Beranda blog Halaman 24

Komsos, Tingkatkan Soliditas Korem Bhaskara Jaya dengan KBT

SURABAYA (Swaranews) – Korem 084/Bhaskara Jaya berupaya untuk terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dengan para Keluarga Besar TNI di wilayah Kota Surabaya.
Kepala Staf Korem, Letkol Arm Aprianko Suseno menyebut jika upaya itu dinilai sangat efisien guna meningkatkan hubungan antara prajurit Korem dengan para KBT yang selama ini sudah terwujud dengan baik.

“Ibarat keluarga besar yang tidak bisa dipisahkan,” ucap Kasrem. Kamis, 21 Maret 2019.

Acara yang berlangsung saat ini, kata Letkol Suseno, tak hanya sebatas mempererat hubungan antara Korem dan KBT saja. Namun, komunikasi sosial tersebut, juga ditujukan untuk memberikan sekaligus menggugah rasa partisipasi para KBT agar berperan aktif dalam mempertahankan Persatuan dan Kesatuan yang selama ini sudah terwujud.

“Acara ini merupakan sarana komunikasi dan silahturahmi, serta sharing informasi bagi segenap Keluarga Besar TNI di wilayah Korem,” tuturnya. (mar)

#Kampanyekan Toleransi, Komunitas Kawan Bangsa Gelar Toraja Youth Camp 2019

#Toraja Youth Camp 2019 Ajang Edukasi Agen Toleransi Nasional

#Kenalkan Toleransi dalam Perspektif Budaya Toraja di Toraja Youth Camp 2019

MAKASSAR (Swaranews) – Guna menebarkan isu dan semangat toleransi serta perdamaian di tengah keberagaman Ras, agama, dan antar Golongan. Komunitas Kawan Bangsa menggelar Kegiatan Toraja Youth Camp dan Deklarasi Agen Toleransi Nasional.

Toraja Youth Camp sendiri adalah kegiatan yang melibatkan pemuda se-Indonesia untuk turut berkolaborasi dan melakukan aksi nyata untuk menebarkan virus toleransi antar manusia.

Hal itu diungkapkan oleh Alfandy Wahyudi Project Leader kegiatan ini, Ia mengatakan isu toleransi menjadi sangat vital, sebab hal ini dapat menyebabkan perpecahan bangsa.

“Setelah kegiatan TYC 2019 selesai, peserta di harapkan menjadi penebar isu toleransi di daerahnya dan dapat mengembangkan projek toleransi yang di bawah oleh delegasi dalam TYC 2019,” ungkap mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika UNM ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, TYC 2019 kali ini terasa begitu spesial, sebab pada kegiatan ini diagendakan mengikuti upacara adat kematian Rambu Solo’ di Toraja.

“Program TYC tahun ini sedikit berbeda dari kegiatan TYC 2018 kemarin, yakni pada kegiatan kali ini salah satu agendanya yaitu berkunjung ke Acara Rambu Solo’,” kata mahasiswa angkatan 2017 ini, Kamis, (21/3/2019).

Ia pun berujar, dari kegiatan ini ia berharap peserta dapat menerapkan dan menyebarkan nilai-nilai Toleransi, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini peserta akan mendapatkan nilai-nilai toleransi yang ada di antara keberagaman, serta dapat berinteraksi dengan warga masyarakat yang ada di Toraja,” pungkas pria asal Mamasa.

Sekadar informasi, Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui link http://bit.ly/PendaftaranTYC2019. Rif

Kapolres Tanjung Perak Cangkrukan Bersama Kelompok Nelayan Greges

SURABAYA (Swaranews) – Menjalin kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Termasuk melalui kegiatan cangkruan seperti yang dilakukan bersama kelompok nelayan Greges, Kamis sore, 21 Maret 2019.

Acara cangkrukan yang dilaksanakan di Dermaga Tambat Labuh Sontoh Laut di Greges Barat, Kelurahan Tambak Sarioso ini dimulai pada pukul 15.00, yang juga dihadiri Kapolsek Asemrowo, Kompol Nur Suhud.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K, MSi menyampaikan kepada puluhan nelayan yang hadir bersama keluarganya, terkait program-program Polres.

