Beranda blog Halaman 3

Penderita Hepatitis A Menurun, Pemkot Terus Lakukan Antisipasi Penyebaran

Swaranews.co.id –P Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan antisipasi penyebaran penyakit hepatitis A. Antisipasi itu, sesuai dengan surat edaran yang sudah dikeluarkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini nomor 443/1664/436.7.2/2020 tentang Kewasapadaan Terhadap Penyakit Penyakit Hepatitis A.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, saat ini warga Surabaya yang menderita hepatitis A mengalami penurunan setiap tahunnya. Terhitung di tahun 2018, jumlah warga yang terkena hepatitis sebanyak 1.372 orang. Sedangkan di tahun 2019, menurun menjadi 1.109.

 

“Dari data itu membuktikan bahwa penderita hepatitis A mengalami penurunan. Terbukti perbandingan di tahun 2018 dan 2019,” kata Feny sapaan akrab Febria Rachmanita, Rabu (26/2/2020)

 

Feny menjelaskan, penyakit ini disebabkan oleh virus bernama hepatitis yang menular secara oral facial. Artinya, penularan dari makanan, minuman atau alat makan yang tercemar oleh virus yang berasal dari faeces (penderita hepatitis).

 

“Seperti berbagi alat makan, atau berbagi makanan dan minuman itu semua bisa menular,” jelasnya.

 

Menurut Feny, ada beberapa langkah pencegahan yang harus dilakukan agar terhindar dari virus tersebut. Pertama, menerapkan Perilaku Hidup Bersih (PHBS), yaitu dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir, memakai sabun baik saat sebelum atau sesudah mengolah makanan. Kedua, selalu memasak makanan sampai matang dan merebus air sampai mendidih.

 

“Langkah berikutnya hindari jajan di tempat yang kurang terjaga kebersihannya. Kemudian hindari penggunaan barang pribadi seperti sikat gigi, handuk, dan peralatan makan,” ujar dia.

 

Selain itu, kata Feny, hindari kontak langsung dengan penderita hepatitis A, selalu Buang Air Besar (BAB) pada jamban yang sehat. Namun demikian, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar melakukan vaksin hepatitis A supaya terhindar dari virus tersebut.

 

“Kami juga mengimbau warga agar tidak mengunjungi daerah berisiko tinggi saat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB),” terangnya.

 

Kendati demikian, apabila ditemukan tanda dan gejala hepatitis A, Feny berharap, warga tersebut agar segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan lapor ke Dinkes.

 

“Tidak lupa untuk meningkatkan penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan penularan penyakit Hepatitis A,” pungkas dia. (mar)

Bapaslon Yasin-Gunawan Lolos Syarat Minimal

Swaranews.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menyatakan bahwa pasangan calon perseorangan Yasin-Gunawan lolos dalam tahapan verifikasi syarat jumlah minimal dukungan. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kholid Asyadulloh mengatakan, dukungan kepada Gunawan-Yasin sebagai paslon perseorangan berdasarkan sistem informasi calon (silon) jumlahnya sekitar 140 ribu. “Tapi setelah dilakukan verifikasi jumlahnya 139700an ribu” ungkap Kholid pada Kamis (27/2/2020).

Sedangkan jumlah minimal syarat dukungan sebesar 138565 dan tersebar di minimal 16 kecamatan dari 31 kecamatan di Surabaya.

Menurut Kholid, meski lolos dalam verifikasi jumlah syarat minimal dukungan, bukan berarti paslon ini bisa mendaftar sebagai cawawali-cawawali di Pilkada Surabaya. “Jalan masih panjang, karena masih ada beberapa tahapan lagi” ujarnya.

Tahapan yang akan dijalani paslon perseorang setelah ini adalah verifikasi administrasi mulai 27 Februari sampai 25 Maret 2020. “Proses verifikasi ini diantaranya mencocokan KTP pendukung, apakah benar KTP Surabaya dan benar apa tidak. KTP itu apakah benar milik pendukung” terang Kholid.

Tahapan selanjutnya adalah verifikasi faktual mulai 25 Maret sampai 15 April. “Dalam verifikasi ini petugas PPS akan mendatangi satu persatu pendukung paslon. Mereka akan ditanya apakah benar mendukung, kalau iya maka dukungan itu dinyatakan MS memenuhi syarat. Kalau tidak ya TMS tidak memenuhi syarat” jelas Kholid.

