Beranda blog Halaman 3

Gubernur Khofifah Launching Jatim Seger

PAMEKASAN (Swaranews) – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat Provinsi Jawa Timur 2019 yang diselenggarakan di lapangan Pendopo Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan, Senin (16/9/2019) berjalan penuh semarak.

Acara yang diselenggarakan dengan tema “Ayo Olahraga Dimana Saja Kapan Saja”, itu dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula Pangdam V/Brawijaya, Wakapolda Jatim, Bupati Pamekasan, Bupati Bangkalan, Bupati Sampang, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak, Kepala Bakorwil Pamekasan, serta Forkopimda se Madura.

Menariknya, selain menghelat peringatan Haornas 2019 secara seremonial, Khofifah juga melaunching Jatim Seger (Senang Gerak) yang bertujuan untuk menggerakkan semua roda kehidupan di Jatim. Bahkan, Jatim Seger tersebut langsung diaplikasikan dengan melakukan Senam Laga bersama.

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan bahwa melalui Jatim Seger, dirinya berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bergerak ke arah kehidupan yang lebih baik di Jatim. Masyarakat bisa terus bergerak dari satu kebaikan ke kebaikan lainnya, yakni menuju kemajuan yang satu ke kemajuan lainnya.

Kita ingin menandai Haornas ini dengan meluncurkan Jatim Seger, Jatim Senang Bergerak. Senang untuk kita semua, bahagia untuk kita semua, sejahtera untuk kita semua. Kita  bergerak untuk menggerakkan seluruh roda kemajuan di Jawa Timur, kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Dijelaskan, Jatim Seger terinspirasi dari sebuah iklan layanan masyarakat yang terdapat di salah satu televisi bertajuk Isi Piringku dan Bergerak. Iklan tersebut memiliki tagline baru yang dulu dikenal dengan empat sehat lima sempurna. Tagline tersebut dinilai lebih kekinian dan bergantung pada makanan khas masing-masing daerah ditambahkan dengan aktivitas bergerak.

“Jadi isi piringku plus bergerak. Tidak hanya olahraga. Bisa bergerak jalan  lapangan , dimana saja saja  pokoknya bergerak. Jadi dimana saja, kapan saja kayak tema Haornas ini. Ayolah olahraga dimana saja kapan saja. Artinya mobilitas atau pergerakan itu penting,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah dalam mengaplikasikan Jatim Seger harus terus menggerakkan atau menghijrahkan masyarakat dari yang miskin menjadi sejahtera, dari yang tertinggal menjadi berkemajuan dari yang kurang terdidik menjadi tercerdaskan. “Kita juga harus menggerakkan atau menghijrahkan anak-anak  kita semua dari yang malas menjadi kerja keras,” imbuh Mantan Mensos RI di era Presiden Jokowi ini.

Terkait pemberian beasiswa terhadap atlet berprestasi hingga pendidikan S3, Khofifah menjelaskan, pemberian beasiswa sudah dilakukan sejak Rakerda KONI Jatim beberapa bulan lalu. Program tersebut digagas sejak navigasi program sebelum dirinya dilantik menjadi Gubernur Jatim, yang kemudian dikomunikasikan dengan KONI Jatim.

“Jadi sebetulnya pada Rakerda yang lalu, kita sudah memulai untuk memberikan beasiswa itu baik S1 maupun S2. Kalau ada yang kemudian akan melanjutkan S3 mereka juga akan mendapatkan hak yang sama,” pungkasnya.

Pemberian Penghargaan Untuk Kabupaten/Kota Peduli Olahraga, Atlet, Pelatih dan Wasit Berprestasi

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 5 kabupaten/kota peduli olahraga. Kabupaten/kota tersebut yakni Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Gresik.

