalau harganya mahal ..diobral begitu biar kalangan masyarakat ikut merasakan…hahaha” Ujar Petruk yang kucirnya semakin menipis gara-gara ikut memikirkan persoalan politik di Negeri Karang kedempel Merdeka (NKKM).

“Truk rambutmu menipis bukan karena ikut berpikir berat tapi memang rambutmu tergolong rambut kurang bergizi..huahaha …memangnya awakmu Truk ikut panitia inti perhelatan agung pemilihan Kerabat Kerja Petinggi Negeri sampai badanmu habis kurus kerontang ..” Ujar Kang Gareng yang tercatat ikut kampanye anti Partai Kaspou Karangkedempel (PKK).

“Ya kang Gareng ..apik aktif dalam gerakan Anti Partai Kaspau atau Partai Bujukan, hanya janji tanpa bukti …hahaha ” Ujar Petruk sembari tersenyum.
Kang Gareng mendengarkan ucapan Petruk merasa ada benang merah, bukan benang ruwet. “Ya …ya ke Bantul bawa oli…Betul sekali Truk….terawanganmu kok dasyat ..perlunya pemahaman bagi kalangan warga masyarakat tentang partai yang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat apa yang hanya Kaspou, janji saja tanpa bukti …manis depan pahit dibelakang…memang sekarang ini jarang ada yang kelihatan..tapi yang tidak kelihatan juga tidak sedikit …” Beber Kang Gareng sembari melihat gambar Partai yang ada di Negeri Karang Kedempel Merdeka.(NKKM).

“Yo Kang Gareng ..Beli Petai jangan keliru Peniti…milih partai harus hati-hati ..Partai politik bisa jadi racun..dapat pula menjadi roti…selama masih mampu memperhatikan aspirasi dan mendorong terwujudnya kesejateraan rakyat baik belum maupun sudah berkuasa ..dan tidak ingkar janji berati Partai itu ibarat Roti kang …apabila sebuah Partai hanya banyak janji tidak banyak bukti hanya mengejar kekuasan ..menyalurkan aspirasi rakyat hanya lipstik… busa dibuat asbak..bisa ditebak partai itu racun…karena merusak tatanan berbangsa dan negara..menyakiti rakyat.” Urai Petruk seperti Jurkam yang sedang berpidato dihadapan pendukungnya.

Kang Gareng merasa senang Petruk bersemangat dalam berpendapat. “Sip Truk …Orasimu semoga manjur memberi pencerahan partai-partai di Karangkedempel…yang menurut saya sudah mulai sadar untuk berbuat menjadi Roti Sementara.hhahaha” kilah Kang Gareng sembari memegang Roti sisir lima yang dibawa Petruk.

“Wuallah ..wualah Kang Godir yo godir ..nyindir ya nyindir ..jadi Roti kok sementara…yo Seterusnya biar banyak yang makan alias berminat ..gituloh. “Tutur Petruk sembari tersenyum.

“Ya Semoga tidak seperti negeri sebrang yang banyak mengusung perubahan dan pebaharuan Truk..tidak percaya ya silahkan..ini bukan loax…ee hoax” tandas kang Gareng penuh semangat.
“Godir..godir maning…kang nyindir jangan sering nanti bisa..kena Sari awan yang tidak segelap Sari Sore..hahahha kita berdoa semoga partai bisa seperti ibarat roti” ujar Petruk mantap. KM