Kholid kembali menjelaskan kalau ada kekurangan jumlah dukungan dalam proses verifikasi lanjutan itu, nantinya paslon bisa melakukan perbaikan. “Perbaikan jumlah dukungan itu selisih dari jumlah dukungan kali 2. Misalnya dari proses awal dinyatakan lolos dengan jumlah dukungan 139 ribu, kemudian dalam tahapan verifikasi selanjutnya menyusut karena tidak memenuhi syarat maka paslon harus menyerahkan kekurangan itu dua kali jumlahnya. Kalau kurang 6 ribu ya kali 2 jadi 12 ribu” kata Kholid.

Kalau paslon sudah memenuhi syarat setelah melalui serangkaian tahapan verifikasi ini maka bisa mendaftar sebagai kontestan. “Paslon bisa mendaftar sebagai cawali dan cawawali Surabaya pada 15 sampai 18 Juni 2020” pungkas Kholid.

Dalam verifikasi syarat jumlah minimal dukungan pasangan Mohammad Sholeh-Taufik Hidayat tidak bisa melanjutkan keproses selanjutnya karena tidak memenuhi syarat. Berdasarkan silon jumlah dukungan kepada pasangan itu sebanyak 96 ribu. (mar)

Barge Mounted Power Plant Untuk Elektrifikasi Indonesia Timur Masuki Tahapan First Steel Cutting

Swaranews.co.id – Proyek pembangunan Dual Fuel Barge Mounted Power Plant (BMPP) memasuki tahapan first steel cutting di Bengkel Khusus Lambung, Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero). Seremoni tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh, Direktur Rekayasa Umum dan Pemeliharaan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero) Sutrisno, Direktur Pengembangan dan Niaga PT Indonesia Power Adi Supriono, Representatif Klasifikasi (BKI dan ABS), Representatif Wartsila, Representatif Posco International Corporation.

Kepala Proyek Dual Fuel BMPP memaparkan program pembangunan
Direktur Rekayasa Umum dan Pemeliharaan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero) Sutrisno dalam sambutannya menyebutkan Proyek ini merupakan pesanan dari PT Indonesia Power, dengan kontrak pengadaan Nomor 328.PC/061/IP/2019 yang telah ditandatangani pada 30 September 2019 dan efektif pada 23 Oktober 2019. Proyek BMPP tersebut memiliki kapasitas total 150 MW yang terdiri dari 2 unit Dual Fuel BMPP 60 MW yang akan ditempatkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara dan 1 unit Dual Fuel BMPP 30 MW yang akan ditempatkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Proyek ini direncanakan akan selesai yang ditandai dengan commissioning on site pada Januari 2021. Proyek tersebut merupakan bagian dari Program Elektrifikasi Nasional 35.000 MW yang menjadi salah satu Program Kerja Presiden Joko Widodo,” ujar Sutrisno, Direktur Rekayasa Umum dan Pemeliharaan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero)

Rencana penempatan Dual Fuel BMPP.
First steel cutting merupakan tradisi setiap pembangunan kapal atau alat terapung lainnya sebagai tanda dimulainya fabrikasi atau pembangunan yang ditandai dengan pemotongan plat pertama. Seremoni yang menandai dibangunnya konstruksi Barge sebagai platform dari Dual Fuel BMPP nantinya. BMPP pesanan PT Indonesia Power ini merupakan pembangkit listrik mobile dengan Dual Fuel Engine yang diintegrasikan dengan konstruksi Barge. Dual Fuel BMPP ini didesain memenuhi persyaratan kekuatan struktur terhadap fatigue, stabilitas barge yang baik pada kondisi ditarik maupun ditambat dan kemampuan tambat yang baik sehingga dapat dioperasikan sesuai dengan performance yang direncanakan dan aman, pembangunan Dual Fuel BMPP ini tergolong dalam pekerjaan spesifik.