Selain itu juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada atlet berprestasi. Diantaranya, Ilyas Rachman Ryandhani dari Kota Malang (Atlet Berprestasi Peraih Emas Bulutangkas Peparpenas, Emas Asian Pasific Deaf 2018, dan Emas World Deaf Championship 2019), Ayu Fitrian dari Kota Kediri (Atlet Berprestasi Peraih Emas Asian School Games, Pemecah Rekor Nasional 2019 Cabang Atletik), Jevon Lionel Koeswoyo dari Kota Surabaya (Atlet Berprestasi Peraih Medali Emas Kelas Tajijian dan Perak Kelas Tajiquan 7th World Junior Wushu Championship di Brazil), Muhammad Ashfiya dari Kabupaten Sidoarjo (Atlet Berprestasi Peraih Medali Perak Asian Games Tahun 2018 Cabang Bola Voli Pantai), Adinda Larasati Dewi Kirana dari Kabupaten Sidoarjo (Atlet Berprestasi Peraih Enam Medali Emas Festival Aqualing Internasional Asian School Games 2017 dan Medali Perunggu Sea Games 2017 Cabang Renang).

Selain itu, juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi pelatih dan wasit berpestasi. Untuk pelatih berprestasi penghargaan diserahkan kepada Drs. Rahkman sebagai Pelatih Gulat dari Kota Malang dan Sherlie Hoediono Pelatih Wushu dari Kota Surabaya. Penghargaan untuk wasit berprestasi diberikan kepada Agung Purwanto dari Kabupaten Magetan, wasit dari cabang voli indoor.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jatim Supratomo mengatakan, peringatan Haornas 2019 tingkat Jatim bertema Ayo Olahraga Dimana Saja Kapan Saja itu dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan karena sebagai wujud apresiasi atas prestasi dan semangat Pemkab Pamekasan dan masyarakat dalam menggerakkan olahraga. Ini menjadi inspirasi untuk masyarakat Madura, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dalam kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2019, Kabupaten Pamekasan memperoleh medali tertinggi se-Madura. Juga Pamekasan memiliki indeks pembangunan manusia atau IPM tertinggi se-Madura.

Menurutnya, di bawah kepimpinan Gubernur Khofifah dan Wagub Jatim Emil Dardak telah banyak menghasilkan kebijakan publik khususnya di bidang olahraga. Antara lain pemberian beasiswa kepada atlet dan pelatih yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional berupa biaya SPP pendidikan sampai S3, membangkitkan kembali pekan olahraga desa. Selain itu juga perubahan sistem periodisasi penyelenggaraan event olahraga dari 4 tahun menjadi 2 tahun sekali seperti Porprov. (Msa)

Jatim Borong Anugerah Wahana Tata Wahana Nugraha

JAKARTA (Swaranews) – Provinsi Jawa Timur memborong penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama dari Pemerintah Pusat. Penghargaan bidang transportasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama 25 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (15/9/2019).

Pemprov Jatim sendiri memperoleh peringkat pertama Provinsi dengan layanan transportasi terbaik. Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama ini diberikan karena Pemerintah Provinsi Jawa Timur dianggap mampu membangun dan menata transportasi publik dengan baik pada aspek administrasi, teknis, dan operasional.

Tahun ini, penghargaan diberikan untuk 15 provinsi 77 kabupaten atau kota dengan pengembangan sistem transportasi publik terbaik. Beberapa operator jasa transportasi pun mendapatkan penghargaan.

“Alhamdulillah dari 15 Provinsi yang memperoleh penghargaan, Jawa Timur berada di peringkat pertama. Tentu saja ini merupakan prestasi semua pihak yang telah bekerja keras, terencana dan sustemik.  Prestasi ini harus kita syukuri dan menjadi pendorong kita bekerja lebih keras dan profesional karena menjadi salah satu  kebanggaan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” kata Khofifah di Jakarta, Minggu (15/9/2019).

Khofifah mengatakan, prestasi yang diraih Jawa Timur merupakan buah kerja keras dan sinergitas seluruh pihak. Baik Dinas Perhubungan, aparat kepolisian Ditlantas Polda Jawa Timur, Satlantas Polres Kabupaten/kota, dunia usaha penyedia armada transportasi juga masyarakat pengguna transportasi publik. Karena, lanjut dia, aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik serta ramah lingkungan merupakan pertimbangan terbesar dalam penilaian.

Saat ini, tambah Khofifah, Pemprov Jawa Timur tengah fokus pada upaya pembangunan konektivitas dan transportasi publik di kawasan Gerbang Kartasusila atau Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan. Jika seluruh rencana tersebut terwujud maka dipastikan wilayah-wilayah tersebut akan mendapatkan efek positif perekonomian yang besar serta terkoneksi baik untuk transportasi masyarakat, barang, jasa serta logistik yang makin cepat, mudah, murah, nyaman dan aman.

