Beranda blog Halaman 43

Satgas TMMD Ke 104 kodim 0824/Jember Bantu Pelayanan Adminduk.Masyarakat

JEMBER (Swaranews) – Pelayanan Adiministrasi Kependusukan (Adminduk) seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran dannlain-lain sebagai bagian dari kegiatan tambahan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 di Balai Desa Gunung Malang masih dibanjiri puluhan masyarakat yang akan menhurus Adminduk tersebut.

Seperti halnya Aniati 25 Tahun dari dusun Paleran Desa Gunung Malang Kec Sumberjambe yang mengambil pengurusan KTP nya yang harusnya jadi hari ini, tidak tanggung-tanggung petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Pemerintah Kabupaten Jember diturunkan langsung untuk membantu masyarakat Desa Gunungmalang tersebut.

H Jalil yang juga dari Dusun Paleran saat kami temui diokasi pengurusan Adminduk menyampaikan berterima kasih sekali di selenggarakannya TMMD Ke 104 Di Desa Gunungmalang ini disamping ada pembangunan insfrastruktur juga dilakukan pelayanan-pelayanan cepat oleh Pemkab Jember bersama Satan Tugas (Satgas) TMMD Ke 104 Kodim 0824/jember.

Komandan Kodim 0824 selaku Komandan Satgas TMMD Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan bahwa selama pelaksanaan TMMD di desa Gunungmalang tersebut. Kita tidak hanya melakukan.kegiatan fisik.bangunan saja, tetapi hal-hal yang menyangkut kebutuhan masyarakat akan kita bantu dan kita koordinasikan dengan pihak Pemerintah Kabupaten Jember.
Seperti pengurusan Adminduk, Pelayanam Keaehatan dan lain-lain memang tidak ada dalam rencana kegiatan, tetapi hal tersebut juga kita lakukan demi masyarakat. Tegas Komandan Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824 . (sub)

Persit Kodim Jember, Ikut Terjun di Lokasi TMMD

JEMBER (Swaranews) – Puluha Istri Prajurit (Persit) Kodim 0824/Jember, ikut terjun di lokasi TMMD ke-104, tepatnya di Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Jumat, 9 Maret 2019 pagi.

Bukan tanpa sebab, keberadaan Persit itu dinilai sangat mampu meningkatkan Kemanunggalan antara TNI dan Rakyat. “Kami ingin lebih dekat dengan warga yang berada di lokasi TMMD ini,” ujar Nita Arif Munawar.

Istri Dandim 0824/Jember itu menambahkan, selain bercengkrama dengan warga di sekitar TMMD, ia bersama Persit lainnya juga membagikan beberapa makanan kepada warga kurang mampu di lokasi tersebut.

“Warga juga kami ajak untuk ikut makan bersama,” tandasnya.

Tak lupa, usai menggelar santap bersama dengan masyarakat, Ketua Persit Kodim Jember itu, juga memberikan semangat hingga motivasi kepada warga sekitar untuk terus meningkatkan kreatifitas.

“Khususnya kepada ibu-ibu. Kami berupaya untuk memacu motivasi ibu-ibu yang ada di lokasi TMMD,” jelasnya. (sub)

Tes Mental dan Ideologi, Jadi Tolak Ukur Jiwa Nasionalisme Calon Prajurit PA PK TNI-AD

SURABAYA (Swaranews) – Sebanyak 70 calon prajurit Perwira Karir (PA PK) TNI-AD, saat ini memasuki tes uji mental dan ideologi yang dilakukan secara tertulis.

Ilyas, pengawas tes uji Korem 084/Bhaskara Jaya mengatakan, materi itu sengaja disuguhkan oleh para calon prajurit guna mengetahui sejauh mana mental dan ideologi yang selama ini tertanam di dalam diri masing-masing peserta.

“Materi itu, menjadi tolak ukur bagi calon prajurit yang memiliki mental kuat, tegar dan siap mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara,” katanya. Jumat, 8 Maret 2019 pagi.