Dual Fuel BMPP 60MW memiliki panjang 72 meter, lebar 27,4 meter, tinggi 6,5 meter dan sarat setinggi 4,7 meter serta ditunjang dengan 6 x Dual Fuel Engine 20V34DF. Sementara Dual Fuel BMPP 30 MW memiliki memiliki panjang 54 meter, lebar 27,4 meter, tinggi 6,5 meter dan sarat setinggi 4,7 meter serta ditunjang dengan 3 x Dual Fuel Engine 20V34DF. D

“Dual  Fuel BMPP memiliki dimensi yang compact dan sarat barge rendah yang cocok untuk daerah terpencil, BMPP ini juga memiliki keunggulan fleksibilitas pengoperasian dengan bahan bakar yang berbeda, dapat dioperasikan dengan mode BBM atau diesel atau mode Gas tanpa perlu mematikan pembangkit dan tanpa kedip, memiliki Heat Rate dan Spesific Fuel Consumption (SFC) yang sangat efisien serta mampu dioperasikan secara terus-menerus tanpa docking repair selama 20 tahun, sehingga dapat memenuhi kebutuhan atau mengganti pembangkit terapung di beberapa wilayah Indonesia,” papar Sutrisno

Dalam kesempatan yang sama Direktur Pengembangan dan Niaga PT Indonesia Power Adi Supriono mengatakan bahwa penempatan Dual Fuel BMPP di wilayah Indonesia Timur tepatnya di Kolaka, Sulawesi Tenggara selain menjadi program nasional juga dikarenakan daerah tersebut memiliki potensi ekonomi yang tinggi serta secara geografis berdekatan dengan wilayah berpotensi rawan bencana.

“Dengan demikian, BMPP mampu mengatasi masalah listrik di daerah terpencil utamanya pada saat terjadi bencana karena BMPP tersebut dapat dipindah dengan cepat.
Disiapkan Oleh: Departemen Humas PT PAL Indonesia (Persero),” ungkapnya. (mar)

 

Guru Besar Universitas Setsunan Osaka Jepang Senang Mengajar di Indonesia Turut Memperjuangkan Fakultas Sastra Unitomo Meraih Akreditasi A

 

SURABAYA (Swaranews) – “Saya suka mengajar di Indonesia (Unitomo, red). Mahasiswanya ramah-ramah dan senang mendengarkan budaya Jepang,” ungkap Guru Besar Universitas Setsunan Osaka Prof.Urano dalam acara perpisahannya di ruang pertemuan Fakultas Sastra Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya (25/2).

Prof.Urano yang mengajar di prodi Sastra Jepang sejak April 2019 mata kuliah Sosiologi Masyarakat Jepang dan Jepang Tourism sebenarnya sudah mengenal Unitomo pada tahun 1998. “Saya waktu itu membawa rombongan 20 mahasiswa Setsunan ke Unitomo, tindak lanjut kerjasama Setsunan Osaka dengan Unitomo tahun 1997 yang berlanjut hingga kini,” kata Prof. Urano yang dudah 13 tahun lebih bersama Unitomo.

“Memang saya tidak terus menetap di Surabaya, ya setelah penandatanganan pertama di Surabaya kemudian kembali ke Osaka dan balik lagi di Unitomo,” ungkapnya penuh semangat.

Prof.Urano yang didampingi istrinya Satomi selama mengajar di Unitomo merasa bangga ikut memperjuangkan Fakultas Sastra Unitomo meraih Akreditasi A. “Saya senang Fakultas Sastra bisa meraih Akreditasi A, itu harus dipertahankan,” tandas Prof.Urano yang juga banyak membantu aktifitas penelitian di Unitomo.

Bicara soal Bahasa Indonesia menurut Urano yang lebih fasih daripada istrinya, sebenarnya tidak jauh beda dengan bahasa Jepang utamanya menyangkut masuknya paduan bahasa daerah. ‘Bahasa Jepang juga ada bahasa daerahnya cuma di Jepang bahasa daerahnya lebih populer sering dipublikasikan,” jelas Urano yang menyukai kuliner khas Surabaya. “Tapi rujaknya jangan pedas dan saya juga senang rawon,” imbuh Urano yang kini usianya mencapai 58 tahun.

“Terima kasih Unitomo …saya suka orangnya baik-baik dan saya seneng banget,” pungkasnya sembari tersenyum. Km

Pemkot Himbau Masyarakat Surabaya Tetap Tenang Dan Waspada

Terkait Isu Penculikan Anak 

Swaranews.co.id –I Isupenculikan anak kembali mencuat di berbagai daerah, termasuk di Kota Surabaya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya mengimbau kepada warga untuk tetap waspada. Meski begitu, pemkot tetap meminta warga untuk tenang dan tidak termakan isu hoax.

