SURABAYA (Swaranews) – Keberadaan seni Wayang Kulit atau Wayang Purwa tidak hanya aspek pertunjukannya, namun juga aspek property wayangnya. Wayang kulit yang sudah diakui UNESCO khusus propertinya yang meliputi ratusan wayang beragam karakter bisa dimamfaatkan untuk materi koleksi. Bicara materi wayang kulit sebagai koleksi per satuan wayang berkisar 2 hingga 10 Juta Rupiah.

Ketua Sanggar Wayang Kulit Siwi Mandiri Ponorogo Rismiyanto mengungkapkan, wayang kulit untuk materi koleksi, tidak terbuat dari kulit lembu melainkan kulit kerbau. “Jadi harganya berbeda lebih mahal dan proses pembuatan per wayang minimal satu Minggu berdasarkan sosok wayangnya, karakternya sulit yang bisa selesai dua Minggu,”jelas Pak Yanto panggilan akrab Rismiyanto. Menurut Pak Yanto, pihaknya pernah mendapatkan pesanan wayang keluarga Pandawa berbahan tambahan emas.

“Ya kebanyakan yang pesan pejabat tinggi dari Jakarta per wayang harganya 7 hingga 10 juta Rupiah, ” ujarnya sembari menunjukan salah satu wayang berlapis emas. Pak Yanto yang sebelum menerima wayang koleksi, membuat wayang untuk pertunjukan wayang kulit yang memakai bahan dasar kulit lembu.

“Bahan kulit lembu itu lebih lunak dari pada kulit Kerbau yang ciri fisiknya agak kaku,” katanya sembari menambahkan wayang kulit kerbau jika untuk properti pertunjukan kurang bagus.

“Wah untuk pertunjukan bisa bubar, rusak semua,” imbuhnya mantap.
Pak Yanto yang hadir dan berperan aktif dalam pameran Gelar Seni Budaya Daerah secara periodik setiap bulan di Taman Budaya Jatim Gentengkali Surabaya berharap, kalangan masyarakat agar berpartipasi mengembangkan dan melestarikan wayang kulit . Wayang kulit merupakan seni adi luhung bangsa dan layak kita banggakan dan pertahankan kelestarian serta jangan sampai punah,” terang Pak Yanto penuh semangat. Km