Beranda blog Halaman 45

Warung Kopi Pun Diuntungkan Dengan Adanya TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Digelar Di Desa Gunungmalang

JEMBER (Swaranews) – Dilaksanakannya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0824/Jember di Desa Gunungmalang Kec Sumberjambe Kab Jember tidak hanya memberikan nilai manfaat insfrastruktur bagi masyarakat saja, tetapi juga menuai keuntungan bagi pelaku ekonomi kecil di desa tersebut, diantaranya Bu Eva pemilik warung kopi di sekitar lapangan Gayasan.

Saat kami temui Bu Eva menyatakan senang dengan adanya Satuan Tugas (Satgas) TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember ini, karena mereka kalau istirahat, kalau haus pasti kesini untuk beli minuman maupun sekedar nongkrong.

Saat ditanya apa ada peningkatan omset jualannya, Bu Eva menyampaikan kalau itu jelas ada mas, biasanya saya buka jam 07.00 Wib hingga 19.00 Wib, kini dia harus buka jam 07.00 hingga 22.00 Wib demi melayani Satgas TMMD yang mangkal diwarungnya, saat ditanyakan sejauh mana peningkatan omset penjualannya dengan malu-malu Bu Eva menyatakan kalau peningkatannya lumayan.

Memang pengaruh positif aeperti itu yang diharapkan oleh unsur pimpinan terhadap.masyarakat yang ketempatan kegiatan TMMD tersebut, seperti yang di uraikan oleh Mayjen TNI Suko Pranoto agar prajurit yang.menetap disini membelanjakan uang makannya diaini sehingga ada.perputaran perekonomian di Desa Gunungmalang ini.

Hal tersebut.memang sangat dirasakan tidak.hanya oleh Bu Eva seorang, para pemilik warung lainnya di desa tersebutpun juga menuai keuntungan dengan ditempatinya sebagai lokasi TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember tersebut. (sub)

Mandagi Nahkodai Dewan Pers Indonesia di Tengah Tantangan dan Peluang ?

JAKARTA (Swaranews) -Rapat pleno Anggota Dewan Pers Indonesia hasil Kongres Pers Indonesia 2019 di Hotel Grand Cempaka Jakarta, baru-baru ini telah memilih Heintje Mandagi sebagai Ketua Dewan Pers Indonesia periode 2019-2022. Dua kandidat yang sebelumnya disebut-sebut menjadi calon kuat untuk menjabat Ketua Dewan Pers Indonesia yaitu Irjen (Purn) Pol Wisjnu Amat Sastro- mantan Kapolda Riau, dan Dr Emrus Sihombing- pakar Komunikasi, memilih mundur dan tidak bersedia dipilih. Mayoritas peserta rapat pleno Dewan Pers Indonesia kemudian memilih dan memutuskan Heintje Mandagi sebagai Ketua Dewan Pers.

Setelah resmi menahkodai Dewan Pers Indonesia, Heintje Mandagi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia dan Sekretaris Sekber Pers Indonesia, bersama-sama dengan anggota lainnya berhasil menyusun komposisi lengkap Struktur kepengurusan Dewan Pers Indonesia periode 2019-2022.

Di jajaran pengurus inti, Mandagi didampingi Wakil Ketua Emrus Sihombing (Unsur Tokoh Masyarakat), dan Sekretaris Sugiharto Santoso (Unsur Pimpinan Perusahaan Pers), dan H Subaidi (Unsur Tokoh Pers dan Masyarakat) pada posisi Bendahara.