70 peserta tersebut, terdiri dari 39 peserta laki-laki dan 31 perempuan. Para peserta itu, diwajibkan untuk bisa mengisi seluruh lembar soal yang sudah disuguhkan oleh pihak panitia seleksi tes mental dan ideologi.

“Kalau tidak bisa mengisi jawaban itu, ya kami nyatakan tidak lolos,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf Prasetyo Agung menambahkan, selain tes mental dan ideologi, beberapa tahapan tes uji materi lainnya juga bakal disiapkan ke para peserta.

Menurutnya, materi-materi persoalan tersebut, nantinya meliputi materi uji tes yang dikhususkan bagi para calon Perwira Karir. “Melalui tes materi itu, panitia nantinya bisa mengetahui sejauh mana tingkat intelektualitas para peserta,” tambahnya. (mar)

Bu Taufik Senang Sekali Didatangi Awak Media, Yang Meliput Kegiatan Bedah Rumahnya pada Program TMmD Ke 104 Kodim 0824/Jember

JEMBER  (Swaranews) – Sebagai salah satu penerima Program Bedah Rumah pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104, Bu Taufik 45 Tahun yang berdomisili di RT. 01/04 Dusun Krajan Desa Gunungmalang Kec Sumberjambe Kabupaten Jember meperlihatkan kegembiraannya saat kami datangi bersama beberapa.awak media.
Tampak bagunan rumahnya sudah mencapai 40 % dan pengerjaannya terus berjalan, bahkan 4 personel TNI sebagai Satuan Tugas (Satgas) TMMD Ke 104 kebagian titik mengerjakan rumah Bu Taufik tersebut tampak aktif mempersiapkan kayu-kayu yang baru datang sebagai kerangka atapnya nanti.

Saat kami wawancarai bersama beberapa awak media Bu Taufik terlihat sumringat sangat senang sekali rumahnya dibangun dengan Program TMMD ke 104 ini, sebelumnya rumah saya ini sangat parah dan saya tidak dapat berpikir bagaimana meperbaikinya, karena upah saya sebagai pekerja buruh sehingga pas untukbmakan saja.

Sementara itu Komandan Kompi Satgas TMMD Ke 104 Kapten Inf Suwarno terkait percepatan pembangunan, menyampaikan bahwa pasukan kita atur disemua titik kegiatan, seperti bedah rumah ini ada 20 titik kita perkuat 4 Anggota TNI di.masing.masing titik. Sehingga semua rumah secara serentak sudah dikerjakan.

Komandan satgas TMMD sekaligus Komandan Kodim 0824 /Jember Letkol Inf Arif Munawar mengapresiasi pekerjaan Satgas TMMD dilapangan yang tidak mengenal cuaca dan tidak mengenal hari libur, mereka terus saja bekerja karena semangatnya cuma satu agar penerima.manfaay segera dapat menempati rumahnya kembali. (sub)

Seorang Petani Kabur ketika Dikejar Satgas TMMD Kodim Sumenep

SUMENEP (Swaranews) – Muhaimir (37) langsung memacu laju motornya ketika diteriaki oleh dua anggota Satgas TMMD Kodim 0827/Sumenep.

Bukan tanpa sebab, teriakan Serka Tarom dan Serda Sudarto itu ke pria yang diketahui sehari-hari mencari rumput tersebut, bertujuan untuk mengingatkan rumput miliknya yang berjatuhan dari atas motor miliknya.

“Saya cuma mau mengingatkan kalau tali rumput yang dikaitkan di motornya itu terlepas, rumputnya berjatuhan,” ungkap Tarom. Jumat, 8 Maret 2019 pagi.

Meski sudah berjarak jauh, namun tak menyurutkan niat kedua anggota Satgas TMMD itu untuk mengejar Muhaimir.

“Ketika saya hadang, terus saya ingatkan dan saya betulkan tali rumputnya,” ujarnya.

Sementara itu, dikatakan Muhaimir, panggilan dua anggota Satgas itu seakan membuat dirinya panik.

