SURABAYA (Swaranews) – Sosok dara manis Karunia Putri yang kini duduk dikelas XI IPA SMAN 17 Surabaya terus berupaya menggapai prestasi gemilang di bidang seni Teater dan Sastra Cerpen.
“Meski saya berusaha meraih prestasi tertinggi namun proses belajar masih menjadi prioritas utama,” ujar Karunia Putri yang bercita-cita menjadi Dokter dan aktif kegiatan sosial kemasyarakatan.

Prestasi yang membanggakan bagi Kartika Putri ketika duduk dikelas X meraih predikat penulis Naskah terbaik dua Lomba Drama Remaja Tingkat Jawa Timur. Kemudian saat kelas XI tampil memerankan tokoh Antagonis dalam Lomba Fragmen Budi Pekerti tingkat Jatim di Surabaya. “Grup Teater SMAN 17 berhasil menjadi Juara atau yang terbaik, ” jelas Karunia yang memiliki hoby membaca.

Berbicara dalam mencari inspirasi untuk mewujudkan proses kreatif menurut Karunia, selain melihat dan mengamati media massa juga melihat langsung fenomena sosial masyarakat. “Saya sebenarnya ingin membuat buku kumpulan cerpen namun masih terbentur waktu dan proses percetakan,” ujar Karunia yang pernah mengikuti lomba Cerpen remaja tingkat nasional dan masuk katagori nominasi.

Karunia mengakui, sebenarnya dirinya selain menyukai seni sastra dan teater juga seni tradisional-Karawitan hanya saja di SMAN waktu dan latihannya terbatas.
“Sekolah sendiri tidak  memiliki perangkat gamelan sehingga kalau latihan harus menyewa diluar sekolah,” tutur Karunia yang pernah menjadi anggota grup  Karawitan SMPN 12 Surabaya yang sering ikut lomba karawitan tingkat kota Surabaya. “Saya berharap pemerintah baik Pusat, Propinsi maupun kota-kabupaten memberikan perhatian kepada Lembaga Pendidikan yang eksis mengembangkan dan melestarikan seni tradisional dengan memberikan bantuan peralatannya,” tandas Karunia sembari menambahkan agar kawula muda tidak meninggalkan budaya warisan leluhur. Ia juga berpesan agar kawula muda memiliki komitmen dalam bergaul dan harus pandai-pandai memilih teman. “Saya ingin banyak teman tapi dalam kenyataanya tidak semua memiliki karakter yang baik sehingga harus dapat menjauhinya tanpa menyakiti hatinya, ” jelas Putri yang kurang setuju jika generasi muda dalam mencari jati diri memanfaatkan barang terlarang seperti narkoba.

“Mari kita jati diri dengan mewujudkan prestasi diri baik dibidang olahraga maupun kesenian,” pinta Karunia Putri mantap. (Km)