Diantaranya disampaikan tentang adanya Program SPKT door to door, dimana masyarakat yang akan membuat laporan kehilangan surat-surat seperti KTP, akte, buku tabungan dan lain sebagainya, tidak perlu lagi datang ke Polsek atau Polres.

Mereka cukup menghubungi nomor layanan 081918600000, dan operator SPKT door to door akan datang sendiri ke rumah, untuk membuatkan laporan yang diperlukan dan menyerahkan bukti laporan saat itu juga.

“Operator SPKT door to door akan datang tidak hanya di rumah, tapi dimana saja masyarakat berada. Termasuk saat di pasar atau di tempat-tempat lain,” ujarnya.

Program ini, masih menurut Kapolres, merupakan terobosan baru yang sengaja dibuat untuk memudahkan masyarakat yang padat aktivitas.

“Karena padatnya aktivitas, banyak orang yang tidak sempat datang ke kantor polisi untuk membuat laporan kehilangan surat-surat. Padahal ini sangat penting buat keperluan administrasi. Oleh karena itulah, kami bikin terobosan ini. Jadi, masyarakat tidak perlu kemana-mana, cukup telepon dan kami akan datang,” terangnya.

Saat itu Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019, untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu.

Dia menyampaikan agar masyarakat tidak golput, karena Pemilu berkaitan dengan masa depan bangsa.

“Saya ingatkan masyarakat, agar tidak terhasut oleh berita-berita negatif di media sosial. Termasuk berita yang bermuatan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan), karena saat ini banyak beredar berita bohong alias hoax, yang sengaja dibuat untuk memperkeruh suasana menjelang pelaksanaan Pemilu,” jelasnya.

Kegiatan cangkrukan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab seputar masalah-masalah hukum, termasuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Saat itu Kapolres juga membagikan kaos bertuliskan anti hoax dan sembako kepada seluruh masyarakat yang hadir sambil dilanjutkan berfoto bersama, sebelum Kapolres meninggalkan lokasi. (Ari)

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Rakor Komwil IV APEKSI ke-15

SURABAYA (Swaranews) –  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap menjadi tuan rumah perhelatan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah IV (RAKORKOMWIL IV) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke 15. Kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh 13 kota anggota APEKSI wilayah IV. Terdiri dari Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Batu, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Bima, Kota Kupang, Kota Mataram dan Kota Denpasar.

 

Kepala Bagian Administrasi Kerjasama Pemkot Surabaya Dewi Wahyu Wardani mengatakan, Rakor Komwil IV APEKSI ke-15 akan diselenggarakan di Surabaya pada 22 hingga 24 Maret 2019. Beberapa kegiatan yang akan mengisi acara APEKSI diantaranya, penanaman pohon, kunjungan lokasi bagi para pendamping,welcome dinner, seminar, dan bergabung dengan acara Surabaya Vaganza.

 

“Jadi tanggal 22 Maret mereka (peserta) sudah mulai berdatangan, kita mulai dengan acara tanam pohon di Taman Harmoni dimulai acaranya pukul 15.00 WIB,” kata Dewi saat menggelar jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Kamis, (21/03/19).

 

Ia menyampaikan untuk pembukaan Rakor APEKSI akan dilaksanakan pada hari Sabtu, (23/03) bertempat di Hotel JW Marriot Surabaya. Pembukaan itu, akan dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, para peserta yang terdiri dari wali kota, Ketua Dewan APEKSI Pusat, dengan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). “Acara diperkirakan selesai pukul 1 siang. Nah, untuk malamnya mereka akan bergabung dengan acarawelcome dinner Surabaya Vaganza,” ujarnya.

 

Kemudian, lanjut dia, para peserta APEKSI yang terdiri dari wali kota ini akan mengikuti kegiatan Surabaya Vaganza pada Minggu, (24/03). Para wali kota ini akan dimanjakan dengan kegiatan parade bunga dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-726.

 

“Kita sudah menyiapkan 20 mobil willys (jeep) dan kita hias dengan bunga. Jadi besok pada Hari Minggu para wali kota ini akan ikut pawai tapi mereka di mobil willys, sudah kita siapkan,” terangnya.