“Saya panik. Saya kira ada apa, ternyata bapak-bapak ini memiliki niatan baik ke saya,” akunya, lugu.

Bahkan, usai membetulkan tali rumput tersebut, Muhaimir bersama dua anggota Satgas itupun, tak segan-segan untuk saling bercengkrama dengan asyik.(sub)

Satgas TMMD 104 Jember Tak Hanya Jago Tempur, Tapi Juga Jago Bangun Rumah

JEMBER (Swaranews)  – Jajaran TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD reguler ke 104 Kodim 0824 Jember tidak hanya hebat dalam memegang senjata dan bertempur, namun mahir memegang peralatan pertukangan dalam program TMMD renovasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).

Kegiatan TMMD ke 104 yang dilaksanakan di Dsn. Gayasan, Ds. Gunungmalang, Kec. Sumberjambe,
Kab. Jember tidak menggunakan alat canggih seperti mesin tracktor, namun memakai alat sederhana, yakni cangkul, sekop dan peralatan lainnya.

Pelda Joko, salah satu anggota Satgas TMMD ke 104 Kodim 0824/Jember yang notabene berasal dari Satuan tempur Infanteri, juga sangat piawai dalam hal pertukangan. Ia juga sangat pandai dalam pasang batu-bata dalam kegiatan pembangunan renovasi RTLH. Jumat (8/3/19)

Para prajurit mampu mengunakan alat seadanya yang tak kalah lihainya dengan masyarakat yang berprofesi sebagai tukang kayu atau tukang batu. Dengan sarana sederhana seluruh prajurit sudah menyentuh semua sasaran fisik yakni pembuatan talud, pembangunan akses jalan, dan rehab rumah tak layak huni.

“Namun dengan semangat masyarakat dan Satgas TMMD Kodim 0824/Jember, saya yakin seluruh sasaran fisik mampu diselesaikan sesuai harapan,” ungkap Dansatgas TMMD Letkol Inf Arif Munawar. (sub)

Pemkot Surabaya Gerak Cepat Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Madiun dan Ponorogo

SURABAYA (Swaranews) – Mendapat informasi adanya musibah banjir yang melanda Kabupaten Madiun, Ponorogo dan sekitarnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bergerak cepat untuk mengirim bantuan ke sana. Bantuan tahap pertama itu, rencananya akan dikirim hari ini, Kamis, (07/03/19), menggunakan dua kendaraan truk.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan musibah banjir yang melanda Kabupaten Madiun dan Ponorogo, mendapat  perhatian serius dari Pemkot Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung memberikan instruksi kepada jajarannya untuk segera mengumpulan bantuan dan mengirim ke lokasi bencana.

“Hari ini kita akan mengirim bantuan sekitar dua truk. Satu truk ke Madiun, dan satu truk ke Ponorogo,” kata Eddy saat ditemui di Balai Kota, Kamis, (7/3/2019).

 

Bantuan yang dikirim tahap pertama itu, rinciannya yakni, sarung sebanyak 1250 buah, Gabin (biskuit) 500 dus, beras 800 kilogram, susu 800 dus, bubur 250 dus, mie instan 200 dus, pembalut 50 dus, baju anak 200 stel serta bantuan berupa obat-obatan. Rencananya bantuan tersebut akan didistribusikan malam ini menggunakan kendaraan truk.

 

Eddy menjelaskan selain mengirim bantuan berupa barang, Pemkot Surabaya juga mengirim bantuan berupa tenaga dokter dan perawat. Nantinya, petugas kesehatan itu akan membantu kebutuhan tenaga medis di sana.

“Di Ponorogo kita kirim satu dokter dan perawat. Termasuk di Madiun, kita kirim satu dokter dan perawat,” ujarnya.

 

Sebelum mengirim bantuan ke lokasi bencana, Eddy mengaku, pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk titik lokasi distribusi penyaluran bantuan tersebut.

“Kita sudah komunikasi dengan BPBD di Ponorogo dan Madiun memang saat ini debit air terus bertambah,” katanya.

