Beranda blog Halaman 2

Seminar dan Profiling di SMK Negeri 1 Sidoarjo.

Dari kiri ke kanan,Yulius Chaesar,C,SE -Narasumber, Dr.Nurul Pujiastuti, S.Kep,Ns, M.Kes- Ketua Komite Sekolah, Drs.Abdul Rofiq, M.Si-Kepala Sekolah, Drs.Suryadi, M.Pd- Sekretaris Komite Sekolah.

SIDOARJO (Swaranews) – Komite Sekolah bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Sidoarjo, menyelenggarakan kegiatan Seminar Motivasi dan Profiling, Rabu (26/2/2020) bertempat di Aula SMKN 1 Sidoarjo.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan guru mapel Kewirausahaan. Mendatangkan narasumber dari GEMILANG ( Generasi Milenial Cemerlang), Yulius Chaesar. C, SE dan Setyo Nugroho, SH (CIT, CIMA).

Acara ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama seremonial dilanjutkan sesi kedua Seminar dan Profiling. Seremonial dimulai pukul 09.00 WIB dilanjutkan sesi Seminar dan Profiling berakhir pukul 12.00 WIB. Sesi seremonial terdiri dari: pembukaan seremonial, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Komite, sambutan Kepala Sekolah dilanjutkan pembukaan Seminar dan Profiling, do’a dan foto bersama.

Ketua Komite Sekolah SMKN 1 Sidoarjo Dr. Nurul Pujiastuti, S.Kep, Ns, M.Kes, dalam sambutannya mengatakan,” Kegiatan Seminar dan Profiling ini merupakan angkatan pertama untuk siswa-siswi kelas X, bertujuan mempersiapkan agar siswa-siswi mengenal potensi diri sendiri, sehingga terwujud SDM yang unggul mampu bersaing di era industri 4.0.”

Berikutnya, Kepala Sekolah SMKN 1 Sidoarjo Drs. Abdul Rofiq, M.Si memberikan sambutan dilanjutkan pembukaan Seminar dan Profiling. Dalam sambutannya Drs Abdul Rofiq,M.Si mengatakan,” Rencana Pembangunan Tahun 2020-2024 dengan agenda utama meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing. Peningkatan mutu SDM dimulai dari pendidikan tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Melalui Seminar dan Profiling ini diharapkan siswa-siswi SMKN 1 Sidoarjo bisa meningkatkan kepercayaan diri, sehingga bisa berperan di era industri 4.0 yang semakin banyak tantangan.”

Presentasi Seminar Motivasi dan Profiling oleh Yulius Chaesar,C,SE dan Setyo Nugroho, SH (CIT ,CIMA)

Sesi kedua adalah Seminar dan Profiling. Sesi kedua dibuka oleh moderator Sigit Setiawan, S.Sos, bendahara Komite Sekolah. Selanjutnya acara Seminar dan Profiling diserahkan kepada narasumber, yaitu Yulius Chaesar, C, SE dan Setyo Nugroho, SH ( CIT, CIMA ). Narasumber mengawali acara dengan memberikan 40 item soal psikotest kepada peserta. Setelah masing- masing peserta mengetahui nilai test, mereka dikelompokkan berdasarkan kecenderungan kepribadian yang dimiliki oleh masing-masing peserta.

Ada 4 kelompok siswa-siswi peserta yaitu kelompok tipe Sanguinis, Plegmatis, Koleris dan Melankolis. Nara Sumber mempresentasikan masing-masing tipe kepribadian manusia tersebut. Setelah presentasi materi, narasumber menayangkan video inspiratif pemuda bernama Dzoel, cacat tubuh, tidak mempunyai kaki, hanya mempunyai 2 lengan tangan hingga siku, tidak memiliki jari tangan. Dzoel bisa mewujudkan mimpinya menjadi fotografer profesional.

Peserta Seminar Motivasi dan Profiling.

Yulius Chaesar menambahkan,” Siswa-siswi diharapkan mampu mengapresiasi diri sendiri, mengikuti passion diri sendiri mulai dari yang kecil, hidup itu pilihan dan bisa bekerja dalam jaringan. Contoh : Gojek memiliki jaringan, tidak memiliki sepeda motor tetapi bisa berkembang melayani kebutuhan transportasi masyarakat.”