Struktur Dewan Pers Indonesia adalah sebagai berikut :
Komisi Hukum dan Perlindungan Pers : Irjen (purn) Pol. Wisjnu Amat Sastro (Unsur Tokoh Masyarakat)
Komisi Sertifikasi Kompetensi : Lasman Siahaan, SH, MH (Unsur wartawan/pimpinan organisasi pers)
Komisi Pengembangan Profesi : Suriyanto, SH,MH,MKn (Unsur wartawan/pimpinan organisasi pers)
Komisi Pengaduan Masyarakat : Mustika Sani, SH, MH (Unsur Tokoh Masyarakat)
Komisi Verifikasi Perusahaan Pers : Drs. Maripin Munthe (Unsur pimpinan organisasi perusahaan pers)
Komisi Perwakilan Provinsi : Febryan Adhitya, SE, MSn (Unsur Pimpinan Perusahaan Pers)
Komisi Hubungan Antar Lembaga : Drs. Taufiq Effendi, MBA (Unsur Tokoh Masyarakat)
Komisi Pemberdayaan Media : Kasihhati (Unsur wartawan/pimpinan organisasi pers)
Komisi Usaha : Drs. Yockie Hutagalung, MM (Unsur Tokoh Masyarakat)
Komisi Lembaga Sertifikasi Profesi : Salim Djati Mamma (Unsur wartawan/pimpinan organisasi pers)
Komisi Penelitian dan Pengembangan : Frans P. Liwun, S.Sos, SPd (Unsur pimpinan organisasi pers)
Komisi Kemitraan Luar Negeri : Joseph Hutabarat, SE, SH, MH (Unsur wartawan)
Komisi Pemberdayaan Organisasi Pers : Dedik Sugianto (Unsur wartawan/pimpinan organisasi pers)
Komisi Kesekretariatan : Feri Rusdiono (Unsur Wartawan/pimpinan organisasi pers)
Komisi Hubungan Masyarakat : Moris Hutasoit (Unsur wartawan/pimpinan organisasi pers)

Selain menetapkan Ketua Dewan Pers Terpilih, Rapat Pleno Dewan Pers Indonesia juga menetapkan Badan Pengawas Dewan Pers Indonesia (berada di luar struktur) yakni : Marlon Brando, Edi Anwar, dan Wesley Sihombing. Jajaran Badan Pengawas ini masih akan diisi oleh beberapa tokoh lagi yang dianggap memiliki kapasitas sebagai tokoh pers atau tokoh masyarakat.

Dengan terbentuknya susunan lengkap Struktur Kepengurusan Dewan Pers Indonesia, Ketua Dewan Pers Indonesia Heintje Mandagi mengatakan, langkah selanjutnya adalah seluruh Anggota Dewan Pers Indonesia harus segera bekerja menyusun program kerja sambil menunggu rekomendasi hasil Kongres Pers Indonesia diserahkan ke Presiden Republik Indonesia.

Ditengah ‘badai’ ancaman somasi Ketua Dewan Pers Joseph Adi Prasetyo terhadap Dewan Pers Indonesia hasil Kongres Pers Indonesia 2019, Mandagi menuturkan, masih ada lagi muncul penolakan dan cibiran dari kelompok yang menamakan Majelis Pers. Kelompok ini megaku sebagai pelaku sejarah dan mengklaim sebagai satu-satunya lembaga yang berhak memperjuangkan kemerdekaan pers.

“Yang pasti Dewan Pers Indonesia ini telah dilahirkan oleh 12 organisasi pers yang mana 6 di antaranya adalah organisasi pers yang telah ikut berjasa membentuk kembali Dewan Pers pasca dibubarkan dan disahkannya Undang-Undang Pers yang baru nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,” terang Mandagi.

Mandagi dalam kapasitas selaku Sekretaris Sekber Pers Indonesia juga menambahkan, untuk menghadapi segala ancaman dan penolakan atas berdirinya Dewan Pers Indonesia maka Sekber Pers Indonesia akan segera membentuk Tim Advokasi yang terdiri dari para pengacara handal.

