LAMONGAN (Swaranews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan agenda kunjungan kerja (Kunker) Bupati Bojonegoro Ana Muawanah sesuai prosedur. Hal itu disampaikan usai melakukan peninjauan harga bandeng di Pasar Ikan Lamongan, Kamis (13/6/2019).

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengatakan, selain telah mengajukan izin, agenda kunker tersebut juga telah sepengetahuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

“Sudah (prosedural). Ada permohonan dari bupati ke gubernur. Gubernur sudah meneruskan ke Mendagri,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan berangkatnya Bupati Bojonegoro beserta rombongan ke Inggris Raya, bukan dalam rangka plesiran atau berwisata.

“Rombongan itu ke sana untuk keperluan kunjungan kerja, bukan plesir. Dan kalau izin, sudah. Izin dari gubernur ke Mendagri,” katanya.

Seperti diberitakan, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama suami, sekretaris pribadi (sekpri), dan dua pejabat berangkat ke London, Inggris. Kunjungan kerja mereka ini menghabiskan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hampir Rp1 miliar.

Kepergian mereka mendapat sorotan dari masyarakat karena menggunakan dana APBD yang angkanya cukup fantastis. Di media sosial, masyarakat mempertanyakan tujuan lawatan Bupati Bojonegoro yang turut membawa suami dan sekprinya itu.

Sementara informasi dari Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkab Bojonegoro Heru Sugiarto, kepergian Bupati Bojonegoro ke Inggris Raya untuk menghadiri undangan dari Young Indonesian Profesionals Associations (YIPA). Sesuai jadwal, rombongan di Inggris selama sepekan, dari 11-18 Juni 2019.

Bupati berangkat bersama suaminya Muh Ali Duppa yang juga anggota Dewan Riset Daerah Pemkab Bojonegoro. Kemudian, Sekretaris Pribadinya, Rachmad Sholeh Farokhi, Penjabat Sekretaris Daerah Yayan Rohman, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemkab Bojonegoro Herry Sudjarwo. (Msa)