 

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat BPB Linmas Pemkot Surabaya Eko Yudi memastikan bahwa pihak kecamatan dan kelurahan sudah membuat surat edaran yang ditujukan kepada sekolah-sekolah dan masyarakat melalui RW dan RT setempat. Surat edaran itu sudah sebarluaskan sejak Bulan November 2019 lalu.

 

“Jadi, sekali lagi kami imbau warga tetap waspada, tapi juga harus tenang supaya tidak termakan hoax. Waspada harus, tapi harus tetap tenang dan tidak boleh main hakim sendiri,” kata Eko saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Selasa (25/2/2020).

 

Selain itu, Eko memastikan bahwa BPB Linmas sudah menginstruksikan kepada para Kasatgas (Kepala Satuan Tugas) Linmas untuk keliling ke sekolah-sekolah, terutama PAUD, TK dan SD. Adapun jumlah Kasatgas Linmas yang bertugas mengawasi sekolah-sekolah sebanyak 154 orang atau setara dengan jumlah kelurahan. “Kalau jam pulang, saya minta dimonitor. Terutama terhadap sekolah-sekolah yang sifatnya eksklusif, dimana anak-anaknya naik antar jemput,” ucapnya.

 

Menurut Eko, BPB Linmas juga meminta para petugas keamanan untuk menanyakan setiap tamu yang berkunjung, baik di sekolah maupun perumahan-perumahan. Minimal tentang ingin menemui siapa, kemudian mencatat nomor kendaraannya. “Kalau ada apa-apa akan ketahuan, tamu yang berkunjung ke rumah siapa, dan nomor kendaraannya berapa? Ini upaya preventif. Untuk perumahan yang menerapkan one gate system mudah pengawasannya,” imbuhnya.

 

Kendati kasus penculikan anak terjadi di luar daerah. Namun menurutnya, kewaspadaan harus tetap dilakukan. Ia mengibaratkan seperti peribahasa, sedia payung sebelum hujan. Artinya, berjaga-jaga sebelum bahaya datang. Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan, bisa menghubungi layanan tanggap darurat Command Center 112 milik Pemkot Surabaya. “Segera hubungi 112 apabila terjadi sesuatu di sekitarnya atau langsung menghubungi RT/RW dan kelurahan setempat,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kabid Sekolah Dasar Dispendik Surabaya Aries Hilmi memastikan bahwa pihaknya sudah meminta pihak keamanan dan guru sekolah untuk selalu memastikan keluarga yang menjemput anak-anak. Bahkan, apabila penjemput itu bukan orang yang biasanya menjemput, diminta untuk tetap ditahan dulu untuk menjaga keamanannya. “Misal, orangnya mengatakan, kalau dirinya disuruh mamanya. Nah, tolong  jangan mudah percaya dengan hal-hal semacam ini,” harapnya.

 

Di samping itu, Dinas Pendidikan sudah mengadakan pelatihan bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya soal antisipasi penculikan anak. Dalam pelatihan itu, pihak keamanan, guru, dan kepala sekolah dilatih untuk mengenali gerak-gerik orang yang mencurigakan. “Harapan kami pihak sekolah bisa mengetahui gerak gerik orang yang mencurigakan, sehingga lebih gampang antisipasinya,” kata dia.

 

Selain itu, pihak sekolah juga diminta untuk menutup pintu gerbang sekolah pada saat jam pelajaran hingga boleh dibuka kembali pada saat pulang sekolah. Makanya, dia juga meminta para orang tua untuk membekali anak-anaknya supaya tidak jajan sembarangan. “Jadi, ketika anak-anak berada di sekolah, sudah kami lakukan antisipasinya. Namun kami juga berharap pihak orang tua juga menjaga anak-anak ketika berada di rumahnya masing-masing,” katanya.

 

Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga DP5A Antok Handiyono mengatakan pihaknya sudah menggelar berbagai pembinaan di sekolah-sekolah dan juga pembinaan kepada remaja dan keluarga. Intinya, pembinaan itu diharapkan dapat membangun kedekatan orang tua dengan anak-anaknya. “Kami juga selalu menyampaikan kepada pihak keluarga untuk tidak membiarkan anak-anaknya bermain sendirian,” kata Antok.