“Pembangunan Gerbang Kartasusila juga telah mengantisipasi pertumbuhan ekonomi dan kepadatan penduduk di tahun-tahun yang akan datang,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penghargaan WTN ini untuk mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil menata transportasi publik beserta fasilitasnya. Dengan demikian Pemda dapat terus memperbaiki kinerja untuk lebih baik lagi.

Budi Karya menerangkan, penghargaan WTN ini telah menseleksi 152 kabupaten dan kota. Penilaian dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepolisan dan juga para pakar. Setelah dilakukan input data untuk menganalisis terhadap indikator penilaian, survei, dan ketentuan untuk menentukan bukti menentukan kabupaten kota atau provinsi yang akan mendapatkan piala, ditetapkan 92 Provinsi, Kabupaten, Kota yang berhak menerima piala WTN.

“‎Pertama Wiratama diserahkan kepada 15 provinsi terbaik. Kedua, WTN tanpa catatan kepada 39 kabupaten dan kota, ketiga WTN dengan catatan diserahkan kepada 38 kabupaten dan kota,” paparnya.

Selain penganugerahan penghargaan Wahana Tata Nugraha, Kementerian Perhubungan juga memberikan Penganugerahan Bidang Transportasi Darat Tahun 2019 dengan kategori diantaranya adalah pemilihan Abdiyasa Teladan Tahun 2019 yang diserahkan kepada 4 orang pengemudi / awak kendaraan angkutan umum, Penghargaan Angkutan Orang terbaik Tahun 2019 yang diserahkan kepada 9 perusahaan, Penghargaan Angkutan Barang terbaik Tahun 2019 yang diserahkan kepada 9 perusahaan, serta Penghargaan Angkutan Penyeberangan yang diserahkan kepada 3 perusahaan. (Msa)

Khofifah dan Ganjar Pranowo Kerjasama Kelola Bengawan Solo

SURABAYA (Swaranews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sepakat untuk bekerjasama mengelola daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo. Keduanya, akan melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi pencemaran sungai yang menurunkan kualitas baku mutu air sungai Bengawan Solo.

Hal tersebut menjadi salah satu bahasan Khofifah dan Ganjar saat bertemu di sela acara Halaqoh Kiai Santri tentang Pencegahan Terorisme yang digelar di Salatiga, Sabtu (14/09/2019).

Kualitas baku mutu air penting untuk  ditingkatkan lantaran sungai Bengawan Solo menjadi sumber air baku untuk air bersih masyarakat di sepanjang aliran sungai. Terkait kerjasama pengelolaan sungai Bengawan Solo, mulanya disampaikan khofifah saat debat publik pada pencalonan gubernur tahun 2013 dimana saat itu Ganjar telah memenangi pencalonan gubernur Jawa Tengah.

Selanjutnya, keduanya membicarakan saat bertemu di upacara pemakaman almarhum BJ Habibie. Jatim dan Jateng  dikatakan Khofifah sepakat bahwa pemeliharaaan DAS Bengawan Solo harus dilakukan secara bersama-sama. Pasalnya, menjaga daya dukung alam harus dilakukan secara holistik terutama jangan sampai air sungai menjadi sumber daya alam yang dikorbankan karena perkembangan industrialisasi.

“Ini sempat kami bahas, baku mutu air sungai Bengawan Solo sudah menurun drastis. Saya ingin relawan jogo kali kita turunkan untuk menyisir sepanjang DAS Bengawan Solo,” kata Khofifah.

Pasalnya permasalahan pencemaran sungai Bengawan Solo sejauh ini terdeteksi di Jawa Tengah dan sejumlah tempat di Jawa Timur. Beberapa waktu lalu juga sempat ramai diberitakan pencemaran sungai di Blora.

Lebih lanjut, Relawan Jogo Kali sudah dibentuk di Jawa Timur sebagai penjaga sungai berbasis masyarakat, dibantu perguruan tinggi dan komunitas pecinta lingkungan. Pemprov Jawa Timur akan memaksimalkan relawan ini untuk memantau dan ikut menjaga serta menyisir DAS Bengawan Solo.