Berikutnya, tanya jawab dipandu oleh moderator. Ada siswa yang bertanya,” Lebih baik mana bekerja dengan passion diri sendiri dibanding passion keinginan orang tua ?”. Yulius Chaesar menjawab, ” Semua bagus. Agar orang tua percaya dengan passion anda, maka anda harus bisa menunjukkan bukti hasil kerja passion anda.”

Tanya jawab selesai, dilanjutkan kuis dipandu moderator. Siswa-siswi peserta yang benar menjawab kuis mendapat hadiah paket data internet.

Penutupan Seminar ditandai dengan pemberian cendera mata dari Komite Sekolah kepada kedua narasumber. Yang menyerahkan cendera mata adalah Dr.Nurul Pujiastuti, S.Kep, Ns, M.Kes dan Sigit Setiawan, S.Sos.

Sepanjang kegiatan Seminar dan Profiling berlangsung, siswa-siswi nampak gembira dan antusias. Sur

300 Kilogram Gula Dan Ratusan Kilogram Buah Ludes Dalam 30 Menit

Swarsnews.co.id – Memperingati tahun ke 2 media online jatimnow.com, berlangsung sangat meriah, Senin (2/3/2020). Kehebohan semakin terlihat saat pasar buah dan gula murah yang digelar di halaman kantor jatimnow.com yang terletak di Jalan Jimerto 17A, Surabaya, dinyatakan dibuka.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir membuka acara disambut dengan suka  cita  oleh ratusan warga yang sudah menunggu. Mereka berteeiak kegirangan setelah Gubernur Khofifah memborong gula pasir putih 300 kilogram yang dijual dan dibagi gratis ke mereka.

Tak sampai 30 menit, buah dan gula yang dijual di pasar murah itu ludes. Aneka buah lokal segar nusantara sebanyak 2,3 ton itu didatangkan oleh Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS).

Setelah itu, Gubernur Khofifah memotong tumpeng ulang tahun ke 2 jatimnow.com didampingi mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Pemimpin Redaksi (Pimred) Budi Sugiharto dan Wakil Pemred Rois Jajeli.

“Mari bersama-sama berdoa agar jatimnow.com dapat berkembang menjadi media yang sukses dan diberi nikmat buat kita semua. Dilimpahkan pintu rezeki untuk kita semua, Al Fatihah,” doa Gubernur Khofifah yang diamini oleh semua undangan yang hadir.

“Selamat ulang tahun ke dua jatimnow dan semoga sukses serta bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain Gubernur Khofifah dan Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho hingga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga hadir di kantor jatimnow.com.

Selain itu, ucapan selamat berupa karangan bunga dan greeting juga didapat jatimnow.com dari sejumlah Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan kapolres jajaran.

Juga dari humas-humas hotel di Surabaya, badan usaha milik daerah dan negara, humas kampus, humas property hingga para pimpinan media dan jurnalis di Surabaya maupun Jawa Timur. (mar)

Dewan Minta Warga Surabaya Jaga Daya Tahan Tubuh dan Tak Panik

Swaranews.co.id — Menindaklanjuti pernyataan Presiden Joko Widodo terkait dua warga negara Indonesia di Jakarta positif, Anggota dewan Komisi D DPRD Kota Surabaya dr. Akmarawita Kadir minta warga Surabaya tidak panik. Warga bisa mengantisipasi dengan pola kebiasaan bersih dan menjaga daya tahan tubuh.

Untuk itu Akmarawita juga mendesak pemerintah terkait agar lebih waspada dalam melakukan pemantauan. Mengingat, sesuai keterangan Presiden Jokowi, dua orang di Indonesia yang positif terjangkit virus corona sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Tinggal di Depok Warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia. Tim Kemenkes yang menelusuri kemudian memastikan dua WNI yang terlibat kontak positif tertular virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok ini.

“Kita harus memperketat jangan sampai kecolongan seperti dua orang WNI di Jakarta,” ujar dokter alumnus Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini.

Politikus Partai Golkar ini mengimbau, warga Surabaya menjaga kewaspadaan namun tanpa perlu rasa kepanikan yang berlebihan. Dia yakin, masyarakat sudah mulai menyadari apa tindakan yang harus dilakukan mengingat sosialisasi lewat pemerintah dan kalangan luas terus didengungkan.

“Sebenarnya himbauan sudah kita koordinasikan dengan pemerintah kota Surabaya (dinas kesehatan) lewat sosmed dan sebagainya. Masyarakat juga sudah banyak menggunakan masker dan cuci tangan di setiap kesempatan. Handsanitizer juga banyak disediakan,” urainya.

