SURABAYA (Swaranews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Jatim Fair menjadi forum bisnis yang mempertemukan antara produsen dan pembeli (buyer) dari luar provinsi, pulau, serta mancanegara dengan berbagai background.

“Ini menjadi bagian dari pertemuan antara produsen dengan buyer nasional dan internasional,” kata Khofifah di Grand City Surabaya, Selasa (8/10/2019).

Dijelaskan, produsen dan pembeli tersebut diantaranya investor, komunitas bisnis, trader, mahasiswa, pelajar, pegawai negeri sipil dan swasta, dan lainnya.

Orang nomor satu di Jatim itu optimis gelaran Jatim Fair akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Jatim. Disebutkan, saat ini terdapat 540 stand berasal dari dalam dan luar negeri.

Untuk itu, dirinya berharap nilai transaksi selama gelaran Jatim Fair dapat menembus angka Rp100 miliar dengan total pengunjung mencapai lebih dari 125.000 orang.

Selain itu, Khofifah juga berharap Jatim Fair akan menjadi ajang penciptaan entrepreneur-enterpreneur baru dan pelaku UMKM Jatim masuk ke pasar yang lebih besar lagi.

“Setiap tahun Pemprov Jatim terus berbenah dalam penyelenggaraanya. Saya yakin gelaran Jatim Fair tahun ini akan meninggalkan kesan mendalam karena akan ada banyak kejutan selama Jatim Fair digelar,” harapnya.

Untuk diketahui, event yang digelar di Grand City Mall Surabaya tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Jatim ke-74. Event pameran  terbesar di Indonesia Timur itu digelar hingga 13 Oktober 2019 mendatang, dan mengambil tema “Semarak Belanja Hiburan dan Rekreasi Keluarga”.

Selain semarak wisata belanja, Jatim Fair juga menyuguhkan Talkshow, Demo Produk, Pesta Mainan Anak Indoor dan Outdoor, Launching Product, Display Sampling, Aneka Lomba & Doorprize, Bazar dan Gebyar Diskon.

Berbagai produk kerajinan daerah dan pertunjukan kesenian juga turut digelar untuk semakin memeriahkan suasana. Sejumlah artis dan band nasional juga dijadwalkan tampil di acara tersebut diantaranya Tulus, Padi, Tipe-X, Naif dan Sheila On 7. (Msa)