“Pemprov Jateng akan buat kongres sungai  Bengawan Solo. Saat ini saya dengar sedang dilaksanakan lomba foto sungai Bengawan Solo di Jateng. Di OPD Pemprov Jatim saya sampaikan bahwa saya ingin Pemprov Jatim membuat Festival Sungai. Intinya kita saling kerjasama menjaga Bengawan Solo,” tegas Khofifah.

Sepakat dengan Khofifah, Ganjar mengakui saat ini pencemaran air sungai Bengawan Sungai cukup berat. Dimana ada di banyak titik aliran sungai Bengawan Solo menjadi tempat pembuangan limbah ke sungai tanpa diolah.
Sebagaimana ramai diberitakan, di Blora ada pipa siluman yang terdeteksi membuang cairan limbah ilegal ke badan sungai. Yang akhirnya membuat air sungai tercemar dan terdeteksi berwarna biru, merah dan berbau menyengat.

“Permasalahan ini di Jateng ada, dan di Jatim juga ada. Bahkan kita kemarin menemukan ada pipa yang ditanam sampai di bawah sungai begitu. Sampai kita sebut pipa siluman untuk membuang limbah,” kata Ganjar.

Untuk itu, Ganjar mengatakan pertemuan dan pembahasan terkait masalah Bengawan Solo ini tengah intens dibahas antara keduanya. Kini, Ganjar dan Pemprov Jawa Timur telah menyiapkan Kongres Sungai yang salah satu fokusnya adalah daerah aliran Sungai Bengawan Solo.

“Kita akan adakan Kongres Sungai. Ini akan jadi momentum untuk kami bertemu agar bagaimana mengkoordinasikan DAS Sungai Bengawan Solo bisa kita tangani bersama-antara antara Jatim dan Jateng,” tegas Ganjar.

Konsep yang diusung yaitu one river one management and one plan. Yaitu satu sungai, satu pengelolaan dan satu perencanaan. Ganjar berharap, kerjasama antar pemerintah daerah ini bisa menghapus sekat-sekat dalam pengelolaaan dan menjadikannya satu kesatuan. (Msa)

Wagub Emil : Jatim Potensial Jadi Aset Ekonomi Kreatif

SURABAYA (Swaranews) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki banyak sekali kearifan lokal yang berbeda-beda di setiap daerahnya. Dan ini sangat berpotensi menjadi aset ekonomi kreatif. Hal itu disampaikannya usai membuka Festival Pesona Lokal (FPL) 2019 di Parkir Timur Plaza Surabaya, Sabtu (14/9/2019) sore.

Menurut Emil, potensi Jatim yang dinilai memiliki aset ekonomi kreatif itu tidak hanya hal kearifan lokal saja, tetapi provinsi di ujung timur pulau Jawa itu juga memiliki kekhasan di setiap daerahnya.

“Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur begitu luas kabupaten/kota yang memiliki ciri khas masing-masing dan ada yang mau cobain bahwa memang kita ini potensial menjadi aset ekonomi kreatif,” katanya.

Agar penilaian itu dapat tergapai, Wagub Emil Dardak menyampaikan bahwa Pemprov Jatim akan terus berkomitmen melestarikan budaya bangsa, khususnya potensi Jatim. “Salah satunya adalah Festival Pesona Lokal 2019 ini,” ujarnya.

Wagub Emil Dardak menambahkan, agar penilaian tersebut bisa segera terwujud, maka berbagai potensi yang dimiliki setiap kabupaten/kota harus diberi sentuhan modifikasi tanpa menghilangkan unsur utamanya.

“Ini kan bentuk dari inisiatif masyarakat, dari usaha untuk melakukan kegiatan yang sifatnya rekreasi murah tapi sejalan dengan upaya kita melestarikan budaya lokal,” imbuhnya.

Lebih lanjut Emil Dardak menyebutkan, bahwa Pemprov Jatim akan mendukung setiap usaha yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan kearifan lokal. “Maka kami hadir, Ibu gubernur yang diwakilkan ke saya, adalah wujud bahwa kita mengendorse hal seperti ini, sehingga pemerintah ini bukan hanya menggunakan birokrasi tapi menggerakkan masyarakat, kita memberikan apresiasi,” jelasnya.

