Beranda blog Halaman 76

Jajaran Pemkot Surabaya Tanda Tangani Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja via Elektonik

SURABAYA (Swaranews) – Jajaran Pemerintah Kota Surabaya menandatangani pakta integritas dan perjanjian kinerja via elektronik di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Selasa (26/3/2019). Penandatanganan kali ini diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat se Kota Surabaya.

 

Penandatanganan kali ini memang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang masih menggunakan tandatangan manual. Tahun ini, dengan arahan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja itu dilakukan via elektronik. Para pejabat itu diminta untuk mengakses sebuah akun yang sudah diberi username khusus.

 

Penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja itu sudah diamanatkan dalam Peraturan Menteri, Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi (Permen Pan RB) No 49 tahun 2011 tentang Pedoman Umum pakta integritas dan Permen PAN RB No 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah.

 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan ketika masuk dalam pemerintahan, seharusnya belajar tentang administrasi dan pengelolaan keuangan. Hal ini dinilai penting supaya lebih teliti dalam pengaturan administrasi dan pengelolaan keuangan. “Jadi, kita tidak boleh teledor. Tolong mulai sekarang kita tidak boleh bilang ini buru-buru dan sebagainya, tidak ada kata itu. Tetap harus teliti,” kata Wali Kota Risma.

 

Selain itu, Wali kota yang juga menjabat sebagai Presiden United Cities Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) juga meminta kepada jajarannya untuk tidak pernah malu untuk belajar dan bertanya tentang hal-hal yang tidak dimengerti. Bahkan, ia juga meminta supaya jajarannya itu tidak pernah sombong atau merasa paling tahu. “Aku biasanya kalau tidak ngerti mesti tanya. Jangan merasa dirinya paling benar dan paling mengerti. Jadi, kalau tidak mengerti tolong tanya,” imbuhnya.

 

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga meminta kepada jajarannya untuk selalu memperhatikan penyerapan anggaran. Ia mengaku, tahun lalu penyerapan anggaran Pemkot Surabaya sudah mencapai 92 persen dan itu merupakan penyerapan anggaran terbesar sepanjang sejarah. “Jadi, saya minta tahun ini jangan sampai kurang dari itu (92 persen), mau tidak mau kita harus luangkan waktu untuk memplototi penyerapan anggaran itu,” kata dia.

 

Wali Kota Risma juga berkali-kali meminta kepada para camat untuk selalu berhati-hati. Terutama dalam pengadaan barang dan jasa “Apalagi nanti kalau ada dana kelurahan, sehingga harus lebih berhati-hati,” pungkasnya. (mar)

Musholla Sudah Jadi, Warga Dusun Gayasan Semakin Nyaman Beribadah

JEMBER (Swaranews) – Usai dikebut oleh Satgas TMMD Kodim 0824/Jember, akhirnya Musholla di dusun Gayasan, Kecamatan Sumberjambe, telah siap digunakan oleh warga sekitar.

Rusli (38), salah satu warga dusun Gayasan sangat mengapresiasi kinerja Satgas di bawah kendali Letkol Inf Arif Munawar tersebut.
Pasalnya, dia tak mengira dengan waktu sesingkat itu, pengerjaan Musholla di kampungnya, dapat terselesaikan dengan baik.

“Waktunya itu cuma 40 hari. Tapi pembangunannya sudah selesai,” ungkap Rusli, heran. “Kemarin malam, itu sudah mulai digunakan warga untuk beribadah,” imbuh Rusli. Selasa, 26 Maret 2019.

Terpisah, Dansatgas TMMD Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Arif Munawar mengatakan, beberapa fasilitas umum di Kecamatan Sumberjambe, khususnya di lokasi TMMD Jember saat ini, sudah mulai berdiri kokoh.

Bahkan, beberapa fasilitas tersebut, sudah mulai dipergunakan oleh masyarakat untuk kegiatan sehari-hari.