 

Sementara bagi para pendamping atau istri wali kota, Dewi menjelaskan, Pemkot Surabaya telah menyiapkan kegiatan berupa Ladies Program. Para pendamping atau istri wali kota itu akan diajak belajar berbagai program ekonomi kreatif yang telah diterapkan oleh Pemkot Surabaya.

 

“Mereka kita ajak belajar tentang bagaimana Pemkot Surabaya mengembangkan ekonomi kreatif, yaitu di Dolly, Kaza, kemudian juga ke Siola mereka belajar tentang Puspaga, tentang bagaimana ibu wali kota menangani anak-anak berkebutuhan khusus,” pungkasnya. (mar)

Usung Tema Puspawarni, Surabaya Vaganza 2019 Siap Manjakan Mata Warga

SURABAYA (Swaranews) –  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar kembali acara Surabaya Vaganza untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya ke-726. Acara tahunan ini akan digelar pada Minggu (21/3/2019), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakanSurabaya Vaganza tahun ini mengusung tema Puspawarni. Tema ini merupakan penggabungan dari dua kata, yaitu “puspa” dan “warni”. Puspa memiliki arti bunga, sementara “warni” berarti corak atau rupa yang beraneka ragam. “Jadi, puspawarni adalah bunga yang memiliki corak dan rupa yang beraneka ragam,” kata Antiek saat jumpa pers di Humas Pemkot Surabaya, Kamis (21/3/2019).

 

Menurut Antiek, dengan tema ini maka Surabaya Vaganza 2019 ini memiliki simbol keanekaragaman warna-warni yang terdapat di Indonesia. Dengan tema “Puspawarni Indonesia” diharapkan dapat mempersembahkan keanekaragaman warna-warni seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

 

Ia juga memastikan bahwa acara ini akan diikuti oleh 40 mobil hias yang didesain dengan sangat menarik dan diikuti pula oleh 37 peserta parade budaya dari berbagai komunitas, suku bangsa, siswa, mahasiswa dan warga Surabaya serta beberapa grup drumband. “Total nanti ada 77 peserta yang siap memanjakan mata warga Kota Surabaya dan para pengunjung,” kata dia.

 

Dari sekian peserta itu, ada tim istimewa yang baru ikut pada tahun ini. Tim itu adalah dari Polrestabes Surabaya dan Polres Tanjung Perak, sehingga mereka tidak hanya terlibat dalam pengamanan saja, tapi mereka juga akan terlibat aktif menjadi peserta dalam acara ini. “Pihak Polrestabes dan Polres Tanjung Perak nanti akan mengamankan sepanjang jalur dan juga terlibat menjadi peserta,” ujarnya.

 

Peserta istimewa lainnya adalah para wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Para wali kota ini sedang menggelar acara rapat koordinasi Komisariat wilayah IV (RAKORKOMWIL IV) di Surabaya, sehingga dalam rangkaian acaranya nanti akan mengikuti Surabaya Vaganza 2019. “Para wali kota ini nanti akan gabung di Surabaya Vaganza dengan menaiki mobil wilis. Kami sudah menyiapkan 20 mobil wilis yang juga dihias dengan bunga-bunga. Sudah banyak wali kota yang konfirmasi ikut, hanya satu dua mungkin yang tidak bisa ikut,” tegasnya.

 

Antiek menjelaskan, rute Surabaya Vaganza 2019 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, Surabaya Vaganza mulai start dari Jl. Pahlawan dan berakhir di Jl. Raya Darmo tepatnya di depan SMAK Santa Maria.  Mobil hias dan peserta parade budaya akan melewati rute Jl. Pahlawan, Jl. Keramat gantung, Jl. Gemblongan, Jl. Tunjungan, Jl. Gubernur Suryo, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Raya Darmo dengan finish di SMAK Santa Maria.