Menurut Emil Dardak, salah satu bentuknya adalah dengan memberikan ruang dan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk menunjukkan setiap potensi yang dimiliki. “Salah satunya melalui kegiatan semacam ini,” ujarnya.

Sementara upaya lainnya, terang Emil Dardak adalah dengan menjadikan Taman Krida Budaya sebagai destinasi wisata. “Saya diskusi dengan Walikota Malang, bagaimana Taman Krida Budaya juga bisa menjadi destinasi yang dipadukan wisata kuliner dengan gaya semakin banyak diminati masyarakat dan semakin besar bagi seniman dan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (Msa)

Sekdaprov Jatim Minta Perbakin Dorong Semangat Olahragawan Muda

SURABAYA (Swaranews) – Sekdaprov Jatim Dr. Heru Tjahjono meminta kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Jatim ikut mendorong semangat kaum muda agar gemar berolahraga. Caranya yakni dengan mengenalkan cabang olahraga (cabor) tersebut atau dengan mengajak para generasi muda untuk ikut berlatih agar tertarik.

“Anak muda sekarang lebih suka bermain gadget, bahkan ada yang sampai ketergantungan. Dengan mengajak mereka melakukan aktivitas fisik seperti olahraga diharapkan bisa mengurangi ketergantungan mereka pada gadget,” kata Heru saat menghadiri Pelantikan Pengprov Perbakin Jatim masa bakti 2019-2023 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (14/9/2019).

Menurutnya, melalui olahraga, semangat dan energi kaum muda yang masih tinggi bisa tersalurkan dengan baik. Selain itu, berolahraga juga mampu menjadikan jiwa dan raga mereka lebih sehat dan positif, sehingga bermanfaat tidak hanya sekarang tapi juga di masa mendatang.

“Kalau menggeluti olahraga dengan baik, hal itu juga bisa jadi keterampilan atau nilai tambah. Jadi mari kita dorong anak-anak muda agar gemar berolahraga,” katanya.

Heru mengatakan, untuk mencari bibit baru atlet berprestasi terutama di cabor menembak, bisa dilakukan melalui pembinaan dan pengembangan serta melibatkan olahragawan muda potensial dari hasil pengembangan bakat sebagai proses regenerasi.

Untuk itu, dengan dilantiknya Pengprov Perbakin Jatim masa bakti 2019-2023, dirinya berharap, pencarian bibit baru serta pembinaan atlet berprestasi terutama di Jatim bisa terus dilakukan. Apalagi atlet Jatim sering berprestasi tak hanya di ajang olahraga tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), tapi juga di tingkat internasional seperti ASIAN Games.

“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik, semoga dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya, solid dan sukses membawa atlet menembak Jatim terus berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Perbakin Letjen TNI Joni Supriyanto yang juga Kasum TNI mengatakan, Perbakin sangat terdukung oleh para atlet dari Jatim yang banyak berprestasi. Apalagi atlet muda dari Jatim cukup banyak. Sehingga dirinya berharap para atlet menembak terutama dari Jatim dapat terus berprestasi.

“PB Perbakin mempercayai bahwa cara terbaik berlatih adalah melalui bertanding. Sehingga PB Perbakin rutin mengadakan lomba menembak setiap bulannya, karena bertanding ini juga salah satu cara berlatih,” katanya.

Menurutnya, membangun sportivitas bisa dilakukan melalui olahraga. Untuk itu, melalui olahraga dirinya yakin bangsa ini akan menjadi sportif. “Kalah ya kalah, jangan menyalahkan wasit atau panitia. Sifat-sifat tidak sportif ini jangan sampai ada apalagi di Jatim karena Jatim tempatnya sportivitas,” katanya.

Susunan Pengprov Perbakin Jatim masa bakti 2019-2023 terdiri dari Ketua Umum Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, Wakil Ketua Umum/Ketua Harian Kolonel Inf. Slamet Riadi S.IP, Sekretaris Umum Letkol Inf. Suroto serta Bendahara Leo Christian Afandi. (Msa)

Emil : Belanova Wujud Keberpihakan Pemprov Jatim pada Aspek Penelitian dan Pengembangan

JOMBANG (Swaranews) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak pernah berhenti melakukan inovasi program, khususnya dalam menggairahkan bidang penelitian dan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satu inovasi tersebut berupa program Belanja Inovasi atau yang disingkat Belanova.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut, program Belanova merupakan wujud keberpihakan Pemprov Jatim terhadap bidang penelitian dan pengembangan (Research and Development).

