SURABAYA (Swaranews) – Kobaran api menghanguskan satu petak rumah semi permanen di Dukuh Bulak Banteng Suropati Gang 1, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Dugaan sementara sumber api disebabkan arus pendek atau korsleting listrik.

Kasi Pengendalian PMK Kota Surabaya, Gatot Priambodo menyebutkan, total ada 11 unit mobil pemadam kebakaran dan bantuan Orong-Orong Walang Kadung (Tim PMK dengan sepeda motor lengkap dengan selang dan alat pemadam). Hal itu dibutuhkan karena medan lokasi yang sempit dan masyarakat yang memadati lokasi kebakaran.

“Begitu kami dapat lalporan, hingga petugas PMK sampai dilokasi sekitar enam menit. Sesuai prosedur (SOP) kami langsung melakukan rescue atau penyelamatan dan lokalisir lokasi kebakaran. Baru pemadaman,” ujarnya kepada Swaranews, Jum’at (13/9/2019) siang di lokasi kebakaran.

Dia menyampsikan bahwa kebakaran tidak sampai merambat ke bangunan lainnya. Setelah api padam petugas PMK masih melakukan pembasahan. Dari informasi yang dihimpun di lapangan pemilik rumah yang terbakar bekerja di Arab Saudi. Sedangkan saat ini ditempati oleh orang yang mengontrak rumah tersebut.

“Alhamdulillah berkat kesigapan teman – teman tadi api bisa cepat kita padamkan. Sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya. Satu rumah semi permanen hangus dilalap api,’ urai Gatot Priambodo.

Kasi Pengendalian PMK Kota Surabaya ini berharap agar penduduk menyadari dan membantu petugas PMK dengan memberi jalan, bukan malah bergerombol dan menyulitkan petugas yang hendak melakukan penyelamatan dan pemadaman.

“Sebetulnya kami sudah sering melakukan sosialisasi bahaya kebakaran kepada masyarakat. Tetapi, yang terjadi tadi begitu petugas PMK datang mereka malah ada yang foto selfie segala dan berjubel. Sehingga sedikit mengganggu petugas PMK yang akan melakukan pemadaman,” ungkap Gatot.

Ilyas (50) salah seorang warga setempat mengatakan bahwa warga banyak yaang tidak tahu karena kejadiannya bersamaan saat sholat jum’at.

“Sekitar jam 12 lebih tadi, Mas. Warga masih sholat jum’at. Saya pulang api sudah melalap satu rumah dan petugas PMK sudah datang,” ungkapnya. (mar)