Menurut saudara kandung politisi Adies Kadir ini, kepanikan masyarakat justru bisa berdampak buruk bagi ketahanan tubuh mereka. Terlebih daya tahan tubuh juga diperlukan di tengah cuaca basah saat ini yang membuat beberapa orang terserang penyakit.

“Jangan sampai panik, karena kepanikan berlebihan atau ketakutan menyebabkan ketahanan tubuh alami turun dan mudah sakit,” tegasnya.

Akmarawita menjelaskan, ketahanan tubuh bisa diperoleh dengan cara berolahraga teratur dan memakan asupan bergizi yang sarat dengan zat antioksidan dan Vitamin C, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Dianjurkan juga mengonsumsi jamu tanaman obat seperti temulawak dan kunyit.

Seiring dengan itu, diharapkan juga bisa segera ditemukan vaksin penyembuhan untuk menangkal virus jenis baru ini. Kendati upaya itu membutuhkan waktu bertahap.

“Sementara vaksin belum pasti ditemukan karena masih perlu dilakukan penelitian. Makan bergizi dan olahraga untuk menguatkan antibodi kita. Minum jamu-jamuan seperti curcuma atau temu lawak dan kunyit,” pungkas dia. (mar)

Risma : Jabatan Adalah Amanah Yang Harus Dipertanggungjawabkan

Swaranews.co.id  – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berpesan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, agar terus berkomitmen dalam setiap menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan. Sebab, jabatan adalah amanah yang telah diberikan tuhan dan rakyat, sehingga harus dipertanggungjawabkan.

“Kalau kita mau menyelesaikan masalah sesuai tanggung jawab kita yang diberikan amanah oleh tuhan dan rakyat kepada kita, maka kita tidak perlu saling menyalahkan atau menjelek-jelekan atau apa pun,” kata Wali Kota Risma saat menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, di rumah dinas Jalan Sedap Malam, Senin (02/03/2020).

Menurutnya, pada saat seseorang mendapat amanah, maka ia harus siap menanggung beban dan menerima masalah untuk diselesaikan dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Nah, beban itulah yang harus diselesaikan. Kan kita nggak bisa waktu kita mundurkan atau waktu kita majukannggak bisa, ya sudah itu selesaikan,” jelasnya.

Presiden UCLG Aspac ini optimistis, jika seorang pejabat mau berusaha, maka setiap masalah bisa terselesaikan dengan baik. Misalnya saja, dalam masalah perbaikan jalan, jika yang menjadi masalah sepanjang dua meter, maka setengah meter dulu diselesaikan tidak menjadi masalah. Akan tetapi, pejabat itu juga harus berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Tapi bahwa kita harus menyelesaikan masalah sesuai dengan amanah, beban, tanggung jawab yang dibebankan kepada kita. Baik oleh rakyat atau melalui saya sebagai wali kota yang melantik kepala dinas,” tegasnya.

Apalagi, Wali Kota Risma menyebut, dalam lingkup perkotaan, pasti ada berbagai masalah yang timbul. Dalam contoh lain, terkait banjir, maka sebaiknya akar permasalahan banjir itu dicari dahulu. Sehingga kemudian bisa dicari solusi untuk mengatasinya. Bukan berarti timbulnya masalah itu kemudian menyalahkan orang lain atau siapa pun.

“Kita kan tidak bisa membiarkan air kemana-mana. Apalagi sampai masyarakat kita menderita, karena itu kita harus menyelesaikannya. Kalau bisa ditampung di waduk, maka waduknya disiapkan didalamkan, sungainya sudah dangkal harus dikeruk,” paparnya.

Selain menyiapkan waduk dan melakukan pengerukan, Wali Kota Risma juga menyontohkan, bahwa permasalahan banjir juga bisa diatasi dengan cara-cara lain. Seperti, melakukan penanaman pohon dan membuat sumur-sumur resapan. Namun demikian, permasalahan yang timbul juga harus melihat kondisi wilayah masing-masing.

“Kemudian aspal di kampung-kampung yang dulu pengerasan, kita ganti paving semua dan beberapa tempat sengaja kita ganti paving supaya air bisa meresap ke tanah. Jadi nggak bisa kita ya sudah secara alami (air surut) nggak bisa, karena kondisinya memang berbeda,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mi, mengapresiasi cara pengelolaan kota yang dilakukan Pemkot Surabaya. Apalagi, sejak dipimpin Wali Kota Risma, Surabaya menjelma menjadi kota yang berkembang dengan pesat. Untuk itu, ia bersama jajarannya ingin menimba ilmu ke Pemkot Surabaya. Salah satunya adalah terkait penataan kota dan cara mengatasi banjir.