“Saya berharap, fasilitas-fasilitas itu dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” pinta Dandim Jember ini. (Pendam V/Brawijaya/sub)

Dansatgas TMMD Jember Pastikan Pengerjaan Sesuai Prosedur Tetap

JEMBER  (Swaranews) – Dansatgas TMMD Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Arif Munawar mendatangi beberapa titik lokasi pengerjaan TMMD di wilayah tugasnya. Selasa, 26 Maret 2019 siang.

Dengan didampingi beberapa personel Satgas, Dandim Jember itu memantau setiap titik bangunan hasil pengerjaan personelnya. “Kita cek satu-persatu,” tegasnya.

Tidak hanya di dusun Paleran saja, pengecekan itu juga ia lakukan terhadap beberapa pembangunan fasilitas umum, maupun rumah warga di desa Anjung Babi. “Untuk saat ini, sudah terselesaikan semua dengan baik,” tuturnya.

Meski masih ada beberapa pembangunan yang belum terselesaikan, namun, hal itu bukanlah menjadi kendala bagi para personelnya untuk segera merampungkan pembangunan tersebut.

“Tadi ada drainase, tinggal merapikan saja. Kita beri batas waktu sampai nanti malam,” tegasnya. “Dan itu harus terselesaikan. Nanti sore kita kroscek ulang,” imbuhnya. (Pendam V/Brawijaya/sub)

Kasrem 084/Bhaskara Jaya Pimpin Tradisi Penerimaan Anggota Baru

SURABAYA (Swaranews)  –  Usai mengikuti prosesi tradisi penerimaan anggota baru, puluhan prajurit TNI-AD dinyatakan resmi mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai personel Korem 084/Bhaskara Jaya.

Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Letkol Arm Aprianko Suseno mengatakan, para prajurit TNI-AD yang baru bergabung di Makorem itu, nantinya bakal ditugaskan di beberapa wilayah.

“Agar, kemampuan, ketrampulan dan profesionalisme prajurit tetap terpelihara dengan baik,” katanya. Selasa, 26 Maret 2019.

Selain upacara, para personel baru itu juga mengikuti prosesi penciuman Dhuaja. Proses itu, dinilai memiliki makna tersendiri, terlebih dalam mencinai Satuan barunya sebagai tempat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Itu merupakan bukti kecintaan prajurit terhadap Satuan, bangsa dan negara,” tandasnya. (mar)

Danramil Jajaran Ramaikan Kegiatan Gladi Penutupan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember

JEMBER (Swaranews) – Dalam rangka mendukung rencana Geladi Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0824/Jember, Para Komandan Koramil (Danramil) Juga hadir sebagai pasukan upacara.

Usai mengikuti kegiatan apel pagi yang diambil oleh Komandan Satgas TMMD.Ke 104 Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar, tampak hadir dan sedang bernaung ditempat yangbteduh Danramil 0824/20 Gumukmas Kapten Inf Erwin Daud, Danramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf Harsono dan Lain-lain.

Menurut Kapten Inf Erwin Daud kedatangan para Danramil ini disamping merupakan perintah sebagai tuan rumah kita memiliki kewajiban untuk ikut meramaikan kegiatan penutupan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember. (sub)

Pengamat Ekonomi Ingatkan Bulog Agar Tak Terjadi Blunder Dalam Impor Bawang Putih

SURABAYA (Swaranews) – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai ada indikasi persaingan dagang tidak sehat dalam penunjukan Perum Bulog untuk mengimpor bawang putih karena adanya perbedaan perlakuan kepada Bulog dengan pengimpor lainnya.

“Sesuai Permentan (Peraturan Menteri Pertanian) Nomor 38 Tahun 2017, importir diwajibkan untuk melakukan penanaman bawang putih sebesar 5 persen dari kuota impornya. Namun, dalam impor yang dilakukan oleh Bulog, ketentuan ini tidak diwajibkan,” ujar Komisioner Komisi Pengawas Persaiangan Usaha (KPPU) Guntur Sirangih, Selasa, (26/3/2019).

Menurutnya, hal tersebut yang menjadi tidak adil bagi importir lain yang wajib melakukan penanaman bawang putih. Oleh sebab itu, KPPU akan memanggil Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengkonfirmasi masalah ini.