Sebagai Ketua Dewan Pers Indonesia, Mandagi menegaskan, pihaknya akan berkonsentrasi melihat peluang besar untuk mensejahterakan wartawan Indonesia sudah berada di depan mata. “Kita akan bekerja dengan membangun sistem yang perofesional dan modern untuk membawa pers Indonesia maju, mandiri, merdeka, dan sejahtera,” pungkasnya.
Dijelaskan pula, bersama dengan Komisi Usaha yang dijabat Yockie Hutagalung, Dewan Pers Indonesia akan memperjuangkan belanja iklan nasional terdistribusi ke setiap provinsi agar ribuan media cetak lokal dan media online bisa mendapatkan peluang besar memperoleh pemasukan besar dari belanja iklan nasional tersebut. “Pers Indonesia harus sejahtera karena peluang itu sangat besar dan terbuka lebar, namun selama ini pemerintah diam saja karena tidak paham, begitupun dengan Dewan Pers yang ada sekarang tidak pernah melakukan upaya untuk memperjuangan belanja iklan nasional tersebut dishare ke media lokal untuk kesejahteraan wartawan,” terangnya. Yang ada sekarang ini, menurut Mandagi, Dewan Pers malah sibuk dengan proyek Uji Kompetensi Wartawan, Verifikasi Media, dan membentuk satgas untuk menakut-nakuti media-media online yang sesungguhnya sudah berjasa menciptakan puluhan ribu tenaga kerja wartawan dan pekerja pers.

Selain itu, Dewan Pers Indonesia akan bekerja melayani masyarakat menyampaikan aduan terkait masalah pemberitaan melalui Komisi Pengaduan Masyarakat. “Masyarakat yang membutuhkan penyelesaian sengketa pers akan dilayani melalui Posko Layanan Pengaduan di setiap Perwakilan Provinsi di seluruh Indonesia, sehingga harapan kami tidak ada lagi wartawan yang dilaporkan ke polisi terkait sengketa pers, dan masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk melapor ke Dewan Pers,” tuturnya.

“Peraturan-peraturan di bidang pers yang ditetapkan pada Kongres kemarin akan segera diimplementasi oleh seluruh organisasi pers, dan Dewan Pers akan memfasilitasi itu, terutama pengangkatan keanggotaan wartawan dan verifikasi media agar nantinya tidak ada lagi wartawan dan media yang disebut abal-abal oleh Dewan Pers,” urainya.
Sistem verifikasi media yang dibangun oleh Dewan Pers Indonesia adalah untuk

menempatkan kemampuan media berdasarkan klasifikasi. Sebagai perbandingan, sistem yang dibuat Dewan Pers yang ada sekarang, misalnya media harian Kompas yang sudah berdiri puluhan tahun sama klasifikasinya dengan media lokal yang baru lolos verifikasi di dewan pers. Versi Dewan Pers Indonesia akan memberi rating sesuai kemampuan dan pengalaman media berdasarkan klasifikasi yaitu Perusahaan Pers kategori Kecil, Menengah, dan Besar. Dengan penetapan klasifikasi ini maka kebutuhan penyaluran belanja iklan akan menyesuaikan dengan kategori Perusahaan Pers. Sebagai contoh, tender belanja iklan yang ditawarkan senilai 100 Milyar Rupiah tentu hanya bisa diikuti oleh Perusahaan Pers dengan Klasifikasi B atau Besar. Begitupun jika nilai belanja iklan hanya 10 juta rupiah maka perusahaan pers yang berhak ikut hanya untuk klasifikasi K atau Kecil. Tidak wajar jika nilai belanja iklan hanya puluhan juta rupiah dan perusahaan Klasifikasi B ikut ambil bagian di dalamnya. “Dengan sistem ini kami yakin belanja iklan nasional akan terdistribusi sampai ke daerah, dan akan berdampak positif bagi bertumbuh-kembangnya media lokal,” pungkasnya.

Sistem lain yang akan dibangun oleh Dewan Pers Indonesia adalah Sertifikasi Kompetensi Wartawan. Selama ini wartawan disodori program Uji Kompetensi Wartawan oleh Dewan Pers dengan bermodalkan Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP berlisensi Dewan Pers, kemudian melaksaakan uji kompetensi tanpa pernah melakukan pendidkan atau pembinaan terlebih dahulu. Ironisnya, setelah lulus UKW sertifikatnya tidak sah karena bukan produk Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP.