“Ini adalah hal-hal yang harus kita belajar untuk bisa kita terapkan di Kota Singkawang. Sehingga kota kita bisa menjadi kota yang bersih, kota yang indah, kota yang disenangi semua warga,” kata dia. (mar)

Wali Kota Risma Imbau Warganya Agar Mutasi Nopol Kendaraan

Swaranews.co.id  – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau warganya yang memiliki kendaraan bernomor polisi (nopol) luar daerah, untuk segera melakukan mutasi. Sebab, hal ini akan berdampak terhadap pendapatan kota, terutama biaya operasional dan maintenance(perawatan) di Kota Surabaya.

 

“Mereka bisa memutasi plat mobilnya ke plat L untuk Kota Surabaya. Kami pemerintah kota punya pendapatan yang lebih besar untuk pembangunan, operasional dan maintenance,” kata Wali Kota Risma seusai kerja bakti di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, Minggu (1/03/2020).

 

Menurutnya, Kota Surabaya membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pembangunan jalan salah satunya. Karena itu, ia berharap, ketika kendaraan sudah digunakan di Surabaya maka sebisa mungkin berpindah.

 

“Ayo karena kalau  kendaraan ada di sini berpindah ke plat L, karena kami membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pembangunan jalan salah satunya,” terangnya.

 

Bagi Wali Kota Risma, semua itu merupakan bentuk kontribusi untuk pembangunan Kota Surabaya. Apalagi, Kota Pahlawan ini tidak seperti daerah lain yang memiliki kekayaan alam pertambangan atau pun wisata alam. Itulah mengapa untuk membuat Surabaya maju dan sejahtera, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan.

 

“Bisa cek sendiri pendapatan masuk berapa,  pengeluaran berapa. Sehingga saya harus berpikir bagaimana mengelola kota ini seefektif dan seefisen mungkin,” paparnya.

 

Terlebih, kata dia, efektifitas dan efisiensi yang dimiliki Kota Surabaya bisa dibandingkan dengan daerah lain. Semua itu terbukti dari pesatnya perubahan kota dalam sepuluh tahun terakhir.

 

“Karena itu saya berharap masih butuh banyak. Banyak pembangunan yang belum selesai. Seperti di Wonokromo, JLLB, dan box culvert. Kalau semua sudah selesai, saya yakin kota ini akan menjadi kota yang nyaman,” tuturnya.

 

Selain membangun jalan, selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga membangun sepanjang jalur hijau. Semua itu dilakukan pemkot agar kualitas udara di Kota Pahlawan terus menjadi lebih baik.

 

“Meskipun warga banyak menggunakan mobil tapi kami terus berupaya membangun jalur hijau. Sekali lagi saya berharap warga Surabaya yang plat kendaraannya masih di luar daerah untuk diganti. Mengingat kebanyakan mobil-mobil mewah yang platnya diluar L,” pungkas dia. (mar)

OPER DP APARTEMEN CORNELL DEKAT Universitas Ciputra VENDOR BU SEBELUM MEI 2020 HARUS LAKU

LB : 27,2m2 SG (Luas Nett 20,8m2)
Type : STUDIO
Lantai : 26
KT : 1
KM : 1
PLN : 1300watt
PDAM
Surat : PPJB
HARGA OPER DP : 350JT NETT

NOTE
Serah terima mei 2020
include biaya peralihan
pembeli bisa meneruskan pelunasan melalui CASH, INHOUSE, KPA BANK

Hubungi: 0813-3172-7818

Ketua Pansus Raperda NJOP Hamka Ingin Pemkot Gratiskan PBB Untuk Veteran

Surabaya, (swaranews) – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) masih belum menemukan titik terang. Pasalnya ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda ini menginginkan Veteran dibebaskan dari Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Hamka Mudjiadi Salam ketua Pansus Raperda NJOP mengungkapkan keinginannya untuk membebaskan Veteran dari tanggungan PBB. Sebab Ia merasa bahwa Veteran memiliki jasa yang besar kepada negara.