 

“Setelah finish di depan SMAK Santa Maria, mereka akan lurus terus dan baru boleh melakukan bongkar bunga-bunganya di samping Masjid Al-Falah. Jadi, berbeda dengan tahun lalu,” imbuhnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa agenda tahunan ini menjadi bagian dari produk industri pariwisata di Surabaya. Harapannya, agenda ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor wisata, sehingga pihak perhotelan dan restoran di Surabaya juga ikut mempromosikan agenda besar ini. “Agenda ini sudah “dijual” sejak akhir tahun 2015 lalu. Agenda ini ikut masuk dalam promo hotel dan restoran di Surabaya,” sambung dia.

 

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian DishubSurabaya Tunjung Iswandaru menjelaskan jajaran Pemkot Surabaya beserta jajaran kepolisian sudah siap mengamankan acara tersebut. Bahkan, ia menyebutkan sudah menyiapkan kantong-kantong parkir yang bisa digunakan oleh warga dan para wisatawan.

 

Khusus untuk tempat parkir di lokasi finish, Dishub sudah menyiapkan parkir khusus bagi parkir VIP, yaitu di halaman Santa Maria. Sedangkan parkir undangan bisa di Jalan Polisi Istimewa, Jalan Bintoro (sisi barat dan timur), Jalan Tumapel, Jalan Mojopahit (sisi barat dan timur), Jalan Ronggo Lawe, Jalan Dr. Wahidin, Jalan M.H. Tamrin. “Nah, khusus bongkar kendaraan hias, kami sudah sediakan di depan Taman Bungkul, depan Masjid Al-Falah dan Jalan Marmoyo, kami harap para peserta memperhatikan ini,” pungkasnya. (mar)

Wali Kota Risma Buka Musrenbang Tingkat Kota untuk RKPD Tahun 2020

SURABAYA (Swaranews)  – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020. Acara  ini dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berlangsung di Graha Sawunggaling lantai 6 Jalan Jimerto, Kamis (21/03/19).

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Risma menyarankan kepada peserta Musrenbang Kota Surabaya untuk mengusulkan program yang dapat menunjang ekonomi warga. Artinya, program yang direncanakan adalah yang berdampak pada pemberdayaan dan pendapatan, khususnya bagi warga Kota Surabaya. Sehingga hal tersebut dapat memberikan kemaslahatan bersama. “Saya berharap segala usulan nanti yang dapat berpengaruh langsung pada masyarakat. Seperti sektor ekonomi, dan pendidikan,” kata Wali Kota Risma di sela-sela sambutannya.

 

Ia menjelaskan selama ini masyarakat lebih dominan untuk mengusulkan pembangunan gapura. Menurutnya, pembangunan gapura adalah sebuah simbol yang tak dapat mempengaruhi ekonomi warga. Karena itu, ia mengimbau kepada ketua RT/RW maupun LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) agar lebih memilih usulan lain yang berdampak langsung ke masyarakat. Seperti pembangunan untuk infrastruktur jalan atau selokan dan pemberdayaaan ekonomi masyarakat.

 

“Berbeda dengan pembangunan jalan raya, karena itu akses ekonomi dan dampaknya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. Misalnya biasanya berangkat kerja perjalanan 20 menit, karena jalannya sudah lebar jadi cukup memakan waktu 10 menit, kan dampaknya langsung terasa,” ujarnya.

 

Wali kota yang juga menjabat sebagai Presiden United Cities Local Government (UCLG) Asia Pasific itu menyampaikan, jika pihaknya akan mendukung penuh segala program usulan yang bertujuan menaikkan ekonomi masyarakat. Bahkan, ia menegaskan, akan memperjuangkan usulan-usulan warga itu, jika dinilai ada kaitannya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

“Kota ini adalah kota yang sudah terkenal di seluruh dunia, kalo warganya tidak bisa menikmati untuk akses ekonomi, untuk apa di bangun. Kalau untuk pemberdayaan ekonomi pasti tak bantu, sesulit apapun caranya,” tegasnya.

 

Dalam waktu dekat, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga berencana mencanangkan pembangunan untuk menaikkan sektor di bidang ekonomi masyarakat, diantaranya pembangunan taman, dan beberapa wisata. “Tahun ini, kita akan tambah beberapa taman, serta wisata kolam renang Aquatic,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan menjelaskan pihaknya telah mensosialisasikan ke RT, RW dan LPMK terkait jenis usulan yang dinilai penting dan bermanfaat untuk masyarakat.  “Jadi memang ada beberapa (usulan) yang masih spontan saja, tetapi sebetulnya diawal kita sudah sosialisasikan ke LPMK, RT dan RW. Satu untuk infrastruktur, kedua untuk pemberdayaan ekonomi,” kata Hendro.