“Sistem yang kami akan terapkan adalah wartawan mengikuti proses sertifikasi melalui LSP yang berlisensi BNSP, sehingga sertifikatnya berstandar internasional dan bisa digunakan melamar pekerjaan wartawan di perusahaan luar negeri,” ujar Mandagi.
Sementara itu Peraturan Pers tentang Keanggotaan dan Sertifikasi Kompetensi Wartawan akan segera diterapkan oleh organisasi-organisasi pers. Pengangkatan keanggotaan Wartawan dinyatakan sah bukan karena ikut UKW melainkan sah setelah ditetapkan secara resmi oleh organisasi pers berdasarkan rekomendasi dari pimpinan redaksi. *

Khofifah Ajak Generasi Millenial Agar Sadar Dalam Berlalu Lintas

SURABAYA (Swaranews) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri puncak acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) di Jembatan Suramadu, pada Minggu (17/3/2019) pagi. Orang nomor satu di Jatim itu mengajak generasi millenial membangun kesadaran akan bahaya berkendara tanpa mematuhi lalu lintas.
“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam berlalu lintas. Karena bahaya bisa mengancam di jalan apabila tidak meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara,” kata Khofifah.
Selain itu, dibebaskannya tarif tol Suramadu tentunya sangat memberi keuntungan bagi masyarakat Madura yang ingin ke Surabaya begitu juga sebaliknya. “Meskipun demikian masyarakat dihimbau untuk tidak ugal-ugalan dalam berkendara,” katanya.
Dalam kesempatan itu pula, mantan Menteri Sosial ini juga menyoroti kejadian pelecehan seksual yang terjadi di Jombang. Pelecehan terjadi saat di jalan raya dan menyasar ke kaum perempuan. Diharapkan masyarakat tetap waspada.
“Saya himbau agar masyarakat yang melakukan upaya pelecehan seksual untuk saling menghormati dan tidak melakukan hal yang sama,” ungkap Khofifah.
MRSF yang digelar di Jawa Timur ini dihadiri sekitar 6.000 generasi millenial Surabaya hingga daerah sekitarnya. Dengan tema “Mewujudkan Generasi Millenial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang,” acara ini merupakan sosialisasi tertib lalu lintas yang menyasar kaum milenial.
Acara yang bertempat di Jembatan Terpanjang se-Asia ini juga menyuguhkan berbagai atraksi. Mulai dari atraksi Moge motor show, Suramadu Millennial Road Safety Fun Walk, Marching band, 500 penari gandrung dari Banyuwangi, Festival 1000 perahu dan juga pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 5,4 kilometer untuk memecahkan rekor Muri. (Msa)

Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Mulai Sasar Pengerjaan Drainase

JEMBER (Swaranews) – Pengerjaan drainase hari ini mulai disasar oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0824/ Jember di Dusun Paleran Desa Gunungmalang Kec Sumberjambe Kabupaten Jember.

Pengerjaan drainase sepanjang 112 meter dengan ketinggian 0,5 meter tersebut mengalami kendala yang sama yaitu materialnya harus dilakukan pengusungan dengan tenaga manual manusia.
Komandan Satgas TMMD Letkol Inf Arif Munawar saat melakukan pengecekkan langsung dilapangan menyampaikan bahwa pengerjaan titik-titik sasaran terpaksa harus kita optimalkan agar saat penutupan nanti semua pekerjaan terselesaikan.

Satgas TMMD bahkan harus lembur saat malam hari dalam mengejar sisa tenggang waktu yang ada jhngga penutupan nanti pada tanggal 27/03/2019, kita patut berterima kasih kepada masyarakat Desa gunungmalang yang selalu aktif membantu semua titik pekerjaan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember. Tegas Letkol Inf Arif Munawar. (sub)

Anggota Korem 084/Bhaskara Jaya di Tes Urine

SURABAYA (Swaranews) – Mendadak, seluruh personel Korem 084/Bhaskara Jaya terlihat kaget usai mengikuti upacara rutin hari Senin yang berlangsung di lapangan Korem. Senin, 18 Maret 2019, pagi.

Bagaimana tidak, usai mengikuti upacara tersebut, seluruh personel diminta untuk berkumpul di Aula Makorem. Setiba di Aula, prajurit dan PNS Korem pun diminta untuk menyetorkan masing-masing urine.