“Veteran ini sebagai bentuk penghargaan negara kepada jasa beliau yang telah berjuang memerdekakan Indonesia,” ungkapnya.

Laki-laki yang akrab disapa Hamka ini juga mengucapkan bahwa Veteran perang tidak akan bertambah anggotanya. Sebab sudah ada klasifikasi tertentu sebagai ornag yang dianggap Veteran. Sehingga pembebasan PBB bisa dianggap memberikan penghargaan kepada Veteran.

“Veteran ini kan engga akan bertambah jumlahnya. Lambat laun akan berkurang jumlahnya. Anggap saja sebagai kado terakhir dari Walikota kepada Veteran,” ucapnya.

Politisi PAN tersebut juga mengaku tidak terlalu khawatir dengan pengaruh pembebasan PBB terhadap Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). Menurutnya hal ini bisa disubsidikan dengan NJOP yang di atas 2 miliyar.

“Tidak ada yang tidak mungkin. Dari skema tarif ini bisa di modifikasi. Misal di atas 2 M bisa diklasifikasi lagi. Misal dianaikan jadi 0.25. Sehingga bisa saja untuk menutup (PBB Veteran, red), terangnya.

Di satu sisi Anas Karno anggota komisi B mengatakan perihal pembebasan PBB untuk veteran harus diklasifikan lagi. Sebab dimungkinkan ada Veteran yang memiliki rumah banyak, akibat dari kesuksesan keturunannya.

“Bisa kita klasifikasikan lagi. Barangkali anaknya kaya raya punya rumah banyak,” terangnya.

Senada dengan Anas Karno, Yusron Sumartono kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) mengatakan bahwa Veteran juga harus dilihat kembali. Sebab para Veteran banyak yang memiliki keluaga mampu.

Selain itu laki-laki yang akrab disapa Yusron ini mengatakan selama ini tidak ada masalah dengan PBB Veteran. Sebab kelompok pejuang kemerdekaan itu sudah diberikan potongan harga.

“Sebenarnya sudah kita beri pengurangan dan selama ini tidak ada masalah. Semua juga bayar. Ada 1700an Veteran,” terangnya.

Yusron berkesimpulan, dengan rajinnya pembayaran PBB oleh Veteran sehingga dianggap tidak ada masalah dengan hal tersebut.

“Artinya veteran ini juga ingin membantu perkembangan kemajuan NKRI. Lagian biayanya (PBB, red) tidak terlalu besar,” pungkasnya. (mar)

Pemkot Surabaya Terus Antisipasi Virus Corona

Swaranews.co.id – Meskipun virus corona tidak ditemukan di Surabaya, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan terus melakukan pemantauan bagi warga yang datang dari Negara terjangkit virus tersebut. Pemantauan ini dilakukan langsung ke rumah warga sebagai langkah dalam kesiapsiagaan menghadapi dan mengantisipasi virus tersebut.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita memastikan telah mengambil berbagai upaya dalam kesiapsiagaan dan mengantisipasi virus corona. Salah satunya yakni, melakukan pemantauan bagi warga yang datang dari Negara terjangkit.

“Kita lakukan pemantauan kelompok orang beresiko selama 2 kali masa inkubasi (14 hari) bagi warga yang datang setelah bepergian ke negara terjangkit,” kata Feny sapaan lekat Febria Rachmanita, Sabtu (29/02/2020).

Feny menjelaskan, ada beberapa mekanisme pemantauan yang dilakukan untuk mengantisipasi virus corona di Surabaya. Yakni, melakukan penapisan bagi penumpang yang datang dari negara terjangkit oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan thermal scanner untuk mencari yang sakit demam tinggi.

“Jika ditemukan penumpang dengan demam tinggi, maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di pos kesehatan KKP di bandara atau pelabuhan laut. Apabila ditemukan gejala COVID-19 (Virus Corona), akan ditindaklanjuti oleh KKP sesuai SOP,” jelasnya.

Namun demikian, kata Feny, apabila penumpang tersebut tidak ada gejala demam tinggi, maka akan diberi Health Alert Card (HAC) dan pesan. Jika dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah kedatangan timbul gejala pneumonia (demam, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas) diimbau agar segera berobat ke fasilitas kesehatan dan menunjukkan HAC tersebut.

“Data penumpang yang datang dari negara terjangkit dan mendapat HAC akan dikirim oleh KKP ke Dinas Kesehatan Provinsi sebagai notifikasi, yang selanjutnya Dinkes Provinsi akan meneruskan notifikasi tersebut ke Dinkes Kabupaten atau Kota di mana penumpang tersebut tinggal atau domisili,” katanya.