 

Dalam setiap pembinaan, anak-anak juga selalu diminta berani menolak pemberian orang yang tidak dikenal. Selain itu, sosialisasi dan pembinaan kepada remaja juga menyasar tentang anggota tubuh mana saja yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh.

 

“Namun, yang perlu kami garis bawahi adalah peran orang tua juga sangat besar dalam menjaga keamanan dan antisipasi penculikan anak ini, sehingga orang tua harus bersinergi dengan pihak sekolah untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita di Surabaya ini,” pungkasnya. (mar)

 

Dandim Tipe A 0831 Pimpin Upacara Purna Tugas Anggota.

Swaranews.co.id – Komandan Kodim (Dandim) 0831/Surabaya Timur, Letkol Inf Agus Faridianto memimpin upacara pelepasan purna tugas anggota Kodim Tipe A 0831 , bertempat di Markas Kodim 0831/Surabaya Timur, Jl Mulyorejo Indah 1 no 4, Surabaya, Senin (24/02/2020).

Pada acara tersebut, Dandim Tipe A 0831 memimpin acara pelepasan tiga bintara yang saat ini memasuki masa purna tugas atau masa persiapan pensiun (MPP), diantaranya , Serma Nurudin, Serka Tri Sumarno dan Sertu Paidi.

Letkol Inf Agus Faridianto menyampaikan, acara tersebut untuk memberikan penghargaan kepada prajurit yang telah selesai melaksanakan tugas pengabdiannya dan akan memasuki masa pensiun.

“Dengan penuh dedikasi dan prestasi selama ini, hendaknya dapat menjadi contoh bagi prajurit lainnya, khususnya personel Kodim Tipe A Surabaya Timur guna memantapkan pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada Negara dan bangsa,” ujarnya

“Diharapkan, walaupun sudah purna tugas, jalinan silaturahmi tetap terjalin dengan baik dan terima kasih atas pengabdiannya yang telah diberikan kepada TNI AD. Selamat bergabung dengan warga masyarakat serta tetap pegang teguh nama baik TNI AD jangan hilangkan aura positif TNI dimanapun berada”, tegasnya.

Dandim juga berpesan kepada seluruh anggotanya, agar menerapkan 5 kemampuan teritorial di tengah tengah masyarakat, tetapkan sikap teritorial kepada masyarakat saat pembinaan teritorial.

“Saat ini musim hujan , masing masing personel Kodim waspada banjir. Yang tak kalah pentingnya lengkapi surat surat dan taat hukum kendaraan saat keluar satuan serta tingkatkan keimanan sesuai keyakinan masing masing”,pinta Dandim kepada anggotanya. (mar)

Peringati HPSN, Wali Kota Risma Tanam Pohon Mangrove di Lapangan TPI Romokalisari

Swaranews.co.id  – Wali  Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri acara Penanaman Pohon Mangrove dan Penyebaran Benih Kepiting di Lapangan TPI, Jalan Romokalisari Kecamatan Benowo Surabaya, Jumat (21/2/2020). Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Jawa Timur Brigjen Pol Djamaludin, serta Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya.

 

Kegiatan yang digelar oleh Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Jatim tersebut, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2020 yang bertajuk “Mewujudkan Laut Bersih Indah menuju Indonesia Bersih”.

 

Sebelum memulai penanaman, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini mengikuti apel terlebih dahulu bersama para peserta yang berjumlah sekitar seribu orang. Peserta tersebut, terdiri dari TNI, Polri, komunitas dan para pelajar dari perwakilan SD-SMP se-Surabaya.

 

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menerima surat dari Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jatim untuk peminjaman tempat. Kemudian, dinas terkait langsung bergerak cepat untuk membantu dalam persiapan penanaman mangrove.

 

“Setelah menerima surat langsung melakukan koordinasi dengan Pelindo III dan para nelayan. Nelayan juga menerima sembako. Tapi semuanya sudah diatur oleh penyelenggara. Kami hanya menyediakan tempat saja,” kata Febri seusai kegiatan.