 

Menurutnya, genangan air yang melanda Kabupaten Madiun, mulai dari Kecamatan Saradan sisi timur ke arah barat, sampai ke Kecamatan Sawahan. Sementara yang di Kabupaten Ponorogo, debit air mulai dari sungai yang perbatasan dengan Trenggalek, menuju arah utara sampai ke kota. “Tadi malam di pusat Kota Trenggalek juga sempat terjadi banjir genangan. Tapi saat ini menurut informasi sudah surut,” terangnya.

 

Ia menyampaikan di Kabupaten Ponorogo jumlah pengungsi hampir mencapai sekitar 500 orang. Untuk sementara, mereka di tempatkan di Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Ponorogo. Namun, di beberapa wilayah kecamatan juga ada, tapi belum teridentifikasi jumlah pengungsi tersebut. Sementara untuk di Kabupaten Madiun, jumlah pengungsi sekitar 750 jiwa, mereka dikonsentrasikan di Kecamatan Balerejo.

 

“Termasuk di Pilang Kenceng dan Saradan itu juga ada sekitar 150 sampai 250 (pengungsi), cuman posko bantuan di Madiun ada di Balerejo, sementara di Ponorogo ada di kota,” jelasnya.

 

Eddy menambahkan selain Pemkot Surabaya memberikan bantuan kepada korban bencana banjir, pihaknya juga membuka posko bantuan. Posko tersebut, berlokasi di halaman Taman Surya Balai Kota. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin mendonasikan bantuan, bisa melalui posko tersebut.

“Kita mohon kepada seluruh masyarakat Surabaya yang ingin memberikan bantuanmonggoh, kita di posko ini,” tuturnya.

 

Terhitung sejak hari ini sampai dua minggu ke depan, posko itu terbuka untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin memberikan bantuan. Menurut dia, jenis kebutuhan bantuan tidak dapat diprediksi, karena itu pihaknya menyarankan kepada masyarakat untuk mendonasikan berupa uang terlebih dahulu. Terlebih, saat ini beberapa penyakit mulai bermunculan seperti penyakit kulit, dan diare.

 

“Makanya kita akan backupterkait kebutuhan-kebutuhan itu, selain itu juga monggoh yang terkait dengan pakaian, sarung, selimut masih kita butuhkan, makanan-makanan seperti roti kering juga dibutuhkan masyarakat yang ada di sana,” pungkasnya. (mar)

 

Gubuk pak Asbin, Disulap Satgas TMMD Sumenep

SUMENEP (Swaranews) – Asbin (57) terlihat nampak bahagia ketika rumahnya mulai di bedah oleh tim Satgas TMMD Kodim 0827/Sumenep. Kamis, 7 Maret 2019.

Warga Dusun Manjingan Timur, Desa Larangan, Kecamatan Batuputih itu mengungkapkan, tempat ia tinggal tersebut hanyalah sebuah gubuk yang bertembok kayu rotan.

“Temboknya cuma terbuat dari pring (rotan),” ungkapnya.

Kecemasan suatu saat timbul di dalam benak Asbin ketika hujan disertai angin kencang mulai melanda tempat tinggalnya.

“Saya rasanya was-was kalau pas hujan angin,” tuturnya.

Kendati demikian, kecemasan Asbin itupun seakan terobati. Sebab, saat ini, rumah milik bapak dua anak tersebut, mulai memasuki tahap renovasi oleh pihak Satgas TMMD Kodim 0827/Sumenep.

“Alhamdulillah, saya tidak bisa berbicara dan bertindak apa-apa. Saya hanya bisa berterima kasih kepada bapak-bapak yang peduli dengan kondisi rumah saya,” ujarnya.

