SURABAYA (Swara News) PT Sekar Laut, Tbk, perusahaan dengan core bisnis krupuk mentargetkan pertumbuhan penjualan 10% di tahun 2019. Dengan pertumbuhan sebesar ini maka akan mendorong pertumbuhan laba hingga 20%. Pertumbuhan ini akan didukung dengan penjualan domestik dan pasar ekspor.

Kepada Swara News, usai Rapat Umum Pemegang Saham di Hotel Sheraton Surabaya, Direktur Keuangan PT Sekar Laut, Tbk John C. Gozal menyatakan, untuk pasar dalam negeri masih banyak ceruk pasar yang dapat dikembangkan menjadi target market produk perseroan. Sementara untuk pasar ekspor, perseroan juga mengembangkan penjualan ke pasar baru di luar negeri yang dapat menambah portfolio perseroan dalam jangka panjang.

Laba kotor perseroan tahun 2018 sebesar Rp267 miliar atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 237 miliar. Sedangkan laba usaha tahun 2018 sebesar 54 miliar meningkat dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 41 miliar. Laba bersih perseroan tahun 2018 mencapai 32 miliar, mengalami peningkatan 39% dari tahun 2017 yang diperkirakan hanya naik 20%. Kenaikan laba bersih ini disebabkan adanya peningkatan penjualan bersih dan efisiensi pada beban-beban perusahaan. Sedangkan laba per saham sebesar Rp 46,7.

Menurut John, tahun 2018 merupakan tahun penuh tantangan bagi dunia industri, akibat adanya tekanan eksternal yaitu perang dagang, serta tekanan global seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan berbagai persaingan di dunia industri yang membuat perseroan harus terus menerus mengembangkan produk-produk baru, mencari pangsa pasar dan memilih bahan baku dengan harga yang lebih terjangkau dengan tetap mempertahankan kualitas.

“Tahun 2018, penjualan perseroan meningkat sebesar 14,3%. Suatu peningkatan yang sangat baik dan melebihi target yang ditentukan, dalam kondisi ekonomi yang melambat. Peningkatan ini juga lebih tinggi dari yang dicapai pada tahun 2017 sebesar 9,6% sehingga total penjualan dapat menembus angka Rp 1 Triliun,” ungkapnya. (Shanty)