 

Ia menjelaskan, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jatim sebelumnya sudah sering bekerjasama dengan Pemkot Surabaya. Seperti patroli air yang dilakukan setiap 3 bulan sekali. “Biasanya dengan Satpol PP juga menyisiri sepanjang perairan di Kenjeran dan berbagai tempat lainnya,” tegasnya.

 

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, acara ini berlangsung secara serentak di Indonesia. Bahkan menurutnya, kegiatan ini memiliki berbagai manfaat. Salah satunya berfungsi untuk melestarikan alam dan meminimalisir terjadinya bencana.

 

“Manfaatnya sangat besar sekali. Menjaga keseimbangan alam agar meminimalisir terjadinya bencana karena kita peduli,” kata Kombes Pol Trunoyudo seusai penanaman pohon.

 

Selain itu, kata dia, manfaat lain adalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir. Sebab, sebagian besar penduduk sekitar adalah para nelayan. “Itulah mengapa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat. Bisa untuk rekreasi dan lain-lain,” lanjut dia.

 

Senada dengan itu, Direktur Polisi Air Udara Polda Jatim, Kombes Pol Arnapi mengatakan, sebanyak 30 ribu pohon yang disebar sekitar kawasan tersebut. Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan pelepasan 200 ekor benih kepiting.

 

“Kami lakukan bersama-sama agar tercipta sinergitas antara TNI, POLRI, pemrintah kota, dengan masyarakat, nelayan, mahasiswa atau pelajar,” pungkas dia. (mar)

KBS Kini Miliki Jogging Track Dan Media Center

Swaranews.co.id – Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) terus berbenah di tahun 2020 ini. Yang terbaru, kini KBS sudah dilengkapi jogging track dan Media Center. Kedua fasilitas itu diresmikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Minggu (23/20/2020). Bahkan, ia pun mencoba menelusuri jogging track itu dan memasuki ruangan media center.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma memastikan bahwa saat ini KBS terus berbenah, sehingga semakin hari semakin bagus dan semakin baik. Oleh karena itu, ia memastikan bahwa KBS saat ini tidak hanya layak bagi warga menengah ke bawah, tapi juga sangat layak untuk warga menengah dan warga menengah ke atas.

“Menurut saya ini warga menengah sudah layak berkunjung ke sini karena sudah bersih dan binatangnya juga sudah sehat. Apalagi ini sudah ditambah fasilitas jogging track dan media center,” kata Wali Kota Risma.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga memastikan bahwa keberadaan KBS sangat membantu bagi Kota Surabaya. Selain meningkatkan kualitas udara, keberadaan KBS itu juga bisa menjadi tempat pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal binatang.

“Di Surabaya itu juga banyak perguruan tinggi kedokteran hewan. Nah, kalau tidak ada KBS, terus mereka mau praktek dimana? Makanya ini sangat membantu bagi Surabaya. Tidak hanya Unair, tapi juga ada kampus lain yang ada jurusan kedokteran hewannya,” ujarnya.

Saat itu, Wali Kota Risma juga berharap berbagai pembenahan yang ada di KBS, termasuk penambahan jogging track dan media center, bisa menjadikan KBS sebagai salah satu tempat yang menyehatkan bagi warga Kota Surabaya. Sebab, bagiamana pun juga, sehat itu sangat mahal harganya. “Karena itu, saya sangat berterimakasih kepada jajaran manajemen KBS saat ini yang terus berbenah memperbaiki KBS,” katanya.

Ke depannya, Pemkot Surabaya akan terus mendukung perkembangan dan pembenahan KBS. Salah satu caranya dengan membangunkan jalan bawah tanah yang akan menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo dengan KBS. “Insyallah tahun ini akan kita bangunkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Jawa Timur, Khoirul Anwar menjelaskan bahwa KBS selangkah demi selangkah terus berbenah untuk melayani masyarakat dan memberikan pelayanan kepada pengunjung.

“Jogging track ini akan memberikan nuansa baru bari para pengunjung, apalagi ini nanti akan dibuka pagi-pagi banget, sehingga bisa menikmati pagi di KBS ini,” kata dia.