“Ini merupakan wujud keberpihakan antara Pemda kepada bidang Research and Development,” kata Emil saat menjadi narasumber pada acara 1st Conference on Research and Community Service (CORCYS) 2019 atau Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Natuwar Hall STKIP PGRI Jombang, Sabtu (14/9/2019) pagi.

Emil menyampaikan, program Belanova merupakan program perwujudan yang dimunculkan pada program kerja Nawa Bhakti Satya yang kedua yaitu Jatim Kerja. Dan program tersebut dihadirkan sebagai salah satu upaya untuk mendukung sekaligus meningkatkan gairah penelitian dan inovasi.

Selama ini, menurut Emil, para inovator masih menemui kesulitan dalam memasarkan produk karena dinilai masih baru dan belum teruji di pasaran. Namun, melalui program Belanova, Pemprov Jatim dapat membeli produk yang dihasilkan dengan catatan sudah siap digunakan walau belum sempurna.

Hal tersebut, lanjutnya, didukung Perpres 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Melalui peraturan tersebut, pemerintah daerah diperbolehkan untuk membeli inovasi baru yang dihasilkan para peneliti sebagai inovasi daerah yang kemudian bisa diaplikasikan sebagai langkah pematangan bagi para inovator.

“Langkah ini yang kita sebut dengan ‘Dari Prototype menjadi Skilling Up‘ atau langkah pematangan,” imbuh Emil yang juga Perintis Pelabuhan Nusantara Selatan Jawa tersebut.

Mantan Bupati Trenggalek ini berharap, melalui program Belanova dapat meningkatkan gairah para peneliti dan inovator untuk berinovasi di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, juga bisa meningkatkan semangat para pelaku IKM/UKM untuk menerapkan IPTEK di dalam proses pengembangannya.

Sementara dihadapan awak media, Emil menuturkan bahwa Jawa Timur kaya akan sumber daya manusia (SDM) yang hebat. Sehingga, melalui SDM yang hebat dan mampu digabungkan dengan adanya big data, maka akan semakin memudahkan akses pencarian data bagi sebuah penelitian untuk bisa melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat di masyarakat.

Emil mengaku, saat ini Pemprov Jatim telah menganggarkan dana untuk program Belanova melalui Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Prov. Jatim dan tengah dalam pematangan lebih lanjut untuk kemudian dapat diluncurkan ke masyarakat. (Msa)

Khofifah Ajak Masyarakat Libatkan Generasi Z Dalam Konsolidasi Kebangsaan

SURABAYA (Swaranews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk melibatkan generasi Z dalam berbagai konsolidasi kebangsaan baik secara ideologis, pemikiran maupun gerakan. Hal ini untuk menghindari adanya potensi kristalisasi politik identitas di kalangan generasi muda yang beresiko terhadap munculnya pemimpin yang eksklusif.

Menurut Khofifah, hal inilah yang dapat menyebabkan tumbuhnya embrio disharmoni dan kecenderungannya semakin menguat di kalangan pemuda khususnya para siswa dan mahasiswa. “Data ini diperkuat berdasarkan survey dari UIN Syarif Hidayatullah yang menunjukkan pengaruh intoleransi dan radikalisme mulai menjalar ke banyak sekolah dan universitas di Indonesia serta survei LIPI terkait kecenderungan politik identitas terutama di kalangan berpendidikan tinggi,” kata Khofifah saat menjadi pembicara pada acara Halaqoh Kyai-Santri Tentang Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Jawa Tengah, di Hotel Grand Wahid, Kota Salatiga, Sabtu (14/9/2019).

Khofifah menambahkan, berdasarkan survey tersebut juga dapat disimpulkan bahwa guru dan dosen memiliki potensi tumbuhnya disharmoni dan intoleransi. Oleh sebab itu, para guru maupun dosen juga harus mulai membuka kembali sejarah bagaimana para founding fathers memikirkan berdirinya negara ini, dasar negara serta menjaga keseimbangan antar elemen masyarakat yang berbeda suku, agama dan bahasa agar tetap bersatu.