Dari notifikasi yang diterima itu, lanjut Feny, pihaknya akan meneruskan ke puskesmas sesuai tempat tinggal atau domisili penumpang untuk dilakukan pemantauan kesehatan. Pemantauan ini dilakukandalam jangka waktu 14 hari sejak kedatangan penumpang tersebut.

“Apabila selama pemantauan (14 hari) petugas puskesmas menemukan gejala pneumonia, maka segera dilakukan rujukan ke RS (rumah sakit) yang memiliki fasilitas ruang isolasi dan dilakukan penatalaksanaan sesuai SOP,” kata Feny.

Di samping itu, Feny memastikan, Dinkes Surabaya akan memantau tenaga kesehatan yang merawat kasus COVID-19. Bahkan, jajaran di puskesmas juga memantau keluarga dari pasien COVID-19 dan petugas yang merawat.

“Apabila sampai selesainya masa pemantauan tidak dijumpai gejala COVID-19, maka dianggap bukan kasus COVID-19,” pungkasnya. (mar)

 

 

Pengendalian Hama Wereng, Danramil 0817/13 Ujungpangkah Turun Sawah

Swaranews.co.id – Serangan hama wereng pada tanaman padi akhir-akhir ini semakin meningkat. Di beberapa wilayah Desa di Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik seperti yang sekarang dilaksanakan di Desa Pangkah Lor, Karangrejo dan Desa Ketapang Lor.

Para petani di Desa tersebut sudah merasa resah dan terancam rugi karena hama wereng batang coklat yang menyerang tanaman padinya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak merambah di wilayah Desa yang lainnya di Kecamatan Ujungpangkah, kini Koramil 0817/13 Ujungpangkah yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Arh. Sali bersama Forkopimka Ujungpangkah, Koordinator dan Penyuluh Pertanian, Gapoktan SeKec. Ujungpangkah, Poktan Desa Karangrejo dan Ketapang Lor, Perangkat Desa Pangkah Lor, para Babinsa Koramil 0817/13 Ujungpangkah melaksanakan kegiatan Pengendalian hama Wereng Batang Coklat dengan penyemprotan dilahan milik petani Desa Ketapang Lor Kec. Ujungpangkah, Jumat (28/02) pukul 08.00 WIB.

Danramil 0817/13 Ujungpangkah Kapten Arh. Sali dalam sambutannya sambil memperkenalkan diri mengatakan, “Sebagai orang baru di jajaran Muspika Ujungpangkah tentunya saya pribadi Mengucapkan kulonuwun/permisi untuk bergabung dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Ujungpangkah terutama masyarakat petani. saya juga kebetulan lahir dari anak petani tepatnya di Desa Sumbertebu kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto. Jadi tidak asing lagi dengan lahan pertanian.

“Saya sebagai pelayan masyarakat tentunya dengan senang hati untuk melayani masyarakat, bila ada kegiatan apa saja tolong kami diundang, mari kita wujudkan semboyan “Ujungpangkah berinovasi membangun nusantara”, ujarnya.

” Tak lupa juga saya memohon do’a restunya agar selalu diberikan kesehatan agar selalu bisa bersama-sama dengan masyarakat untuk mewujudkan Ujungpangkah Berinovasi Membangun Nusantara. Mohon saya juga diingatkan bila langkah saya tidak sesuai dengan budaya yang ada di Ujungpangkah “, imbuhnya.

Danramil juga menambahkan, jajaran TNI akan berupaya semaksimal mungkin membantu dan mendukung petani dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional.
“Jika petani menemui berbagai kendala di lapangan terkait tanaman padinya, dapat segera melaporkan kepada Babinsa atau PPL setempat untuk segera ditindaklanjuti langkah pengendalian untuk mengatasi kendala tersebut,” tuturnya.

” Kegiatan penyemprotan sawah yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari usaha bersama dengan anggota Koramil bersama instansi terkait untuk mensukseskan program ketahanan pangan, karena dengan penyemprotan akan membasmi hama-hama tanaman padi khususnya wereng yang saat ini meresahkan petani. “Diharapkan produksi pertanian akan meningkat dan tujuan swasembada pangan di wilayah Kecamatan Ujungpangkah dapat tercapai,” katanya. (mar).