 

Ia menyampaikan selama ini program yang diajukan oleh masyarakat dinilai bermacam-macam. Misalnya, usulan pembuatan keranda hingga keringanan untuk pembuatan seragam. Namun, ia menyebut, saat ini masyarakat sudah mulai berangsur-angsur paham, jika sebetulnya kepentingan RT/RW bukan hanya representasi RT/RW atau LPMK, tetapi representasi seluruh warga. “Misal untuk (pembangunan) infrastruktur, saluran, jalan dan sebagainya, kemudian pemberdayaan ekonomi, itu nanti yang akan kita utamakan,” terangnya.

 

Hendro menambahkan pihaknya tetap akan menerima berbagai macam usulan dari masyarakat tersebut. Namun, berbagai usulan itu tetap akan masuk dalam proses seleksi dan tergantung dari kebutuhan masyarakat. “Silahkan kita bebaskan (usulan) tapi nanti tetap ada proses-proses seleksi termasuksurvey di lapangan, benar dibutuhkan atau tidak,” tutupnya. (mar)

Ali Wafi Yang Bercita Cita Jadi Tentara Ucapkan Terimakasih pada Satgas TMMD 104 Kodim 0827 Sumenep.

SUMENEP (Swaranews) ‘- Memasuki minggu keempat TNI Manunggal Membangun Desa ke 104 Kodim 0827 Sumenep dalam pengerjaan sasaran fisik semakin ringan, karena sebagian besar sasaran fisik secara keseluruhan hampir mencapai 100%.

Seperti halnya yang terpantau di lokasi sasaran kegiatan TMMD 104, pembangunan Madrasah Al-Miftah, Dusun Sobi, Desa Larangan Kerta, Kecamatan Batuputih, yang telah sampai pada proses finishing saja, hampir seluruh sudut dan bagian bangunan sudah tampak bagus. Kamis (21/03/19).

Ali Wafi, salah satu siswa dari MI Al-Miftah yang juga bercita cita ingin menjadi tentara menuturkan, dirinya sangat senang telah memiliki bangunan sekolah yang baru, bagus dan nyaman untuk belajar yang dulunya hanya belajar diteras rumah warga.

“Terimakasih banyak pada bapak TNI yang sudah membantu pembangunan gedung Madrasah kami sampai selesai, saya dan teman-teman pasti akan ingat terus adanya TNI di kampung kami, dengan semangat dan gembira pastinya kami dalam belajar,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lettu Inf. Haryanto juga menyampaikan, semua pihak Satgas TMMD 104, khususnya yang ada di Dusun Sobi merasa terharu atas penuturan Al Wafi.

“Saya yakin mereka kelak akan menjadi anak-anak yang berbakti, berbudi dan berakhlak mulia yang bakan menjadi generasi penerus yang handal dan kokoh,” tambahnya. (sub)

Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Sulap Jalan Makadam ini Menjadi jalan Paving

JEMBER (Swaranews) –  Sungguh sangat beruntung masyarakat Dusun Paleran Desa Gunungmalang Kec Sumberjambe Kab Jember yang mendapatkan program pembangunan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0824/Jember, tidak hanya mendapatkan program bedah rumah, bedah mushola dan MCK tetapi juga mendapatkanpeningkatan jalan menjadi lebih layak.

Seperti di RT. 01/10 Dusun Paleran yang mendapatkan program peningkatan jalan dari jalan makadam menjadi jalan paving, akses jalan tersebut menjadi satu-satunya akses jalan masyarakat dalam kesehariannya dan apabila musim hujan seperti sekarang ini becek dan kotor, dengan peningkatan jalan tersebut nantinya akan menjadi lebih bersih dan indah.