Dicontohkan, salah satunya yaitu tentang referensi penting dalam kehidupan persaudaraan kebangsaan oleh Presiden Pertama RI Soekarno maupun oleh Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau yang lekat disapa Gus Dur. Selain itu, terhadap sejarah Pancasila dimana semua perdebatan anggota BPUPKI dalam merumuskan falsafah dasar negara terekam dalam sebuah dokumen yang menandakan kebesaran jiwa dan kearifan para pendiri bangsa.

“Sejarah kebangsaan ini harus kita sebarluaskan dan disosialisasikan kepada guru-guru di tiap sekolah. Sejarah ini juga bisa menjadi referensi penting bahwa dasar ontologis Pancasila bisa menjadi titik tumpu, titik temu dan titik tuju dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Selain adanya kristalisasi politik identitas, konflik yang berakar pada aspek sosial budaya juga tetap berpotensi muncul akibat dinamika ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan hankam diantara keberagaman warga bangsa. Karenanya berbagai ikhtiar harus terus dilakukan untuk membangun kehidupan yang penuh harmoni.

“Survey kedua lembaga tadi menunjukkan bahwa sebagian generasi kita pola pikir dan gerakannya relatif eksklusif bukan inklusif, oleh sebab itu Jatim dan Jateng harus sering bertemu untuk membahas masalah ini dan selalu waspada karena embrionya sudah nampak,” terangnya.

Untuk menumbuhkan optimisme, Khofifah juga menegaskan pada semua yang hadir bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik. Hal ini ditunjang data dari Price waterhouse Coopers (PWC) yang mengungkapkan pada tahun 2050 ekonomi Indonesia akan menduduki peringkat ke-4 terbesar di dunia. Sementara Mc Kinsey memprediksi tahun 2030 Indonesia merupakan negara dengan skala ekonomi terbesar ke enam di dunia.

“Banyak orang yang memberikan perspektif negatif yang mengakibatkan kita menjadi pesimis, oleh sebab itu saya ingin mengajak kita semua untuk terus optimis dengan kerja keras dan bersinergi serta do’a para Ulama  semua karena masa depan Indonesia begitu cerah,” pungkas Khofifah sembari mengimbuhkan bahwa pertemuan ini merupakan momentum penting untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan bangsa dan posisi dimana kita perlu waspada dan hati- hati.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki beragam dan kaya akan budaya dan hal ini akan menjadi kekuatan bangsa terbesar. Akan tetapi, hal ini harus terus dikawal oleh semua pihak atau civil society dan bukan hanya pemerintah saja.

“Pertemuan kita siang hari ini menjadi inspirasi, agar semua juga perduli pada kebhinekaan Indonesia. Mari kita rapatkan barisan dan berikan nyawa kita jika ini menyangkut negara,” tegas gubernur yang akrab disapa Ganjar ini sembari berharap bahwa halaqoh tersebut tidak hanya berhenti pada tahap ini.

Senada dengan Gubernur Khofifah, pihaknya juga mengindikasi adanya pengaruh intoleransi dan radikalisme di sekolah-sekolah. Bahkan, dirinya juga melakukan pengecekan langsung di sekolah-sekolah di bawah pengelolaan Pemprov Jateng. Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa terdapat beberapa sekolah yang terindikasi adanya radikalisme.

“Terkait hal ini saya mulai membuat sistematika, siapa yang bisa menjelaskan ke anak-anak tentang nilai kesejarahan. Karenanya, peran ponpes sangat penting untuk ikut membangun nilai-nilai kebangsaan dan mengajarkan Hubbul Wathan Minal Iman pada mereka,” tukas Ganjar. (Msa)

PGN Jawa timur Dukung Ketua KPK Irjen Firly Berani Lebih Keras Berantas dan Cegah Korupsi

SURABAYA (Swaranews) –
Markas komando wilayah Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur yang diwakili oleh panglima PGN Jatim M Alaik S Hadi bersama sekretaris PGN Jatim AR Waluyo Wasis Nugroho mengucapkan selamat atas terpilihnya Irjen Firly sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru.