Usai Tanam Bibit Bambu, DPRD Provinsi Bali Belajar Kelola Sampah Ala Surabaya

Swaranews.co.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima tanaman bibit bambu Bali dari Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama di rumah dinas, Jalan Sedap Malam, Kamis (27/2/2020). Bibit bambu sebanyak 400 itu, langsung dibawa ke Taman PUPR, Jalan Keputih Kecamatan Sukolilo Surabaya untuk ditanami langsung.

 

Wali Kota Risma mengatakan, bambu yang diberikan ini manfaatnya sangat beragam. Salah satunya adalah dapat menambah sumber mata air baru. Sebab, biasanya mata air akan muncul di sekitaran tanaman bambu. Karena itu mengapa saat ini Surabaya mulai ditumbuhi aneka macam jenis bambu.

 

“Jadi karena itu kemudian bambu yang kita tanam itu bisa bermacam-macam jenis. Kelak akan jadi mata air di Surabaya. Manfaat kedua, untuk oksigen bisa lebih bagus,” kata Wali Kota Risma di sela acara penanaman.

 

Bagi Wali Kota Risma, semua bambu yang diberikan akan menambah keanekaragaman hayati. Hal ini pastinya juga makin mempercantik Kota Surabaya.

 

“Keanekaragaman hayati itu bisa dikembangkan. Setiap binatang itu mempunyai kesenangan masing-masing, dengan begitu maka fauna pun juga bisa datang ke Surabaya,” katanya.

 

Seusai menanam bibit bambu, Wali Kota Risma bersama rombongan bertolak menuju Rumah Kompos yang terletak di Taman Flora Bratang, Jalan Bratang Surabaya. Di sana, rombongan DPRD Provinsi Bali takjub dengan pengelolaan limbah sampah yang dilakukan Pemkot Surabaya.

 

Di sana, wali kota yang sekaligus menjabat sebagai Presiden UCLG Aspac ini membeberkan strategi dalam pengelolaan sampah. Mulai dari jenis limbah sampah, hingga metode penyelesaiannya pun juga turut dipaparkannya.

 

“Kami gunakan metode gasifikasi. Jadi kami ranting pohon-pohon itu lalu dikumpulkan. Untuk yang plastik kita gunakan limbah bungkus mie instan, permen. Buktinya ini tidak bau,” ujarnya.

 

Sebetulnya, lanjut dia, jika sampah dikelola dengan tepat maka tidak akan berdampak apa-apa bagi warga sekitar. Sebaliknya, jika pengelolaan sampah ini tidak tepat, maka sampah yang akan menjajah manusia itu sendiri kelak.

 

“Kita memang harus mengerti. Kalau tidak hati-hati mengelola sampah  maka sampahlah yang akan menjajah kita nanti ke depan. Makanya, sekarang di pemkot kita bawa tumbler sendiri dan meninggalkan botol plastik,” kata dia.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama mengaku sangat kagum dan mengapresiasi perkembangan Surabaya yang pesat ini, terutama di bidang penghijauan dan pengelolaan sampah.

 

“Surabaya di bawah Bu Risma ini luar biasa. Saya lihat Ibu Risma gencar membuat taman. Jadi tempat sampah 50 hektare itu hampir semuanya hijau,” kata Adi sapaan akrab I Nyoman Adi Wiryatama.

 

Ia mengungkapkan, kedatangannya ke Surabaya ini bertujuan untuk membantu Wali Kota Risma melengkapi tanaman yang belum ada di Surabaya. Bahkan, semua jenis spesies bambu juga sudah dibawa ke Surabaya.

 

“Kita punya spesies bambu di bali ada 18 macam. hampir semuanya dibawa ke sini (Surabaya). Kita harapkan suatu saat ada hutan bambu di tengah kota. Jadi ada nafasnya lah Indonesia timur dimana paru-parunya ada di Surabaya,” ujarnya.

 

Karena itu, ia berharap, spesies tanaman yang belum ada di Surabaya dapat dipenuhi dari Bali. Demikian sebaliknya, yang tidak ada di Bali akan dapat ditemukan di Surabaya,  termasuk urusan pengelolaan sampah.

 

“Terus terang aja kita agak terlambat dikit (pengelolaan sampah), keduluan masalahnya dari pada kita berfikir. Tapi di Surabaya bisa menyelesaikan itu apalagi bisa jadi listrik,” pungkas dia. (mar)

Ads