SURABAYA (Swaranews) – Atas inisiasi dan peran aktifnya dalam pembentukan, peresmian hingga beroperasionalnya SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur di Kab. Banyuwangi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan berupa Pin Emas dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Rabu (10/7/2019) pagi.

Penghargaan yang diserahkan langsung Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan kepada Gubernur Khofifah itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kept/1214/VII/2019, Tanggal, 5 Juli 2019. Perihalnya yakni Pemberian Penghargaan Kepada Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang Berprestasi dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang Membantu Tugas Kepolisian. Seperti diketahui, sekolah tersebut menjadi SMA Taruna Bhayangkara yang pertama di Indonesia dan telah diresmikan pada 22 Maret 2019 lalu.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa ada boarding school yang disiapkan di SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara di Kab. Banyuwangi. Ia berharap, sekolah tersebut bisa menjadi pembibitan penyiapan anak bangsa dengan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan yang kuat sejak siswa masuk SMA.

Dilanjutkan, ada wawasan kebangsaan yang terbangun, kedisiplinan yang bisa terjaga. Para siswa bisa hidup dengan saling menjaga harmoni dan menghindari sikap intoleransi antar warga.

“Jadi format harmoni itu akan dibangun, diajarkan, ditata, dibina melalui proses belajar mengajar khususnya dengan sistem boarding school. Diharapkan anak-anak dari Jatim lulusan SMP bisa masuk ke SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara di Genteng Banyuwangi,” katanya.

Menurut Gubernur Khofifah, sebelum diresmikannya SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara, Pemprov Jatim sudah meresmikan sekolah taruna yang bekerja sama dengan TNI AL di Kab. Malang dan TNI AU di Kab. Madiun dan pada tanggal 2 Mei lalu kerjasama dengan TNI AD di Kota Kediri.

“Sudah ada sekolah taruna yang bekerja sama dengan pemprov yang diinisiasi Pakde (Gubernur Soekarwo) dulu, dengan TNI AL dan TNI AU,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan Peringatan Hari Bhayangkara ke-73, Gubernur Khofifah mengajak kepada seluruh elemen, untuk fokus terhadap pesan Presiden RI, yakni membangun strong partnership. Termasuk dalam membangun kekuatan sinergitas diantara seluruh elemen masyarakat.

“Sebagai contoh, jajaran Polri membangun sinergitas dengan TNI, seluruh elemen strategis masyarakat. Artinya bahwa ketika kita bersama-sama, kita bersinergi, maka produktivitas kita akan meningkat dan kekuatan kita akan makin tangguh,” ujarnya.

Mengutip pesan Presiden dalam amanat tertulis  pada HUT Bhayangkara ke-73 antara  lain yang ditekankan yaitu menyangkut peningkatan kualitas SDM di jajaran Polri serta  peningkatan kualitas layanan publik tersebut diharapkan dapat menjadi pekerjaan rumah di semua lini. Pesan Bapak Presiden ini sangat relevan untuk kita jadikan catatan kita semua.

“Jadi pesan dan instruksi dari Bapak Presiden melalui amanat Presiden pada HUT Bhayangkara ke-73 ini, saya rasa adalah pesan untuk kita semua. Karena meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kualitas layanan publik, membangun sinergitas itu adalah kebutuhan bangsa kita,” tandasnya. (Msa)