Kami sepenuhnya mendukung ketua KPK yang baru Irjen Firly untuk lebih tegas dan berani dalam upaya menindak kasus kasus korupsi dari mulai yang kelas kakap hingga kelas gabus dari tingkat pusat sampai tingkat paling rendah di negeri ini.
Kami ingin KPK menyelesaikan kasus-kasus yang dinantikan oleh rakyat Indonesia 10 tahun terakhir ini. Sebagaimana kita tahu, rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke sangat menantikan kepastian selesainya kasus Mega proyek “Century” dan kasus kasus kakap lainya yang dari bergantinya ketua dan komisioner KPK, kasus itu hanya seperti iklan dan (maaf) kentut.

Sering dilihat di TV, dibahas sampai ruang meja makan setiap rumah rakyat, namun tak pernah selesai.

Dan kami sangat berharap agar sosialisasi atau pengenalan pencegahan korupsi gencar dilakukan oleh KPK.
Sekali lagi kami sampaikan selamat bekerja dan berkhidmat untuk bangsa, Irjen Firly. (wn)

Dukung Penuh Ketua KPK Baru Irjen Firly, PGN Jombang Dorong Berantas Korupsi Sampai Pelosok.

JOMBANG (Swaranews) – Markas komando daerah Patriot Garuda Nusantara PGN Kabupaten Jombang mengucapkan selamat atas terpilihnya Irjen Firly sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi KPK yang baru.

Panglima PGN Jombang Drs Ahmad Baidowi MST bersama segenap pengurus dan anggota PGN Jombang (25/9/2029) mengucapkan selamat bekerja kepada Irjen Firly. Kami berdoa dan sangat berharap Irjen Firly selaku ketua KPK yang baru dapat bekerja dengan keras, lebih benar, dan lebih baik dari pimpinan KPK terdahulu.

Kami berharap ditangan ketua KPK yang baru ini akan lebih banyak manfaatnya upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dari tingkat pusat sampai pelosok pelosok negeri.
Kami berharap dibawah kendali ketua KPK yang baru yakni Irjen Firly, kasus pemberantasan korupsi di Indonesia lebih massif dan efektif dari mulai tingkat pusat sampai pelosok pedesaan, karena korupsi ini adalah masalah serius bagi bangsa Indonesia, sudah mewabah sampai tingkat paling bawah.
Dan kami harap sosialisasi pencegahan korupsi juga bisa lebih gencar dan massive dilakukan oleh KPK (wn)

Doa Bersama dan Ruwat Budaya Nusantara, PGN Mojokerto Doakan Ketua KPK Irjen Firly Bahuri

MOJOKRRTO (Swaranews) –  Bertempat di aula Yayasan Tlasih 87, Puri Mojokerto markas komando daerah Patriot Garuda Nusantara kabupaten Mojokerto Minggu malam 15/09/2019 menggelar ruwat budaya Nusantara dan doa bersama.

Menurut penuturan panglima PGN Mojokerto KH Abdurrahman/Ki Wiro Kadek, didampingi oleh ketua PGN Mojokerto Drs KH Agus Munasir Ali, bahwa acara ruwat budaya nusantara dan doa bersama ini adalah untuk “nguri uri” atau menghidupkan kembali budaya nusantara, agar lestari dan terjaga. Jangan sampai anak cucu kita kelak lupa akan budaya leluhurnya yang sangat tinggi nilainya, dan acara ruwat budaya nusantara doa bersama ini kami maksudkan untuk menjaga ideologi bangsa, yakni Pancasila, Bhinneka tunggal Ika, NKRI harga mati, UUD 1945 Agar tidak tergerus oleh upaya upaya dari pihak pihak yang berpaham ideologi dari luar yang radikal intoleran yang secara massif ingin melemahkan, mendongkel dan mengganti Pancasila dengan ideologi lainya, dan ingin menghancurkan budaya nusantara dengan budaya dari luar.

Dalam acara ini juga digelar yasin, tahlil dan doa bersama untuk mendiang presiden RI BJ Habibie, dan juga untuk ketua KPK yang baru Irjen Firly Bahuri.
Kami mendukung ketua KPK yang baru Irjen Firly Bahuri, semoga dalam memimpin KPK beliau diberikan kekuatan lahir dan batin, semoga beliau selalu diberikan kesehatan, dan semoga beliau lebih berani juga lebih amanah dalam menindak kasus kasus korupsi di Indonesia, selamat bertugas Irjen Firly Bahuri. (wn)