SURABAYA (Swaranews) – Pelaksanaan Pemilu 2019 yang tinggal menghutung hari. Saat ini memasuki hari tenang pertama masih banyak ditemukan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpampang di beberapa wilayah Kota Surabaya.

Menurut Hidayat selaku Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) bahwa untuk pembersihan APK memang menjadi tanggung jawab Bawaslu di setiap wilayah kerjanya masing-masing.

“Kani akan bersihkan hari ini. Kalaupun naanti masih ada yang luput dari pantauan kami, maka kami akan perintahkan kepada Panwascam untuk membersihkan APK tersebut,” ujar Hidayat kepada Swaranews, Minggu (14//2019).

Dirinya menyampaikan bahwa menang tidak ada sanksi kepada yang bersangkutan terkait APK yang belum dicopot selama masa hari tenang menjelang hari H pencoblosan. Namun demikian Hidayat menerangkan bahwa pihaknya telah menyampaikan sosialisasi terkait hal tersebut.

“Kamis 12 April 2019 kemarin kami sudah mengundang seluruh kontestan pemilu. Kami sampaikan agar mereka mencopot sendiri segala akat peraga kampanyenya. Kalau tidak kami dari Bawaslu yang akan melakukan pembersihan,” terang Hidayat sambungan telepon genggamnya.

Hidayat mebambahkan bahwa masyarakat juga boleh membersihkan APK yang mungkin luput dari pantauan. Sebab memang sudah memasuki hari tenang.

“Kalau masa kampanye kemarin ada masyarakat menurunkan APK itu tidak boleh, karena dianggap perusakan APK. Tetapi karena saat ini sudah memasuki hari tenang maka masyarakat boleh membantu membersihkan APK yang masih terpasang.” pungkasnya. (mar)