“Kami minta penjelasan kalau memang ada kelangkaan bawang putih,” terang  Guntur.

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Lana Soelistianingsih berpandangan, setidaknya ada dua kerawanan ini. Di satu sisi, Bulog memiliki keterbatasan dana sehingga tidak mampu melakukan impor. Di sisi lain, karena keterbatasan dana tersebut, BUMN ini akhirnya menjual hak impornya kepada importir lain untuk mengambil keuntungan.

“Dalam hal mungkin hak impornya itu dijual ke orang lain kemudian dihargai mahal untuk mengambil keuntungan itu. Itu ada potensi,” papar akademisi ini.

Pengalihan hak impor kepada pihak ketiga pun sangat mungkin dengan harga berlipat ganda dibandingkan harga yang seharusnya.

“Saya Bulog, saya nggak punya uang. Saya tahu ada yang punya uang. Kamu mau nggak impor, tapi atas nama saya? Oke. Harga berapa? 100? Bikinlah Rp150, misalnya,” sambung Lana.

Dia tak menampik memang selama ini Bulog berperan sebagai stabilisator untuk komoditas-komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Namun untuk meminimalkan potensi penyelewengan yang dapat terjadi, ada baiknya peran Bulog lebih diarahkan sebagai evaluator, bukan sebagai pelaku impor langsung.

Di samping itu, Lana menyar6ankan, pemerintah tetap harus menetapkan harga eceran tertinggi terhadap komoditas khususnya pertanian. Tujuannya agar siapa pun pihak yang mengimpor berupaya tinggi mencari harga rendah agar nilai jual komoditas terkait di pasaran tidak melambung.

Senada, pengamat ekonomi Prof. Didik J Rachbini melihat saat ini kapasitas Bulog sudah sangat menurun sehingga akan tidak mampu untuk mengurus bawang putih. Karena ketidakmampuan dana tersebut, ia pun meyakini Bulog akan meminta bantuan swasta untuk melakukan impor komoditas tersebut. Kinerja penyerapan padi petani pun tak menggembirakan.

“Kalau Bulog nggak punya dana, dia ngambil swasta. Berbagi untung dengan swasta. Itu sama dengan monopoli,” ujar pendiri INDEF ini.

Praktik semacam itu, diungkapkan Didik sudah terjadi sejak lama. Tak tertutup kemungkinan ini berulang.

Disarankan Bulog fokus saja kepada komoditas utama, yaitu beras, mengingat kapasitas dananya yang terbatas.

Dirinyapun menyadari saat ini impor bawang putih memang diperlukan mengingat tidak cukupnya suplai bawag putih dari petani-petani lokal. Namun, ia melihat lebih baik impor untuk komoditas ini dibiarkan berjalan bebas, tanpa ada proses penunjukan.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar Utomo sebelumnya menjelaskan bahwa saat ini Perum Bulog masih melengkapi persyaratan berupa surat rekomendasi dari Kementerian Pertanian yang sudah diterbitkan setelah rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menko Perekonomian.

Saat ini perseroan masih menunggu surat penugasan dari Menteri BUMN, untuk kemudian mengajukan izin ke Kementerian Perdagangan dan mendapatkan persetujuan impor (PI). Setelah seluruh persyaratan lengkap, Bulog pun segera melakukan lelang impor bawang putih secara terbuka. Bawang putih sebanyak 100.000 ton akan didatangkan dari Tiongkok secara bertahap.

Menurut Bachtiar, pengiriman bawang putih dari Tiongkok memakan waktu sekitar tiga minggu, sehingga diperkirakan impor bawang putih tahap pertama akan masuk pada April mendatang. (mar)

Asyiknya Makan Bersama Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Bersama Masyarakat

JEMBER  (Swaranews) – Kebersamaan TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satuan) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sudah berlangsung sekitar satu bulan menjadikan mereka seperti keluarga bersama masyarakat yang ditumpanginya.
Seperti yang terjadi pada Senin 25/03/2019 saat.makan siang di rumah yang ditumpangi di rumah P Nila Dusun Karang Kebun Desa Ginungmalang Kec Sumberjambe Kab Jember.