“Kurang lebih ada 100 orang yang kita lakukan pemeriksaan urine,” ujar Pasi Intel Korem, Mayor Arh Simorangkir.

Ia menegaskan, upaya itu dilakukan guna meminimalisir adanya peredaran gelap narkoba dan narkotika di Satuan TNI-AD, khususnya di lingkungan Korem.

“Kalau sampai ada, resiko jelas. Pecat,” tegasnya.

Bahkan, dalam pengecekan tersebut, pihak Korem juga mendatangkan Dr. Thiba Dina, salah satu tim kedokteran dari Rumkit TK III Brawijaya.

Selama berlangsungnya pengecekan itu, tak hanya diikuti oleh prajurit dan PNS Korem saja. Namun, beberapa prajurit dari Satuan di wilayah teritorial Korem 084/Bhaskara Jaya, juga tak luput dari pemeriksaan urine yang berlangsung di Aula tersebut.

“Ada juga dari Satuan Denpal dan beberapa prajurit dari Satuan lainnya,” tuturnya.

Alhasil, usai dilakukan pemeriksaan, tak ditemukan satupun prajurit maupun PNS Korem yang terbukti mengkonsumsi narkoba.

“Sudah kami cek, tidak ada yang positif menggunakan narkoba,” bebernya. (mar)

Kadispenad dan Kapendam V/Brawijaya, Tinjau Pengerjaan TMMD di Sumenep

SUMENEP (Swaranews ) – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Candra Wijaya bersama Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, melakukan peninjauan pelaksanaan program TMMD ke-104 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Senin, 18 Maret 2019.

Tidak hanya itu saja, ada hal menarik sebelum dilakukan peninjauan tersebut. Kadispenad, Kapendam beserta beberapa personel TNI, menyempatkan diri untuk melakukan ziarah di salah satu makam leluhur masyarakat Sumenep.

“Ziarah ini, sebagai wujud penghargaan sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur di Sumenep,” ungkap Kadispenad.

Perjuangan para leluhur, kata Kadispenad, memiliki arti yang sangat penting bagi sejarah bangsa Indonesia. Untuk itu, kata Brigjen Candra, ia menghimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menghargai jasa-jasa para pahlawan, maupun leluhur dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

“Perjuangan para beliau, merupakan rangkaian sejarah menuju Indonesia merdeka,” tandasnya. (Pendam V/Brawijaya)

Pengerjaan MCK di Dusun Krajan Segera Rampungl

JEMBER (Swaranews) – Kinerja Satgas TMMD ke-104, Kodim 0824/Jember, mulai membuahkan hasil. Salah satunya ialah pengerjaan MCK di Dusun Krajan, Desa Gunung Malang, Kabupaten Jember.

Komandan SSK TMMD Kodim Jember, Kapten Inf Suwarno mengatakan, pengerjaan MCK yang menelan waktu kurang lebih satu pekan itu, rencananya bakal segera diselesaikan oleh Satgas.

“Kalau bisa, memasuki minggu-minggu ini, pengerjaan MCK harus segera tuntas,” kata Suwanto. Senin, 18 Maret 2019 siang.

Percepatan pengerjaan itu, kata dia, dinilai sangat penting untuk segera di sosialisasikan ke masyarakat. Sebab, imbuh Suwarno, MCK merupakan faktor utama penunjang hidup bersih dan sehat bagi warga setempat.

“Selama ini kan, warga terbiasa buang air di sembarang tempat. Kami tidak ingin kejadian it uterus terulang,” tandasnya.

Senada, Nita (39), salah satu warga Dusun Krajan mengakui jika selama ini warga di Dusun tempat ia tinggal, masih ditemukan beberapa warga yang sering membuang air besar di sembarang tempat.

Hal itu, kata dia, diakibatkan karena minimnya kepedulian warga terhadap budaya hidup bersih dan sehat. “Kadang, warga juga masih suka buang air di jamban. Mudah-mudahan pembangunan MCK ini, bisa memberikan manfaat untuk warga di Desa kami,” ucapnya. (Pendam V/Brawijaya/sub)

Masyarakat Paleran Menyampaikan Terima Kasih Kepada Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember

JEMBER (Swaranews) – Pembangunan yang dilakukan oleh Satuan Tugas ( Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0824/Jember benar-benar menuai pujian dari masyarakat Dusun Paleran Desa Gunungmalang Kec Sumberjambe Kab. Jember.