Menurut Khoirul, yang paling menarik berolahraga di Jogging track ini adalah bisa menikmati pemandangan tingkah polah lucu para satwa, seperti Siamang, Burung Pelikan, Angsa, Burung Bilbong, Burung Kepodang dan Manugaga. Selain itu, track sepanjang 205 meter itu juga dipenuhi lukisan bergambang ikan koi dan teratai, sehingga membuat jogging track ini semakin asyik untuk dilewati.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Wali Kota yang selama ini banyak memberikan support kepada KBS, dimana saat ini KBS terus berbenah menjadi lebih baik,” pungkasnya. (mar)

 

Risma Nobar Jejak Langkah 2 Ulama

Swaranews.co.id Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri acara Nonton bersama (nobar) film berjudul “Jejak Langkah 2 Ulama Muhammadiyah & NU” yang berlangsung di Hotel Wyndham, Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Jumat (21/2/2020) malam. Acara tersebut digelar dengan tujuan untuk mewujudkan rasa persatuan dan harmonisasi kedua organisasi islam, yakni Muhammadiyah dan  Nahdhalatul Ulama (NU).

 

Sebelum pemutaran film, Wali Kota Risma menyampaikan rasa bahagianya di hadapan 500 penonton yang terdiri dari pengurus Muhammadiyah, NU, Aisyiyah, Muslimat serta para ortomnya. Bagi dia, tidak ada yang lebih membahagiakan dibandingkan melihat perkumpulan yang guyub seperti acara ini.

 

“Ini mungkin yang pertama kali di Indonesia. Sekali lagi saya sangat senang sekali hari ini. Mungkin tidak ada yang lebih membahagiakan dibandingkan saya pada hari ini. Terima kasih sekali untuk semua yang menggagas ini,” kata Wali Kota Risma disela sambutannya.

 

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu menjelaskan, jika kedua organisasi islam yang besar ini memiliki banyak kesamaan, maka tidak perlu diperdalam perbedaannya. Bagi dia, jika semua persamaan itu sudah ada, lantas mengapa harus memperdalam perbedaan. Kalimat tersebut kerap kali diucapkan diawal sambutannya. “Saya pikir kenapa kita harus memperdalam perbedaan? Padahal banyak sekali persamaannya,” tegas dia.

 

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Risma berharap semua komponen masyarakat bersama-sama kompak dalam mengatasi permasalahan sosial yang ada. Tanpa mengedapankan perbedaan. Terutama dalam menyelamatkan anak-anak dari segala hiru pikuk permasalahan.

 

“Bapak ibu bayangkan, sekarang ini masalah yang terjadi pada anak itu sangat kompleks apalagi usia remaja mereka. Sebenarnya anak-anak itu lemah sekali. Sampai saya putuskan menutup lokalisasi itu adalah bagian dari menyelamatkan mereka,” paparnya.

 

Selain itu, ia berharap anak-anak diera saat ini lebih dirangkul dan dibekali ilmu akhlak. Seperti yang diajarkan Umar Bin Khatab saat menjadi pemimpin. “Saya yakin dengan keseimbangan ilmu agama dan akhlak maka anak-anak kita akan menjadi luar biasa,” ungkapnya.

 

Selama menonton film berdurasi sekitar 2,5 jam, Wali Kota Risma yang mengenakan batik sembari melipat kedua tangannya tampak antusias sekali. Sesekali ia tertawa melihat beberapa adegan dalam film “Jejak Langkah 2 Ulama Muhammadiyah & NU” itu.

 

Adapun film ini menceritakan tentang dua tokoh besar umat Islam di Indonesia yakni KH Ahmad Dahlan pendiri organisasi Muhammadiyah dan Hasyim Asy’ari pendiri NU. Dalam film tersebut, mengangkat perjalanan dan persahabatan kedua tokoh besar saat masa remaja yang sedang belajar di pondok pesantren yangs sama.

 

Sekretaris Muhammadiyah Kota Surabaya M. Arif An menambahkan film ini juga menceritakan secara detail bagaimana mas remaja mereka dalam yang menuntut ilmu di satu pesantren dan guru yang sama. Kemudian kedua pemuka agama ini berpisah lantaran masa studi yang sudah habis.

 

“Mereka juga pernah belajar di Mekkah Arab Saudi meskipun tidak dalam waktu yang bersamaan itu juga ada di tayangan tersebut,” kata Cak Arif An sapaan akrabnya.