Dengan masakan seadanya namun kalau makan bersama seperti ini dan dalam suasana yang benar-benar lapar masakan apapun menjadi lezat dan nikmat. Kata Kapten Inf Suwarno Komandan Kompi Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember.

Mereka asyik maakan bersama dengan keluarga yang ditumpangi menginap selama ini, Bu Nila menyampaikan bahwa bapak-bapak ini dimasakkan apapun makannya lahap saya sangat senang sekali, ya, seperti ini setiap harinya.

Inilah yang menginspirasi agar pasukan Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember ini diinapkan di rumah-rumah penduduk agar lebih terjalin kemantapan kemanunggalan TNI- Rakyat. ( sub)

Pengaspalan Jalan Digenjot Siang Malam

JEMBER  (Swaranews) – Prngaspalan jalan masuk yang juga sebagai akses keluar masuk masyarakat dikebut pengerjaannya hingga lembur malam dengan pengamanan Satgas TMMD Ke 104Kodim 0824/Jember.
Masyarakat yang lalu lalang pun dihimbau untuk mengurangi aktifitasnya selama prngerjaan jalan ini dilakukan, karena dalam pengerjaan finishing seperti ini sudah melibatkan alat-alat berat, sehingga pekerja penyelesaian jalan dapat.bekerja lebih optimal.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke 104 Kodim 0824/Jember Kapten Inf Suwarno saat kamimtemuai pada Senin 25/03/2019 menyatakan bahwa hari ini pengerjaan jalan akan selesai, makanya ini dilakukan percepatan oleh petugas tehnis. (sub)

Komandan Kodim 0824/Jember Ambil Apel Satgas TMMD Serta Pasukan Upacara

JEMBER (Swaranews) – Sebelum dilakukan glafi Penuupan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember terlrbih dahulu diambil apel oleh Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar yang sekaligu sabagai Komandan Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 104 Kodim 0824/Jember ini merupakan bagian dari tugas kita sebagai TNI, dalam TMMD ini kita membangun Insfrastruktur serta sasaran non fisik yang bertujuan untuk meningkatkan Ketahanan sosial masyarakat.

Untuk kegiatan hari ini kita melaksanakan kegiatan geladi dan besuk dilakukan upacara penutupan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember, dengan Inspektur Upacara Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, kemudian sebagai Komandan Upacara Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi. Kata Letkol Inf Arif Munawar.

Apel pagi ditutup dengan do’a kemudian pasukan di bubarkan untuk selanjutnya.disuauan kembali menjelang pelaksanaan geladi Penutupan TMMD Ke 104Kodim 0824/Jember. (sub)

Dansatgas TMMD Ke 104 Kodim 0824 Pastikan Semua Pekerjaan Datap Diselesaikan Sesuai Waktu Yang dialokasikan.

JEMBER (Swaranews) – Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar sekaligus selaku Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa Ke 104 menyatakan bahwa seluruh kegiatan saat penutupan nanti dapat saya pastikan selesai semua.

Hal tersebut terungkap saat kami konfirmasi kepada Letkol Inf Arif Munawar pada Senin 25/03/2019, lebih lanjut Letkol Inf Arif Munawar menegaskan bahwa hari ini pengaspalan jalan sedang berjalan, jembatan sudah selesai 100%, Bedah rumah, bedah mushola, MCK dan lain-lainnya sudah Selesai semua. Kalaupun ada pekerjaan, hal tersebut sifatnya finishing ringan, pemberaihan lokasi.

Sehingga berdasarkan laporan dari Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0824 Kapten Inf Sondah Krisyamto sebagai pelaksana serta Komandan Kompi Satgas TMMD ke 104 Kapten Inf Suwarno yang selalu disampaikan kepada saya, serta hasil monitoring saya.langsung dilapangan, dipastikan kalau Kegiatan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember dipastikan dapat diselesaikan sesuai alokasi waktu yang ada. Tegasnya saat menutup penjelasannya sambil berpamitan karena sedang kegiatan dinas lainnya. (sub)

Ads