Satuan Tugas (Satgas) TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember sebanyak 6 orang bersama masyarakat 12 orang melakukan pekerjaan persiapan dengan meratakan tanah jalan tersebut yang kemudian diampar pasir dan dipasang paving, sepanjang 112 meter dengan lebar 2 meter.

Musagi umur 53 tahun menyampaikan terima kasih dengan adanya pavingisasi tersebut, sambil membantu pekerjaan gotong royong tersebut Musagi menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Pemerintah yang telah melakukan pembangunan terhadap jalan ini.

Komandan Kompi Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Kapten Inf Suwarno saat kami temui pada Kamis 21/03/2019 menyampaikan bahwa pekerjaan paving ini ditargetkan 4 hari sudah dapat diselesaikan karena materil dan yang mengerjakan sudah siap dan mulai bekerja.

Kalau sore nanti terkendala hujan nanti malampun akan kita lembur, karena rentan waktu yang ada semakin menipis, sehingga perlu adanya percepatan pengerjaannya. Tegas Komandan Kompi Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember tersebut. (sub)

Danrem 084/Bhaskara Jaya Berjumpa dengan Warga di Lokasi TMMD Sumenep

SURABAYA (Swaranews) –  Banyaknya tugas dan tanggung jaw.ab, ternyata bukan menjadi suatu hambatan bagi Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S. E, untuk berjumpa dengan warga di daerah terisolir, tepatnya di lokasi TMMD Desa Larangan Kerta, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Di sela-sela perjumpaannya dengan warga di desa itu, Kolonel Sudaryanto mengatakan jika program TMMD, memiliki arti yang sangat penting bagi tingkat kesejahteraan masyarakat di daerah terisolir.

“Program TMMD, merupakan bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu, baik dari lintas sektoral bersama Kementerian, Pemda dan masyarakat sebagai upaya untuk mendukung program Pemerintah,” ungkapnya. “Khususnya, dalam rangka mempercepat pembangunan daerah,” imbuhnya.

Tak hanya itu saja, dalam kunjungannya saat ini, Kamis, 21 Maret 2019, orang nomor satu di tubuh Makorem 084/Bhaskara Jaya itu, juga memastikan jika pelaksanaan program TMMD berjalan sesuai dengan peraturan yang sudah diberlakukan.

“Tadi, kami juga mengunjungi beberapa titik pengerjaan TMMD. Semua terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Ato Sudiatna menambahkan, meski terdapat beberapa pengerjaan yang belum terselesaikan, namun, dirinya memastikan jika semua pengerjaan itu, dipastikan segera rampung sebelum batas waktu yang sudah ditentukan, tepatnya pada tanggal 27 Maret mendatang.

“Kalau bisa, minggu-minggu ini kita selesaikan. Kita pastikan semuanya sudah terselesaikan,” tandasnya. (sub)

Mendekati Batas Waktu, Pengerjaan Musholla AL-Ikhlas Jember Dikebut

JEMBER  (Swaranews) – Satgas TMMD ke-104, Kodim 0824/Jember berupaya segera menuntaskan pengerjaan Musholla AL-Ikhlas yang berada di Dusun Gayasan, Desa Gunung Malang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Serma Sudibyo, salah satu personel Satgas yang berada di lokasi tersebut mengatakan, saat ini pengerjaan Musholla itu sudah mencapai tahap pemasangan lantai dana atap plafon.

“Ada lima personel dengan dibantu masyarakat sekitar, selesai memasang keramik dan plafon, kami akan bergerak menyelesaikan beberapa pengerjaan Musholla lainnya,” ujar Sudibyo di sela-sela kesibukannya. Kamis, 21 Maret 2019.

Sementara itu, hal senada juga dikatakan oleh Komandan Kompi TMMD Kodim Jember, Kapten Inf Suwaro. Ia mengatakan, batas waktu yang semakin terbatas, seakan menjadi pandangan tersendiri bagi Satgas TMMD Kodim Jember untuk segera menyelesaikan beberapa pembangunan di Dusun Gayasan, serta beberapa Dusun lainnya.

“Penutupannya nanti tanggal 27 Maret. Maka dari itu, kita kebut semua pengerjaannya,” tandas Suwarno. (Pendam V/Brawijaya/sub)

no adverts for now
Ads