NAMA : SELVIE MAULIDIYAH MAHASISWA PRODI ADMINITRASI PUBLIK

Izin Mendirikan Bangunan atau biasa dikenal dengan IMB adalah perizinan yang diberikan oleh Kepala Daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku. IMB merupakan salah satu produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga tercipta ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan, sekaligus kepastian hukum. Kewajiban setiap orang atau badan yang akan mendirikan bangunan untuk memiliki Izin Mendirikan Bangunan diatur pada Pasal 5 ayat 1 Perda 7 Tahun 2009.

IMB akan melegalkan suatu bangunan yang direncanakan sesuai dengan Tata Ruang yang telah ditentukan. Selain itu, adanya IMB menunjukkan bahwa rencana kostruksi bangunan tersebut juga dapat dipertanggung jawabkan dengan maksud untuk kepentingan bersama.
Dasar hukum yang di anut dalam IMB adalah sebagai berikut:
Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung
Undang-undang no. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
PP no. 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Dalam membangun atau merenovasi rumah, ada banyak hal yang harus dipikirkan mulai dari biaya yang dikeluarkan, bahan yang diperlukan, hingga waktu pengerjaan. Sayangnya, ada satu hal penting yang sering orang lupakan sehingga akhirnya mereka menjadi kerepotan sendiri. Hal penting yang dimaksud adalah mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan). IMB diberikan oleh instansi pemerintah tingkat kota untuk setiap rencana pembangunan rumah baru atau renovasi.
Lantas mengapa Anda membutuhkan IMB? Secara singkat, IMB dibutuhkan dan bermanfaat untuk:

Mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum pada bangunan yang Anda bangun agar ketika bangunan tersebut berdiri, tidak akan menganggu atau merugikan kepentingan orang lain.

Meningkatkan nilai jual rumah
Dijadikan sebagai jaminan atau agunan