 

Ia menceritakan bukti persabatan, kedua tokoh ini sangat luar biasa. Terutama saat KH Ahmad Dahlan wafat. Kabar itu kemudian disampaikan oleh KH Hasyim Asy’ari melalui utusannya. Di momen itu, KH Hasyim Asy’ari mengatakan Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang berduka.

 

“Beliau menyatakan Tebu Ireng berduka. Selama tujuh hari berturut-turut beliau berkirim doa dan tahlilan sebagai bentuk kesetiaan persabahatan dua tokoh besar ini,” tegasnya.

 

Nnatinya, film ini akan tayang di semua sekolah dari SD-SMA yang berbasis islam diseluruh Indonesia. “Biar para pelajar dapat mengerti perjuangan para tokoh ulama ini tidak hanya dari buku saja, melainkan kemasan berbentuk film yang lebih mudah memahami,” pungas dia (mar)

Dandim 0817/Gresik Tanam Rumput Vetiver Bersama Danrem 084/BJ

Swaranews.co.id – Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos., mengikuti kegiatan Penanaman Rumput Vetiver Penahan Longsor dan Penahan Banjir Bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf. Sudaryanto, SE., di Lahan Bantaran Sungai Kali Lamong Desa Morowudi Kec. Cerme dan Desa Boboh Kec. Menganti Kab. Gresik, Sabtu (23/02) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan penanaman rumput Akar Wangi/Vetiver tersebut dihadiri oleh Bupati Gresik DR. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST., Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi, S.I.K., M.Si., Para Pasi Stafterrem 084/BJ, Jajaran Kepala Dinas Pemkab. Gresik, Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0817/Gresik, Jajaran Kapolsek Gresik, Forkompimka Cerme dan Menganti, Kepala Desa Boboh dan Kepala Desa Morowudi berserta perangkat Desanya, Anggota jajaran Kodim 0817/Gresik, Polres Gresik, Tim Tanggap Darurat dari BPBD Gresik, Pol PP Gresik, Anggota Pramuka dan warga masyarakat sekitarnya yang hadir kurang lebih 1.000 orang.

Danrem 084/BJ Kolonel Inf. Sudaryanto, SE., mengatakan, penanaman rumput Vetiver/Akar Wangi di Lahan Bantaran Sungai Kali Lamong Desa Morowudi Kec. Cerme dan Desa Boboh Kec. Menganti ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang telah digelar di Ranu Pani Lumajang bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya di Lahan Dodik Bela Negara serta sebagai tindak lanjut dari Perintah Presiden RI Bapak Joko Widodo beberapa Bulan yang lalu.

“Tanaman Rumput Vetiver/Akar Wangi ini diharapkan mampu mencegah bencana alam seperti tanah longsor, erosi tanah dan banjir terutama di Lahan Sepanjang Bantaran Kali Lamong ini, karena akar rumput ini sangat kuat dan baik untuk menjaga kestabilan serta kontruksi lapisan tanah ,” ujarnya.

“Kegiatan penanaman rumput Vetiver ini sebagai wujud sinergitas Kodam V/Brawijaya dengan Pemprov Jatim maupun dengan segenap komponen bangsa yang ada di daerah, serta menindaklanjuti perintah presiden agar penanaman rumput vetiver ini terus digalakkan, mulai dari tingkat Kodam, Korem, dan Kodim,” tambahnya.

Perlu diketahui, rumput Vetiver ini memiliki akar yang bisa menembus hingga kedalaman 6 meter. Tentunya tidak hanya rumput vetiver saja yang ditanam, pohon-pohon yang memiliki akar kuat harus ditanam juga sebagai penguatan daya dukung tanah,” jelas Danrem.

Bupati Gresik DR. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST menambahkan, kami pihak Pemerintah Gresik terus menerus mendukung Program penanaman rumput Vetiver ini yang digalakkan oleh Korem 084/Bhaskara Jaya dan Kodim 0817/Gresik yang ditanam di Lahan Bantaran Sungai Kali Lamong.

” Pemda Gresik juga terus berupaya untuk berkoordinasi dengan Pemda Jatim dalam mensterilkan dan pembebasan lahan bantaran sungai Kali Lamong ini yang juga masih banyak punya warga masyarakat sekitar -+ 57 KM ini “, tambahnya. (mar)

Ads