Rencananya, beberapa titik lokasi rumah milik Asbin akan diperbarui oleh tim Satgas TMMD. Selain mengganti dinding rumah yang terbuat dari kayu rotan dengan tembok, tim di bawah kendali Letkol Inf Ato Sudiatna itu, rencananya juga bakal menambahkan keramik di lantai rumah milik warga Dusun Manjingan Timur tersebut.(Pen-84)

Dansatgas TMMD Cek Lokasi Jembatan Yang Akan Dibangun, Pembangunan Harus Dipercepat Karena Dibutuhkan Masyarakat

JEMBER (Swaranews) – Lokasi Jembatan yang berada di Dusun Ajung Babi Desa Gunung Malang Kec. Sumberjambe Kabupaten Jember merupakan salah satu sasaran yang akan dikerjakan pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0824 Jember.

Pada Kamis 07/03/2019 saat melakukan pengecekkan lokasi jembatan tersebut Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke 104 yang sekaligus sebagai Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar ditemui salah satu tokoh masyarakat setempat Sunarto (54) tahun.

Dikesempatan tersebut Sunarto menyampaikan terima kasih kepada Dansatgas TMMD Ke 104 dan Bupati Jember dr Hj Faida MMR yang menetapkan Desa Gunung Malang dan Jembatan ini menjadi salah satu sasaran kegiatan.

Jembatan ini merupakan akses masyarakat yang dapat menghubungkan dengan 2 desa sekaligus yaitu dari Desa Gunung Malang ke Desa Rowosari dan Ke Desa Sumberjambe, sehingga masyarakat sangat senang sekali jembatan ini dibangun, memang ini sudah ada tetapi hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Ini dulu dibangun dengan dana swadaya Komandan, karena kemampuan kami kecil sehingga jembatannya ya hanya berukuran 1 meter lebarnya dan panjangnya 2 meter, jadi hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan kalau berpapasan salah satunya menunggu dibawah karena tidak cukup. Kata Sunarto.

Letkol Inf Arif Munawar yang didampingi oleh Komandan Kompi Satgas Kapten Inf Suwarno, Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Sondah Krisyamto dan pasukan beberapa staf pada kesempatan tersebut menyampaikan akan kita koordinasikan dengan pihak terkait agar jembatan ini segera dimulai pengerjaannya.

Pembangunan jembatan ini harus dipercepat karena sangat dibutuhkan masyarakat, kan kita perbesar dan minimal dapat dilalui kendaraan roda empat, untuk itu kita sedang pihak-pihak sedang menyelesaikan tehnisnya dan dalam beberapa hari ini akan segera kita kerjakan, akan kita percepat pembangunannya karena sangat dibutuhkan dan dinanti-nanti oleh warga masyarakat.

Bahkan Letkol Inf Arif Munawar selaku Dansatgas TMMD Ke 104 Kodim 0824 ini memerintahkan kepada Komandan Kompi Satgas TMMD agar melakukan pengerjaan jalannya dulu, di bersihkan dan diratakan sehingga saat pengerjaannya nanti dapat berjalan lancar. (sub)

Satgas TMMD Kodim Jember Sediakan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

JEMBER (Swaranews) –  Program non fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di wilayah Kodim 0824/Jember, mulai gencar dilakukan.

Setela sebelumnya menggelar penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas, kini, Satga TMMD yang terdiri dari personel TNI, Polri dan pihak Dinas Kesehatan setempat itu, menggelar pelayanan kesehatan secara gratis yang ditujukan ke para ibu dan balita yang berada di lokasi TMMD, tepatnya di Dusun Gayasan, Desa Gunungmalang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kamis, 7 Maret 2019.

Nurmasidah menuturkan, pelayanan itu tak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan saja. Namun, dirinya juga bakal melakukan vaksinasi terhadap para balita yang berada di lokasi TMMD.

“Pemberian vaksin itu, guna menjaga kekebalan tubuh sang balita,” terang Bidan Puskesmas Sumberjambe ini.

Tak hanya sendirian, kata dia, dalam pelayanan kesehatan saat ini, dirinya juga mendapat bantuan dari pihak TNI dan Polri.

“Sebelum diperiksa, para balita wajib mengikuti timbang berat badan yang sudah disediakan oleh pak TNI dan Polri,” ucapnya. (sub)

no adverts for now
Ads