SURABAYA (Swaranews) – Ratusan penonton yang membanjiri Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, berhasil dibius oleh penampilan dramatis Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Sua Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Uinsa, pada Jumat (12/4/2019) malam.

Membawakan konsep elegan, Naskah ‘Misteri Harta Karun’, yang ditulis oleh Dolfry Indra Suri itu berhasil menghipnotis seluruh penonton dengan aksi-aksi dramatis para lakon dalam pementasan tersebut.

Bertajuk nasionalisme, dalam pementasan tersebut Teater Sua ingin menyampaikan bahwa perbedaan bukan alasan atas hilangnya budaya Indonesia.

Dijumpai usai pementasan, Sutradara Putri Novi menjelaskan, “Sebenarnya pementasan ini fokusnya ada di tokoh sang saka yang dipandang sebelah mata dan ditinggalkan,” jelasnya.

Dilanjutkan, bahwa pementasan berdurasi 45 menit itu menceritakan sekelompok remaja masa kini yang lebih bangga terhadap budaya asing daripada budayanya sendiri.

“Kemudian merambat ke budaya-budaya kita, padahal kita harus menjaga budaya kita, meskipun berbeda kita harus tetap menjadi satu seperti semboyan bangsa kita. Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” imbuh Mahasiswi Ilkom semester 4 tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Teater Sua, Yanda Muizzudin berharap dengan pementasan ini setelahnya penonton bisa menjadi masyarakat yang memiliki jiwa nasionalis tinggi.

“Pementasan Teater Sua, atau Pentas Perdana ini saya harapkan mampu memberi efek positif untuk penonton atau masyarakat setelahnya, rasa nasionalis semoga bisa bertambah,” ujar Yanda.

Mahasiswa Prodi Managemen Dakwah tersebut juga mengaku, sebelum memilih naskah dan menggelar pementasan, ia bersama tim produksi telah melakukan kajian guna memahami kondisi saat ini sekaligus menambah wawasan tentang nasionalisme.

“Sebelum pentas kan ada pemilihan naskah. Nah, disitu kami juga melakukan beberapa pengkajian, mengkaji tentang sosial, terutama kondisi sosial saat ini, terutama pada generasi millenial, sebelum memilih dan mementaskan naskah misteri harta karun ini,” imbuhnya.

Selain disuguhkan dengan penampilan teater, turut pula memeriahkan acara tersebut grup musik Minior Project dan Traditional Dance Craby’s dari anggota Teater Sua dan Seni Budaya Uinsa. (Msa)