Betapa tidak, disamping jalan utamanya di lakukan pengerasan, gang-gang pun dilakukan pemavingan, mushola di rehabilitasi dan dibuatkan tempat mandi, cuci dan kakus yang lebih memadai.
P Zazuli salah satu warga yang kami wawancarai menyampaikan senang sekali dengan pemavingan jalannya yang terbangun melalui program TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember, terima kasih Pak TNI dan pemerintah jalannya dibangun.
Komandan Satgas TMMD Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar saat kelokasi menemui bahan material yang sudah siap dipasang bahkan ada sekitar 200 meter yang sudah dikerjakan, sambutan masyarakat cukup positif dan kita harus segera menyelesaikan pekerjaan ini.
Pavingisasi dilokasi Dusun Paleran tersebut rencananya dengan lebar 2 meter dan panjang 600 meter Bahkan pak Zazuli menyampaikan bahwa kalau hujan sering becek dengan pemavingan ini tentunya akan sangat membantu sekali disamping lingkungan kami menjadi bersih rapi juga indah dipandang mata. ( Siswandi)

MCK Krajan Hampir Terselesaikan Bu Nita sangat Senang

JEMBER (Swaranews) – Pengerjaan sasaran pembangunan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD) ke 104 Kodim 0824/Jember secara keseluruhan terus di genjot pengerjaannya, termasuk.pengerjaan sarana mandi, vuvi dan kakus di RT 02/07 Duaun Krajan Desa Gunungmalang Kec Sumberjambe Kab Jember.

Satuan Tugas (Satgas) TMMD semangat mengerjakan seluruh pekerjaan termasuk MCK di Dusun Krajan tersebut, Bu Nita 28 Tahun salah satu warga masyarakat Dusun Krajan saat kami temui menyatakan senang dengan dibangunnya MCK tersebut.

Menurut! Bu Nita sebagai keluarga muda dirinya mendukung denfan dibangunnya MCK nantinya diharapkan tidak ada masyarakat yang buang air besar, mencuci dan mandi di sungai karena disamping kurang enak dipandang, juga kurang sehat.

Komandan Satgas TMMD Kodim 0824/Jember Kapten Inf Suwarno menyatakan bahwa bangunan tersebut memang untuk membiasakan masyarakat agar membiasakan hidup bersih dan layak dalam rangka meningkatkan kesehatan sebagai hal mendasar dari kesejahteraan.

Untuk seluruh satga sudah kita perintahkan untuk melakukan.percepatan-percepatan agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya. (sub)

Satgas TMMD Kodim Jember Suguhkan Drainase Sepanjang 112 Meter untuk Warga

JEMBER (Swaranews) – Minimnya saluran air (drainase) di Dusun Paleran, Desa Gunung Malang, Kabupaten Jember, seakan mengundang rasa prihatin tersendiri bagi Satgas TMMD.

Bahkan, melalui program TMMD ke-104 saat ini, Satgas mulai memberikan kejutan bagi warga Dusun setempat.
Pasalnya, drainase yang selama ini didamba-dambakan oleh warga, mulai dibangun oleh Satgas TMMD. Senin, 18 Maret 2019.

Dansatgas TMMD Kodim Jember, Letkol Inf Arif Munawar mengatakan, saat ini personelnya sudah mencapai tahap pembangunan drainase. Pembangunan itu, nantinya akan mencapai panjang 112 meter.

“Dan yang terpenting, drainase itu nanti kita arahkan juga ke sawah-sawah milik petani setempat. Biar para petani disini tidak susah payah mencari aliran air,” katanya.

Pembangunan itu, imbuhnya, dipastikan bakal terselesaikan sebelum batas waktu yang sudah ditentukan. “Kita upayakan secepat mungkin,” tandasnya. (Pendam V/Brawijaya/sub)

Ads